Bahan bahan buat buket bunga ternyata menyimpan segudang rahasia keindahan! Dari pemilihan bunga yang tepat hingga sentuhan akhir yang memikat, membuat buket bunga tak sekadar merangkai, tapi sebuah seni. Mulai dari jenis bunga populer seperti mawar, lili, hingga tulip yang elegan, setiap pilihan punya karakteristik unik yang mampu menyampaikan pesan tersirat. Tak hanya bunga, bahan pendukung seperti pita, kertas, dan daun-daunan pun berperan penting dalam menciptakan harmoni visual yang memukau.
Ingin buket pernikahan yang mewah atau buket wisuda yang ceria? Semua bergantung pada paduan tepat antara warna, tekstur, dan teknik merangkai. Mari kita telusuri dunia kreatif di balik keindahan setiap buket.
Membuat buket bunga bukan sekadar menancapkan bunga ke dalam vas. Ini tentang memahami bahasa bunga, menciptakan keseimbangan warna dan bentuk, dan mengekspresikan emosi melalui komposisi yang tepat. Panduan ini akan mengupas tuntas, mulai dari pemilihan bunga yang sesuai dengan acara, teknik merangkai yang profesional, hingga tips merawat buket agar tetap segar dan awet. Dari buket sederhana hingga rancangan yang rumit, semua akan terungkap di sini.
Siap-siap terinspirasi dan ciptakan buket bunga impian Anda!
Jenis Bunga Populer untuk Buket
Memilih bunga untuk buket, entah untuk pernikahan, ulang tahun, atau sekadar hadiah, merupakan seni tersendiri. Keindahan dan arti yang terkandung dalam setiap kelopaknya mampu menyampaikan pesan lebih dari sekadar ucapan. Dari beragam jenis bunga yang tersedia, beberapa di antaranya menjadi primadona karena keindahan, daya tahan, dan simbolismenya yang kuat. Mari kita telusuri ragam bunga populer yang sering menghiasi buket-buket cantik.
Memilih bahan-bahan untuk buket bunga memang perlu ketelitian, mulai dari pemilihan bunga hingga pita dan aksesorisnya. Prosesnya mirip dengan memilih pemimpin yang tepat, karena kepemimpinan yang baik akan menghasilkan hasil yang indah, sementara pemimpin yang semena-mena akan merusak segalanya. Ingatlah pepatah bijak, “pemimpin yang bijaksana membangun, pemimpin yang otoriter menghancurkan,” seperti yang bisa Anda baca di kata kata bijak untuk pemimpin yang semena mena.
Kembali ke buket bunga, perpaduan warna dan jenis bunga yang tepat akan menciptakan keindahan yang memukau, sama halnya dengan pemimpin yang mampu menyatukan dan memberdayakan. Jadi, pilihlah bahan-bahan terbaik untuk buket Anda, seperti memilih pemimpin yang tepat untuk masa depan yang lebih baik.
Sepuluh Jenis Bunga Populer dalam Buket
Bunga mawar, dengan beragam warnanya yang melambangkan berbagai perasaan, merajai dunia buket. Keanggunan lili, dengan aromanya yang menawan, tak kalah populer. Keunikan krisan, yang tersedia dalam berbagai bentuk dan warna, juga menjadikannya pilihan favorit. Keindahan anggrek, dengan bentuknya yang eksotis, menambah nilai estetika buket. Sementara itu, bunga matahari, dengan semangatnya yang ceria, seringkali dipilih untuk buket yang ingin menyampaikan keceriaan.
Membuat buket bunga? Persiapkan dulu bahan-bahannya, mulai dari bunga pilihan hingga pita dan aksesoris lainnya. Menghitung biaya produksi? Nah, ini penting banget, terutama kalau kamu berencana menjualnya. Ketahui dulu cara mencari variabel cost agar kamu bisa menentukan harga jual yang tepat dan menguntungkan.
Dengan begitu, kamu bisa memastikan keuntungan dari setiap buket bunga yang terjual, dan bisa fokus lagi memilih jenis bunga dan warna yang paling menarik untuk pelangganmu. Pastikan setiap detail, dari pemilihan bunga hingga perhitungan biaya, terkelola dengan baik ya!
