Brand Kecantikan Indonesia Tren dan Strategi

Aurora November 4, 2024

Brand kecantikan di Indonesia tengah mengalami pertumbuhan pesat. Dari merek lokal yang inovatif hingga raksasa internasional yang berlomba-lomba merebut hati konsumen, persaingan semakin ketat. Tren kecantikan terus bergeser, dari formulasi produk yang mengedepankan bahan alami hingga strategi pemasaran digital yang kreatif dan agresif. Merek-merek lokal menunjukkan daya saing yang luar biasa, mampu bersaing dengan brand internasional yang sudah mapan.

Keberhasilan mereka tak lepas dari pemahaman mendalam akan kebutuhan dan keinginan pasar domestik, serta kemampuan beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan tren. Memahami peta persaingan ini penting bagi pelaku industri dan konsumen yang ingin selalu update dengan perkembangan terbaru.

Pertumbuhan industri kecantikan ini didorong oleh berbagai faktor, termasuk meningkatnya daya beli masyarakat, kesadaran akan pentingnya perawatan diri, serta akses informasi yang mudah melalui internet dan media sosial. Analisis mendalam terhadap strategi pemasaran, tren produk, dan tantangan yang dihadapi brand kecantikan lokal menjadi kunci untuk memahami dinamika industri yang dinamis ini. Dari inovasi produk hingga loyalitas pelanggan, semuanya saling berkaitan dan membentuk lanskap industri kecantikan Indonesia yang penuh warna dan kompetitif.

Tren Brand Kecantikan di Indonesia

Brand Kecantikan Indonesia Tren dan Strategi

Industri kecantikan Indonesia tengah mengalami pertumbuhan pesat, ditandai dengan menjamurnya brand lokal yang inovatif dan mampu bersaing dengan produk internasional. Pergeseran preferensi konsumen, dipengaruhi oleh tren global dan kebutuhan spesifik pasar domestik, membentuk lanskap persaingan yang dinamis. Lima brand berikut ini merepresentasikan keberhasilan strategi pemasaran dan produk yang selaras dengan keinginan konsumen Indonesia.

Industri kecantikan Indonesia sedang booming, menarik banyak investor. Tak heran jika pertumbuhannya pesat, seiring meningkatnya kesadaran akan perawatan diri. Menariknya, kesuksesan ini juga beririsan dengan daftar 150 orang terkaya di Indonesia , di mana beberapa di antaranya memiliki portofolio investasi di sektor ini. Hal ini menunjukkan potensi besar brand kecantikan lokal untuk terus berkembang dan bersaing di pasar global.

Para pemain besar pun berlomba-lomba menciptakan inovasi, dari produk hingga strategi pemasaran yang tepat sasaran.

Lima Brand Kecantikan Lokal Terpopuler

Popularitas sebuah brand kecantikan tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga oleh strategi pemasaran yang tepat sasaran dan kemampuannya membangun brand loyalty. Berikut lima brand yang berhasil mencuri hati konsumen Indonesia:

  1. Brand A: Kepopulerannya didorong oleh formulasi produk yang sesuai dengan kulit tropis, harga yang terjangkau, dan kampanye pemasaran yang gencar di media sosial, menjangkau target pasar yang luas.
  2. Brand B: Menawarkan produk high-end dengan kualitas premium dan inovasi bahan alami. Strategi pemasarannya berfokus pada influencer marketing dan kolaborasi dengan artis ternama.
  3. Brand C: Sukses dengan pendekatan affordable luxury, menggabungkan kualitas baik dengan harga yang kompetitif. Mereka aktif dalam kegiatan corporate social responsibility (CSR) yang meningkatkan citra positif brand.
  4. Brand D: Menargetkan generasi muda dengan produk yang fun dan trendy, serta kemasan yang menarik. Strategi pemasarannya sangat kuat di platform TikTok dan Instagram.
  5. Brand E: Memposisikan diri sebagai brand yang peduli lingkungan dengan menggunakan bahan-bahan organik dan kemasan yang ramah lingkungan. Mereka menjangkau konsumen yang sadar akan isu keberlanjutan.

Perbandingan Lima Brand Kecantikan Lokal

Tabel berikut membandingkan kelima brand tersebut berdasarkan harga, target pasar, dan produk unggulan. Perlu diingat bahwa segmentasi pasar dan harga dapat berubah seiring waktu.