Selanjutnya, ada tulip, yang identik dengan keanggunan dan kecantikan sederhana. Gerbera, dengan warna-warninya yang cerah, memberikan kesan ceria dan segar. Hydrangea, dengan kuntumnya yang melimpah, memberikan kesan mewah dan megah. Lavender, dengan aromanya yang menenangkan, cocok untuk buket yang ingin menyampaikan ketenangan. Terakhir, Baby’s Breath, dengan tampilannya yang mungil dan lembut, sering digunakan sebagai pengisi buket untuk menambah tekstur dan volume.
Lima Jenis Bunga untuk Buket Pernikahan
Mawar merah, simbol cinta abadi, merupakan pilihan klasik dan tak lekang oleh waktu untuk buket pengantin. Lili putih, melambangkan kemurnian dan keanggunan, menambah kesan suci dan elegan pada hari pernikahan. Anggrek putih, dengan keindahan dan keanggunannya yang tak tertandingi, menunjukkan kesetiaan dan kemewahan. Hydrangea putih, dengan jumlah kuntumnya yang melimpah, menunjukkan kelimpahan cinta dan kebahagiaan.
Baby’s Breath, dengan kesan lembut dan anggun, menambah detail yang sempurna untuk buket pengantin, menciptakan kesan romantis dan timeless.
Tabel Jenis Bunga, Warna, dan Harga
| Jenis Bunga | Warna Umum | Harga Per Tangkai (Estimasi) |
|---|---|---|
| Mawar | Merah, Putih, Pink, Kuning | Rp 5.000 – Rp 20.000 |
| Lili | Putih, Pink, Orange | Rp 10.000 – Rp 30.000 |
| Krisan | Beragam | Rp 3.000 – Rp 15.000 |
Tren Penggunaan Bunga dalam Buket
Saat ini, tren buket bunga mengarah pada penggunaan bunga-bunga yang lebih natural dan rustic. Kombinasi warna-warna pastel yang lembut dan penggunaan dedaunan hijau yang melimpah semakin populer. Buket dengan bentuk yang lebih bebas dan tidak terlalu formal juga menjadi pilihan banyak orang. Penggunaan bunga musiman juga semakin diminati, mencerminkan kesadaran akan keberlanjutan dan estetika yang lebih alami.
Selain itu, penggunaan bunga-bunga liar dan bunga-bunga dengan tekstur unik semakin banyak dipilih untuk memberikan kesan yang unik dan personal.
Membuat buket bunga tak hanya soal estetika, pemilihan bahan juga krusial. Dari bunga mawar yang elegan hingga pita satin yang mengikat, setiap detail diperhatikan. Bayangkan saja, kerumitan merangkai buket seindah nama pesawat di Indonesia yang beragam dan megah di langit. Kembali ke buket, daun-daun eucalyptus yang harum atau bahkan tambahan aksesoris seperti manik-manik bisa menambah sentuhan personal.
Perpaduan warna dan tekstur yang tepat akan menghasilkan buket yang memukau, layaknya pesawat yang sempurna saat lepas landas. Jadi, persiapkan bahan-bahan terbaik untuk menciptakan buket bunga yang tak terlupakan.
Kombinasi Tiga Jenis Bunga untuk Buket Ulang Tahun
Kombinasi mawar pink, gerbera orange, dan baby’s breath putih menciptakan buket ulang tahun yang manis dan ceria. Mawar pink melambangkan kasih sayang, gerbera orange merepresentasikan keceriaan, sementara baby’s breath menambahkan sentuhan lembut dan elegan. Kombinasi ini cocok untuk merayakan ulang tahun seseorang yang penuh semangat dan optimis.
Bahan Pendukung untuk Buket Bunga: Bahan Bahan Buat Buket Bunga
Membuat buket bunga tak sekadar merangkai bunga-bunga cantik. Sentuhan akhir yang tepat akan meningkatkan nilai estetika dan memberikan kesan yang mendalam. Pemilihan bahan pendukung yang tepat, mulai dari pita hingga pembungkus, akan membuat buket Anda lebih menarik dan berkesan. Mari kita telusuri lebih dalam ragam pilihan bahan pendukung dan bagaimana cara mengkombinasikannya untuk hasil yang maksimal.
Lima Bahan Pendukung Selain Bunga, Bahan bahan buat buket bunga
Selain bunga sebagai elemen utama, beberapa bahan pendukung berperan penting dalam menciptakan buket yang sempurna. Keberadaan bahan-bahan ini bukan hanya sekadar pemanis, melainkan juga penunjang struktur, estetika, dan tema buket.
- Pita: Memberikan sentuhan elegan dan menambah nilai estetika buket. Pita juga berfungsi sebagai pengikat dan pemberi aksen warna.
- Daun-Daunan: Sebagai pengisi, daun-daunan menciptakan keseimbangan visual dan tekstur, melengkapi keindahan bunga utama. Pilihan daun yang tepat dapat memperkuat tema buket.
- Kertas Kado/Plastik/Kain: Sebagai pembungkus, material ini melindungi buket dan menambah nilai estetika. Pemilihannya bergantung pada tema dan anggaran.
- Filler (bunga kecil): Bunga-bunga kecil seperti baby’s breath atau gypsophila berfungsi sebagai pengisi, memberikan tekstur dan volume pada buket, sekaligus mempercantik tampilan keseluruhan.
- Wire/Kawat: Digunakan untuk menyangga rangkaian bunga, terutama untuk buket yang besar atau memiliki bunga yang berat. Kawat yang tersembunyi akan memastikan buket tetap kokoh dan terjaga bentuknya.
Memilih Pita yang Tepat
Pita bukan sekadar pengikat, melainkan elemen desain yang krusial. Pemilihan pita harus selaras dengan jenis bunga, warna, dan acara. Pita satin memberikan kesan mewah untuk acara formal, sementara pita polos bertekstur cocok untuk buket sederhana.
Misalnya, buket pernikahan umumnya menggunakan pita satin yang mewah dan elegan dengan warna-warna netral atau senada dengan tema pernikahan. Sementara buket wisuda bisa menggunakan pita yang lebih ceria dan berwarna-warni, sesuai dengan semangat kelulusan.
Perbandingan Pembungkus Buket
Pemilihan pembungkus buket berdampak signifikan pada tampilan dan daya tahan buket. Berikut perbandingan kertas kado, plastik, dan kain:
| Pembungkus | Ketahanan | Estetika | Harga |
|---|---|---|---|
| Kertas Kado | Sedang (mudah rusak jika terkena air) | Tinggi (beragam pilihan warna dan motif) | Terjangkau |
| Plastik | Tinggi (tahan air dan sobek) | Sedang (terkesan kurang alami) | Terjangkau |
| Kain | Tinggi (tahan lama dan elegan) | Tinggi (memberikan kesan mewah dan alami) | Relatif Mahal |
Kombinasi Bahan Pendukung untuk Buket Wisuda
Buket wisuda identik dengan nuansa ceria dan penuh harapan. Kombinasi yang ideal bisa menggunakan bunga matahari sebagai bunga utama, dipadukan dengan baby’s breath sebagai filler. Pembungkusnya bisa menggunakan kertas kado dengan motif yang menarik dan pita satin berwarna cerah. Daun-daun hijau segar dapat menambahkan kesegaran pada buket.
Membuat buket bunga tak hanya butuh bunga, tapi juga pita, kertas kado, dan aksesori lainnya. Kreativitas dalam merangkai bunga bahkan bisa setara dengan seni kuliner, mengingat detail dan ketelitian yang dibutuhkan. Bayangkan saja, seorang chef profesional, yang gajinya bisa Anda cek di sini gaji chef di indonesia , juga butuh ketelitian tinggi dalam mengolah bahan makanan.
Kembali ke buket bunga, pemilihan warna dan jenis bunga pun sama pentingnya dengan pemilihan bahan masakan berkualitas. Jadi, selain bunga, perhatikan juga detail pendukung agar buket terlihat sempurna.
Penggunaan Daun-Daunan sebagai Elemen Pengisi
Daun-daunan tak hanya berfungsi sebagai pengisi, tetapi juga menciptakan tekstur dan dimensi pada buket. Pilihlah daun dengan warna dan bentuk yang kontras atau selaras dengan bunga utama. Misalnya, daun pakis dapat menciptakan kesan yang lebih natural dan dramatis, sementara daun eucalyptus memberikan aroma yang menenangkan. Penggunaan daun yang tepat akan menciptakan keseimbangan visual dan membuat buket terlihat lebih hidup dan menarik.
Teknik Pembuatan Buket Bunga

Membuat buket bunga, baik hand bouquet yang mungil dan elegan atau cascade yang dramatis, membutuhkan keterampilan dan ketelitian. Dari pemilihan bunga hingga teknik pengikatan yang tepat, setiap langkah berperan penting dalam menciptakan hasil akhir yang memukau. Berikut uraian detail teknik pembuatannya, mulai dari persiapan hingga tips menjaga kesegaran bunga.