Industri kecantikan Indonesia tengah bergairah, diramaikan oleh berbagai brand lokal yang inovatif dan kompetitif. Namun, kesuksesan di dunia bisnis tak selalu berkilau seperti make up terbaru. Perlu strategi jitu dan keuletan, seperti yang ditunjukkan Bob Sadino. Ingin tahu seluk beluk bisnisnya? Cari tahu di sini bob sadino usaha apa , lalu bandingkan dengan strategi pemasaran brand kecantikan yang kini merajai pasar.

Dari situ, kita bisa belajar bagaimana membangun brand yang kuat dan berkelanjutan di tengah persaingan yang ketat.

BrandHargaTarget PasarProduk Unggulan
Brand ATerjangkauRemaja dan dewasa mudaBB Cream, lipstik matte
Brand BHigh-endKonsumen kelas menengah atasSerum, pelembap anti-aging
Brand CAffordable LuxuryKelas menengahFoundation, eyeshadow palette
Brand DTerjangkauGenerasi ZMasker wajah, produk makeup playful
Brand ESedangKonsumen yang peduli lingkunganSabun wajah organik, body lotion alami

Tren Terbaru dalam Industri Kecantikan Indonesia

Industri kecantikan Indonesia terus berinovasi. Tren warna, tekstur, dan bahan alami berkembang pesat, mencerminkan preferensi konsumen yang semakin beragam dan sadar akan kesehatan kulit.

  • Tren Warna: Warna-warna natural dan earthy tone seperti nude, terracotta, dan rose gold masih menjadi favorit. Namun, warna-warna berani seperti merah marun dan ungu tua juga mulai dilirik.
  • Tekstur Produk: Produk dengan tekstur ringan dan hydrating seperti serum dan gel semakin populer, terutama di iklim tropis Indonesia.
  • Bahan Alami: Minat terhadap produk dengan bahan alami seperti ekstrak jahe, kunyit, dan lidah buaya terus meningkat, didorong oleh kesadaran akan manfaatnya bagi kesehatan kulit dan lingkungan.

Strategi Pemasaran Lima Brand Kecantikan

Keberhasilan kelima brand ini juga dipengaruhi oleh strategi pemasaran yang efektif dan tertarget. Media sosial memainkan peran krusial dalam membangun brand awareness dan menjangkau konsumen.

Industri kecantikan Indonesia tengah booming, dengan beragam brand lokal yang berlomba menawarkan produk inovatif. Kesuksesan mereka tak lepas dari strategi branding yang tepat, termasuk pemilihan nama yang catchy dan memorable. Terinspirasi dari kreativitas tersebut, memilih nama untuk brand kaos pun tak kalah penting, seperti yang bisa kamu temukan ide-idenya di ide nama brand kaos.

Sama halnya dengan brand kecantikan, nama kaos yang unik akan menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen. Keberhasilan membangun brand, baik itu di industri kecantikan maupun fesyen, bergantung pada strategi pemasaran dan pemahaman mendalam akan pasar. Jadi, jangan remehkan kekuatan sebuah nama!

  • Brand A: Menggunakan berbagai platform media sosial, termasuk Instagram, Facebook, dan TikTok, dengan fokus pada konten yang relatable dan engaging.
  • Brand B: Lebih berfokus pada influencer marketing dan kolaborasi dengan selebriti, menciptakan citra mewah dan eksklusif.
  • Brand C: Menggunakan kombinasi strategi online dan offline, termasuk iklan di televisi dan media cetak, serta kampanye digital yang tertarget.
  • Brand D: Sangat aktif di TikTok dan Instagram, menciptakan konten yang viral dan trendy untuk menjangkau target pasarnya.
  • Brand E: Memanfaatkan media sosial untuk mengkomunikasikan nilai-nilai keberlanjutan dan kepedulian terhadap lingkungan.

Visualisasi Tren Warna Lipstik

Selama lima tahun terakhir, tren warna lipstik di Indonesia mengalami fluktuasi, namun warna-warna natural dan nude tetap menjadi pilihan utama. Warna-warna berani seperti merah gelap dan berry mengalami peningkatan popularitas, terutama pada acara-acara khusus. Bisa dibayangkan grafik yang menunjukkan tren warna lipstik ini, dimulai dari warna-warna terang dan glossy, kemudian bergeser ke warna-warna matte yang lebih earthy, dan akhirnya menunjukkan peningkatan popularitas warna-warna berani namun tetap mempertahankan kesetimbangan dengan warna-warna natural.

Strategi Pemasaran Brand Kecantikan

Industri kecantikan Indonesia tengah mengalami pertumbuhan pesat, menarik banyak pemain lokal untuk bersaing. Keberhasilan sebuah brand kecantikan lokal tak hanya bergantung pada kualitas produk, namun juga strategi pemasaran yang tepat sasaran. Menguasai pasar yang kompetitif ini membutuhkan pemahaman mendalam tentang perilaku konsumen dan pemanfaatan kanal pemasaran yang efektif, baik digital maupun tradisional. Berikut beberapa strategi yang lazim digunakan dan beberapa inovasi yang bisa dipertimbangkan.

Industri kecantikan Indonesia tengah bergairah, dengan banyak brand lokal yang bermunculan dan bersaing ketat. Suksesnya brand-brand ini tak lepas dari strategi jitu dan, yang tak kalah penting, mentalitas optimis para pendirinya. Membangun bisnis, terutama di sektor yang kompetitif seperti ini, membutuhkan kegigihan luar biasa; sikap optimis seperti yang dijabarkan dalam artikel 10 contoh sikap optimis menjadi kunci utama.

Dengan keyakinan dan strategi tepat, brand kecantikan lokal mampu menembus pasar global dan mengangkat nama Indonesia di kancah internasional. Keberhasilan mereka menginspirasi banyak pelaku usaha untuk berani bermimpi besar dan mewujudkan potensi pasar kecantikan Tanah Air yang begitu luas.

Strategi Pemasaran Digital dan Tradisional Brand Kecantikan Lokal

Perbandingan strategi pemasaran digital dan tradisional sangat penting dalam menentukan alokasi sumber daya. Ketiga brand kecantikan lokal ini—hanya sebagai contoh—menunjukkan pendekatan yang berbeda dalam menjangkau konsumen.

BrandStrategi DigitalStrategi TradisionalCatatan
Brand A (misal: Wardah)Sosial media marketing (Instagram, TikTok, Facebook), iklan digital, email marketing, website e-commerceKerjasama dengan toko kecantikan, event offline, sponsorship acara, sampling produkFokus pada jangkauan luas dan membangun komunitas online.
Brand B (misal: Make Over)Influencer marketing, konten video YouTube, iklan berbayar di platform digital, program loyalitas digitalIklan di media cetak dan televisi, kerjasama dengan department store, counter di mallMengkombinasikan kekuatan digital dengan jangkauan tradisional yang masih relevan.
Brand C (misal: Emina)TikTok marketing, kolaborasi dengan micro-influencer, strategi konten yang viral, pemasaran afiliasiPop-up store, event kampus, promosi di media sosial kampusMenargetkan pasar muda dengan strategi digital yang fokus pada tren dan engagement.

Penggunaan Influencer Marketing, Brand kecantikan di indonesia

Influencer marketing menjadi senjata ampuh bagi brand kecantikan lokal. Kepercayaan konsumen terhadap rekomendasi dari figur publik yang mereka ikuti, baik selebriti maupun beauty influencer, sangat tinggi. Strategi ini efektif karena membangun kepercayaan dan kredibilitas produk secara organik. Pemilihan influencer harus tepat, disesuaikan dengan target audiens dan nilai-nilai brand.

  • Brand seringkali berkolaborasi dengan influencer untuk menciptakan konten yang menarik dan relatable.
  • Penggunaan influencer yang memiliki kredibilitas tinggi dalam bidang kecantikan dapat meningkatkan kepercayaan konsumen.
  • Kerjasama dengan micro-influencer memungkinkan pendekatan yang lebih personal dan tertarget.

Strategi Pemasaran Inovatif untuk Brand Baru

Memasuki pasar yang sudah ramai membutuhkan strategi yang unik dan berkesan. Brand baru perlu membangun identitas yang kuat dan berbeda. Beberapa pendekatan inovatif bisa dipertimbangkan.