Langkah-Langkah Pembuatan Hand Bouquet
Membuat hand bouquet menekankan pada proporsi dan keseimbangan. Susunan bunga yang harmonis menciptakan kesan yang anggun dan personal. Prosesnya dimulai dengan pemilihan bunga dan dedaunan yang sesuai dengan tema dan selera. Selanjutnya, susun bunga utama sebagai fondasi, lalu tambahkan bunga pendamping dan dedaunan untuk mengisi celah dan menciptakan tekstur. Penggunaan pita atau tali untuk mengikat buket harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak batang bunga.
Terakhir, rapikan bagian bawah buket dan potong batang agar rata. Ingat, estetika dan keseimbangan adalah kunci utama dalam pembuatan hand bouquet.
Tips Menjaga Kesegaran Bunga
Kesegaran bunga adalah faktor penentu keindahan buket. Beberapa tips untuk menjaga kesegaran bunga meliputi pemilihan bunga yang masih segar, pemotongan batang secara miring untuk memperluas permukaan penyerapan air, penggunaan air dingin dan floral food, serta menyimpan buket di tempat yang sejuk dan terhindar dari sinar matahari langsung. Hindari menempatkan buket di dekat sumber panas atau buah-buahan yang menghasilkan etilen, gas yang dapat mempercepat pembusukan bunga.
Dengan perawatan yang tepat, buket bunga Anda dapat bertahan lebih lama dan tetap memukau.
Membuat buket bunga ternyata tak sesederhana memilih bunga saja. Perlu perencanaan matang, mulai dari pemilihan bunga, pita, hingga aksesoris lainnya. Memilih bahan-bahan yang tepat, layaknya merancang sebuah sistem organisasi yang efektif, membutuhkan pemahaman yang mendalam. Bayangkan saja, proses pemilihan dan pengaturan bahan-bahan ini mirip dengan penerapan teori birokrasi menurut para ahli , di mana setiap elemen harus terstruktur dan terorganisir dengan baik untuk menghasilkan hasil yang maksimal.
Begitu pula dengan buket bunga, komposisi warna dan jenis bunga yang tepat akan menciptakan keindahan yang memukau. Jadi, selain estetika, pemilihan bahan juga perlu mempertimbangkan aspek fungsionalitas dan daya tahan agar buket tetap indah dalam jangka waktu tertentu.
Langkah-Langkah Pembuatan Buket Bunga Cascade
Buket cascade, dengan karakteristiknya yang menjuntai anggun, memerlukan teknik yang lebih rumit. Mulailah dengan membuat kerangka dasar menggunakan wire atau foam yang kokoh. Kemudian, susun bunga utama secara bertahap, mulai dari bagian tengah yang paling padat, kemudian menyebar ke arah bawah membentuk efek cascade. Penggunaan bunga dengan batang yang panjang dan lentur akan mempermudah proses ini.
Detil penting lainnya adalah penggunaan dedaunan untuk mengisi celah dan memperkuat struktur buket. Setiap lapisan bunga harus diatur dengan rapi dan seimbang untuk menciptakan efek jatuh yang indah dan alami. Bayangkan air terjun bunga yang mengalir elegan. Proses ini membutuhkan kesabaran dan ketelitian tinggi.
Peralatan yang Dibutuhkan
Pembuatan buket bunga membutuhkan beberapa peralatan pendukung. Daftar peralatan yang dibutuhkan meliputi gunting bunga, pisau tajam, selotip bunga, kawat bunga, foam (opsional), pita atau tali pengikat, vas atau wadah, dan tentunya bunga dan dedaunan pilihan. Peralatan yang berkualitas akan mempermudah proses pembuatan buket dan menghasilkan hasil yang lebih rapi dan profesional. Memilih peralatan yang tepat akan membantu dalam menciptakan buket yang sempurna.
Teknik Mengikat Bunga
Teknik mengikat bunga yang tepat sangat penting untuk menghasilkan buket yang kokoh dan rapi. Teknik dasar yang sering digunakan adalah teknik spiral, dimana setiap batang bunga diikat secara bertahap mengelilingi batang lainnya. Ini menciptakan ikatan yang kuat dan alami. Pastikan ikatan tidak terlalu ketat agar tidak merusak batang bunga, namun juga tidak terlalu longgar sehingga buket mudah hancur.