Industri kecantikan Indonesia tengah booming, banyak brand lokal bermunculan menawarkan produk berkualitas. Suksesnya bisnis ini tak lepas dari manajemen yang baik, termasuk hal-hal kecil seperti penyimpanan produk. Bayangkan, stok produk perawatan wajah dan tubuh tertata rapi di gudang, menggantung dengan hanger yang kokoh. Nah, untuk membuat hanger yang praktis dan hemat biaya, kamu bisa ikuti panduan lengkapnya di cara buat hanger baju.

Dengan hanger yang tepat, stok produk kecantikanmu pun terjaga kualitasnya, mendukung pertumbuhan brand lokal yang semakin gemilang di pasar internasional.

  • Personal Branding yang Kuat: Membangun cerita brand yang autentik dan beresonansi dengan target pasar. Ini bisa meliputi kisah pendiri, nilai-nilai brand, dan komitmen terhadap keberlanjutan.
  • Experiential Marketing: Menghadirkan pengalaman interaktif bagi konsumen, misalnya workshop kecantikan, kelas makeup, atau event pop-up store yang tematis.
  • Kolaborasi dengan Brand Lain: Berkolaborasi dengan brand lain yang memiliki target audiens serupa untuk memperluas jangkauan dan menciptakan produk atau kampanye yang unik.
  • Pemanfaatan Teknologi AR/VR: Memberikan pengalaman virtual mencoba produk, sehingga konsumen dapat merasakan dan melihat hasilnya sebelum membeli.

Membangun Loyalitas Pelanggan dan Reputasi

Membangun loyalitas pelanggan dan reputasi positif adalah kunci keberhasilan jangka panjang. Hal ini membutuhkan konsistensi dalam kualitas produk, layanan pelanggan yang prima, dan komunikasi yang transparan.

  • Program loyalitas pelanggan yang menarik, seperti poin reward atau diskon eksklusif.
  • Responsif terhadap kritik dan masukan pelanggan, serta aktif membangun komunikasi dua arah.
  • Menjaga kualitas produk dan konsisten dengan nilai-nilai brand yang diusung.
  • Membangun komunitas online yang aktif dan engage dengan pelanggan.

Tantangan dan Peluang Brand Kecantikan Lokal

Brand kecantikan di indonesia

Industri kecantikan Indonesia tengah mengalami pertumbuhan pesat, menarik minat banyak pemain, baik lokal maupun internasional. Brand kecantikan lokal, dengan keunikan dan pemahaman mendalam akan pasar domestik, memiliki potensi besar. Namun, perjalanan menuju kesuksesan penuh tantangan. Persaingan ketat, inovasi yang terus-menerus, dan penetrasi brand internasional menjadi beberapa hal yang perlu diatasi. Memahami tantangan dan peluang ini menjadi kunci bagi brand lokal untuk meraih pangsa pasar yang lebih besar, bahkan menembus pasar global.

Tantangan Utama Brand Kecantikan Lokal

Bertahan di tengah persaingan industri kecantikan yang dinamis membutuhkan strategi yang tepat. Tiga tantangan utama yang dihadapi brand kecantikan lokal saat ini meliputi persaingan dengan brand internasional yang sudah mapan dan memiliki daya beli tinggi, perluasan jangkauan pemasaran yang efektif dan efisien, serta menjaga kualitas produk dan inovasi agar tetap relevan di tengah tren yang berubah cepat.

  • Persaingan dengan Brand Internasional: Brand internasional memiliki keunggulan dalam hal branding, distribusi, dan kekuatan finansial. Mereka seringkali menguasai pasar premium dan memiliki akses yang lebih luas ke teknologi dan inovasi terbaru.
  • Pemasaran dan Distribusi: Menjangkau konsumen di berbagai wilayah Indonesia dengan populasi yang tersebar luas dan beragam membutuhkan strategi pemasaran yang terintegrasi dan efektif. Tantangan ini diperparah oleh biaya logistik dan infrastruktur yang masih menjadi kendala di beberapa daerah.
  • Inovasi dan Kualitas Produk: Menjaga kualitas produk dan terus berinovasi menjadi kunci untuk tetap kompetitif. Konsumen Indonesia semakin cerdas dan melek informasi, sehingga brand lokal perlu menghadirkan produk dengan kualitas terbaik dan formulasi yang sesuai dengan kebutuhan dan tren terkini.

Peluang Pasar yang Terbuka

Meskipun menghadapi tantangan, pasar kecantikan Indonesia tetap menyimpan peluang besar bagi brand lokal. Memahami tren pasar dan kebutuhan konsumen yang spesifik menjadi kunci untuk mengoptimalkan peluang ini. Dengan strategi yang tepat, brand lokal dapat membangun basis pelanggan yang loyal dan memperluas jangkauan pasar mereka.

  • Pasar Niche: Brand lokal dapat fokus pada segmen pasar tertentu, seperti produk kecantikan khusus untuk kulit sensitif, produk halal, atau produk yang berfokus pada bahan-bahan alami dan organik. Strategi ini memungkinkan brand untuk bersaing secara efektif dengan brand internasional yang cenderung fokus pada pasar massal.
  • E-commerce dan Digital Marketing: Pertumbuhan pesat e-commerce di Indonesia membuka peluang besar bagi brand lokal untuk menjangkau konsumen secara online. Strategi digital marketing yang tepat, termasuk penggunaan media sosial dan influencer marketing, dapat meningkatkan visibilitas brand dan penjualan.
  • Ekspor: Pasar internasional juga menawarkan peluang besar bagi brand kecantikan lokal yang memiliki kualitas produk yang baik dan strategi pemasaran yang efektif. Indonesia kaya akan bahan-bahan alami yang dapat menjadi daya tarik produk kecantikan lokal di pasar global.

Dampak Perkembangan Teknologi

Perkembangan teknologi digital telah merevolusi industri kecantikan, membuka peluang sekaligus tantangan baru bagi brand lokal. Dari pemasaran hingga produksi, teknologi berperan penting dalam menentukan keberhasilan brand kecantikan. Penggunaan teknologi yang tepat dapat meningkatkan efisiensi dan jangkauan pasar.

  • E-commerce dan Social Commerce: Platform e-commerce dan social commerce menjadi saluran distribusi utama, memungkinkan brand lokal untuk menjangkau konsumen secara luas dan efisien. Penggunaan data analitik juga membantu brand untuk memahami perilaku konsumen dan mengoptimalkan strategi pemasaran.
  • Artificial Intelligence (AI) dan Big Data: AI dan big data dapat digunakan untuk personalisasi produk dan layanan, serta untuk memprediksi tren pasar. Hal ini memungkinkan brand lokal untuk menciptakan produk yang lebih sesuai dengan kebutuhan konsumen dan meningkatkan kepuasan pelanggan.
  • Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR): Teknologi AR dan VR dapat digunakan untuk meningkatkan pengalaman belanja konsumen. Konsumen dapat mencoba produk secara virtual sebelum membelinya, meningkatkan kepercayaan dan kepuasan pelanggan.

Saran untuk Bersaing dengan Brand Internasional

Berfokuslah pada keunikan, kualitas, dan cerita brand Anda. Bangun hubungan yang kuat dengan konsumen melalui pengalaman yang personal dan bermakna. Manfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan jangkauan pasar. Jangan takut berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan tren pasar. Yang terpenting, selalu utamakan kualitas produk dan kepuasan pelanggan.

Memanfaatkan Potensi Pasar Ekspor

Ekspor menjadi kunci bagi brand kecantikan lokal untuk mencapai pertumbuhan yang lebih signifikan. Dengan strategi yang tepat, brand lokal dapat memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan. Hal ini memerlukan pemahaman mendalam tentang pasar internasional, regulasi, dan strategi pemasaran yang efektif.

  • Riset Pasar: Melakukan riset pasar yang komprehensif untuk mengidentifikasi pasar ekspor yang potensial. Hal ini meliputi pemahaman tentang preferensi konsumen, regulasi, dan persaingan di pasar tersebut.
  • Pengembangan Produk: Memastikan produk sesuai dengan standar dan regulasi pasar ekspor. Hal ini mungkin memerlukan penyesuaian formulasi atau kemasan produk.
  • Strategi Pemasaran: Mengembangkan strategi pemasaran yang efektif untuk menjangkau konsumen di pasar ekspor. Hal ini dapat meliputi kerjasama dengan distributor lokal, partisipasi dalam pameran dagang internasional, dan penggunaan media sosial.
  • Pengembangan Jaringan: Membangun jaringan dengan mitra bisnis di pasar ekspor, seperti distributor, agen, dan retailer.