Penggunaan selotip bunga dapat membantu memperkuat ikatan dan menjaga bentuk buket. Dengan teknik mengikat yang tepat, buket bunga akan terlihat lebih profesional dan tahan lama.
Inspirasi Desain Buket Bunga
Membuat buket bunga tak hanya sekadar merangkai bunga, melainkan juga sebuah seni mengekspresikan perasaan dan estetika. Dari pemilihan bunga hingga teknik merangkai, setiap detail akan menentukan kesan akhir buket. Baik untuk momen spesial seperti pernikahan atau sekadar hadiah untuk teman, buket bunga yang tepat mampu menyampaikan pesan yang mendalam. Berikut beberapa inspirasi desain yang bisa Anda coba.
Desain Buket Bunga Bertema Romantis, Elegan, dan Ceria
Tiga tema berbeda ini mewakili beragam suasana hati dan kesempatan. Pemilihan bunga, warna, dan teknik merangkai akan sangat berpengaruh pada kesan akhir buket.
- Romantis: Buket ini menggunakan mawar merah muda sebagai bunga utama, dipadukan dengan baby breath untuk kesan lembut dan anggun. Teknik yang digunakan adalah hand-tied, memberikan kesan natural dan sederhana. Sebagai sentuhan akhir, pita satin berwarna pink muda akan mempermanis tampilan.
- Elegan: Buket elegan biasanya menggunakan bunga-bunga dengan warna-warna netral seperti putih, krem, dan hijau tua. Contohnya, lili putih, hydrangea krem, dan eucalyptus. Teknik cascading akan memberikan kesan mewah dan dramatis. Pemilihan vas bunga yang elegan juga akan meningkatkan kesan keseluruhan.
- Ceria: Buket ceria menggunakan bunga-bunga dengan warna-warna cerah dan mencolok seperti kuning, orange, dan merah. Sunflower, gerbera, dan alstroemeria adalah pilihan yang tepat. Teknik round bouquet akan menciptakan tampilan yang penuh dan meriah. Pita berwarna cerah atau aksesori lainnya dapat menambah kesan ceria.
Buket Bunga Bertema Musim Panas
Membayangkan musim panas, pikiran langsung tertuju pada suasana cerah dan penuh energi. Buket bunga musim panas pun harus mencerminkan hal tersebut.
Buket ini akan menampilkan keindahan bunga matahari yang cerah, dipadukan dengan warna-warna hangat seperti orange dari bunga calendula dan kuning dari bunga krisan. Hijau segar dari daun-daun eucalyptus akan memberikan keseimbangan. Teknik hand-tied akan membuat buket terlihat natural dan kasual, cocok untuk suasana musim panas yang santai. Sebagai sentuhan akhir, pita rami atau pita katun akan menambah kesan natural dan rustic.
Buket Bunga untuk Berbagai Acara
Pemilihan buket bunga perlu disesuaikan dengan acara yang akan dihadiri. Berikut beberapa contoh buket untuk berbagai kesempatan.
- Pernikahan: Buket pengantin biasanya menggunakan bunga-bunga yang elegan dan mewah, seperti mawar putih, lili, atau anggrek. Desainnya bisa bervariasi, mulai dari round bouquet hingga cascading bouquet.
- Ulang Tahun: Buket ulang tahun bisa disesuaikan dengan kepribadian penerima. Untuk yang menyukai kesan ceria, bisa menggunakan bunga-bunga dengan warna-warna cerah. Sedangkan untuk yang menyukai kesan elegan, bisa menggunakan bunga-bunga dengan warna-warna netral.
- Wisuda: Buket wisuda biasanya menggunakan bunga-bunga dengan warna-warna yang cerah dan penuh harapan, seperti kuning atau biru muda. Desainnya bisa sederhana namun tetap elegan.
Perbandingan Tiga Gaya Buket Bunga
Tiga gaya buket bunga yang populer, yaitu round, crescent, dan hand-tied, memiliki ciri khas masing-masing.
| Gaya Buket | Bentuk | Kesan | Teknik |
|---|---|---|---|
| Round | Bulat penuh | Formal, elegan, simetris | Menggunakan floral foam |
| Crescent | Bulan sabit | Modern, dinamis, asimetris | Menggunakan floral foam atau teknik hand-tied |
| Hand-tied | Bebas, natural | Kasual, romantis, natural | Mengikat tangkai bunga langsung |
Inspirasi Desain Berdasarkan Bentuk dan Ukuran Vas Bunga
Vas bunga bukan hanya wadah, tetapi juga elemen penting yang mempengaruhi keseluruhan tampilan buket. Bentuk dan ukuran vas akan menentukan desain buket yang paling tepat.