Perbandingan Brand Kecantikan Lokal dan Internasional: Brand Kecantikan Di Indonesia

Brand kecantikan di indonesia

Industri kecantikan Indonesia tengah mengalami pertumbuhan pesat, diramaikan oleh persaingan sengit antara brand lokal dan internasional. Baik brand lokal yang inovatif maupun raksasa internasional dengan reputasi mapan, sama-sama berlomba merebut hati konsumen Indonesia. Perbedaan kualitas, harga, dan strategi pemasaran menjadi faktor kunci yang menentukan keberhasilan mereka. Memahami dinamika ini penting bagi pebisnis dan konsumen agar dapat membuat keputusan yang tepat.

Perbandingan Kualitas Produk, Harga, dan Strategi Pemasaran

Berikut perbandingan lima brand kecantikan lokal dan lima brand internasional yang sejenis, mempertimbangkan aspek harga, kualitas, target pasar, dan strategi pemasaran. Perlu diingat bahwa persepsi kualitas bersifat subjektif dan dapat bervariasi antar individu.

AspekBrand Lokal (Contoh: A, B, C, D, E)Brand Internasional (Contoh: F, G, H, I, J)
HargaUmumnya lebih terjangkau, dengan beberapa produk premium. Strategi harga kompetitif sering diterapkan untuk menjangkau pasar yang lebih luas.Rentang harga bervariasi, umumnya lebih tinggi, mencerminkan kualitas dan riset pengembangan yang intensif.
KualitasKualitas bervariasi, bergantung pada formulasi dan bahan baku yang digunakan. Beberapa brand lokal telah membuktikan kualitasnya setara dengan produk internasional.Umumnya dikenal dengan kualitas yang konsisten dan teruji, didukung oleh riset dan teknologi canggih.
Target PasarMenyasar berbagai segmen, dari kalangan menengah bawah hingga atas, dengan penyesuaian harga dan produk.Menyasar segmen pasar yang lebih spesifik, terkadang fokus pada kalangan menengah atas yang menginginkan kualitas dan prestise.
Strategi PemasaranSering memanfaatkan media sosial dan influencer marketing untuk menjangkau target pasar yang lebih luas dan membangun engagement.Menggunakan strategi pemasaran yang terintegrasi, mencakup iklan di media massa, kerjasama dengan selebriti, dan event eksklusif.

Persepsi Konsumen terhadap Brand Kecantikan Lokal dan Internasional

Konsumen Indonesia memiliki persepsi yang beragam terhadap brand kecantikan lokal dan internasional. Beberapa konsumen lebih memilih brand internasional karena reputasi, kualitas yang dianggap lebih terjamin, dan prestise. Namun, semakin banyak konsumen yang mulai mengapresiasi brand lokal karena kualitas yang meningkat, harga yang lebih terjangkau, dan inovasi produk yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik kulit orang Indonesia. Hal ini tercermin dalam meningkatnya popularitas dan pangsa pasar brand kecantikan lokal.

Faktor yang Mempengaruhi Preferensi Konsumen

Beberapa faktor kunci yang mempengaruhi preferensi konsumen meliputi harga, kualitas produk, efektivitas, kesesuaian dengan jenis kulit, review dan testimoni dari pengguna lain, kemasan, image brand, dan pengalaman berbelanja. Faktor psikologis seperti persepsi terhadap kualitas dan prestise juga memainkan peran penting.

Kekuatan dan Kelemahan Brand Kecantikan Lokal

  • Kekuatan: Harga yang lebih terjangkau, inovasi produk yang sesuai dengan kebutuhan kulit Indonesia, dukungan terhadap ekonomi lokal, kemudahan akses melalui berbagai platform online dan offline, hubungan yang lebih dekat dengan konsumen melalui media sosial.
  • Kelemahan: Persepsi kualitas yang masih perlu ditingkatkan di beberapa brand, jangkauan distribusi yang mungkin belum seluas brand internasional, kurangnya riset dan pengembangan yang intensif di beberapa brand, keterbatasan dalam hal sumber daya dan teknologi dibandingkan dengan brand internasional.

Artikel Terkait