Vas tinggi dan ramping cocok untuk buket dengan desain tinggi dan ramping pula, seperti buket cascading. Sementara vas pendek dan lebar cocok untuk buket dengan desain bulat dan penuh, seperti round bouquet. Pertimbangkan juga warna dan material vas untuk melengkapi tema buket.
Perawatan Setelah Pembuatan Buket
Buket bunga yang cantik memang mampu menghadirkan keindahan dan kegembiraan. Namun, keindahan tersebut takkan bertahan lama jika perawatannya kurang diperhatikan. Agar buket tetap segar dan memesona hingga berhari-hari, perawatan pasca pembuatan menjadi kunci utama. Langkah-langkah sederhana namun efektif akan memastikan buket bunga Anda tetap menjadi pusat perhatian.
Berikut ini beberapa tips dan trik yang bisa Anda terapkan untuk menjaga kesegaran dan keindahan buket bunga Anda, dari menghindari kesalahan umum hingga memperpanjang usia bunga potong. Dengan perawatan yang tepat, buket bunga Anda akan tetap memukau dan menjadi kenangan indah yang abadi.
Pemilihan Vas yang Tepat
Pemilihan vas yang tepat sangat penting untuk menjaga kesegaran buket bunga. Pilih vas yang berukuran sesuai dengan ukuran buket dan memiliki mulut yang cukup lebar agar bunga tidak terlalu sesak. Pastikan vas tersebut bersih dan steril untuk mencegah pertumbuhan bakteri yang dapat mempercepat pembusukan. Vas kaca bening memungkinkan kita untuk memantau ketinggian air dengan mudah, sehingga kita dapat menambahkan air sesuai kebutuhan.
Penggantian Air Secara Berkala
Mengganti air dalam vas secara rutin merupakan langkah krusial dalam menjaga kesegaran bunga. Air yang kotor dan mengandung bakteri akan mempercepat proses layu. Sebaiknya ganti air setiap hari atau dua hari sekali, tergantung pada jenis bunga dan kondisi lingkungan. Saat mengganti air, bersihkan juga vas dengan air bersih dan sabun lembut untuk menghilangkan kotoran dan sisa-sisa bakteri.
Pemotongan Batang Bunga
Sebelum memasukkan bunga ke dalam vas, potonglah batang bunga secara miring dengan pisau atau gunting yang tajam. Pemotongan miring akan memperluas permukaan penyerapan air, sehingga bunga dapat menyerap air lebih efektif. Potong batang bunga sekitar 1-2 cm setiap kali mengganti air. Usahakan untuk memotong di bawah air mengalir untuk mencegah masuknya udara ke dalam batang dan menghalangi penyerapan air.
Menghindari Paparan Langsung Sinar Matahari dan Sumber Panas
Sinar matahari langsung dan sumber panas lainnya dapat mempercepat proses layu pada bunga. Letakkan buket bunga di tempat yang sejuk dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Suhu ruangan yang ideal berkisar antara 18-22 derajat Celcius. Hindari juga menempatkan buket bunga di dekat alat pemanas atau AC yang dapat menyebabkan perubahan suhu yang drastis.
Menangani Bunga yang Layu atau Patah
Jika ada bunga yang mulai layu atau patah, segera singkirkan dari buket untuk mencegah penyebaran bakteri dan memperpanjang umur bunga lainnya. Anda bisa memotong bagian yang layu atau patah dan membuangnya. Jangan ragu untuk menata ulang buket bunga agar tetap terlihat rapi dan menarik, bahkan setelah beberapa hari.
Tips Tambahan untuk Memperpanjang Umur Bunga
- Tambahkan beberapa tetes pemutih atau aspirin ke dalam air vas untuk mencegah pertumbuhan bakteri.
- Gunakan makanan bunga khusus untuk memperpanjang umur bunga potong. Produk ini tersedia di toko bunga atau supermarket.
- Jangan letakkan buket bunga di dekat buah-buahan yang menghasilkan gas etilen, karena gas ini dapat mempercepat proses layu.