Cara Menjual Gambar di Shutterstock

Aurora February 9, 2025

Cara menjual gambar di Shutterstock: impian menghasilkan uang dari hobi fotografi kini terasa lebih dekat. Bayangkan, karya seni Anda menghiasi berbagai platform global, menghasilkan pundi-pundi rupiah yang menggiurkan. Dari persiapan gambar hingga strategi pemasaran yang jitu, perjalanan menuju kesuksesan di Shutterstock membutuhkan langkah-langkah terukur dan pemahaman mendalam akan platform ini. Mulai dari mengoptimalkan kualitas gambar hingga memahami sistem royalti, setiap detail penting untuk memaksimalkan potensi penghasilan.

Artikel ini akan memandu Anda melewati prosesnya, mengungkap rahasia sukses para fotografer profesional dalam menghasilkan karya yang laris manis di pasaran internasional. Siap memulai petualangan menarik ini?

Prosesnya memang tak semudah membalikkan telapak tangan. Namun, dengan persiapan matang dan strategi yang tepat, menjual gambar di Shutterstock bukan lagi sekadar mimpi. Artikel ini akan membahas secara detail setiap tahapan, mulai dari persiapan gambar, proses unggah, optimasi, hingga strategi pemasaran yang efektif. Anda akan mempelajari cara memilih gambar yang sesuai dengan tren pasar, mengolahnya hingga berkualitas tinggi, dan mengoperasikan platform Shutterstock dengan maksimal.

Dengan begitu, potensi pendapatan Anda akan meningkat secara signifikan. Mari kita mulai perjalanan menuju kesuksesan finansial ini!

Persiapan Sebelum Mengunggah Gambar

Menjadi fotografer atau ilustrator yang sukses di Shutterstock membutuhkan lebih dari sekadar jepretan yang bagus. Sukses di platform ini bergantung pada pemahaman mendalam tentang persyaratan unggahan, optimasi gambar, dan tren pasar. Dengan persiapan yang matang, Anda dapat memaksimalkan peluang penjualan dan meraih pendapatan yang signifikan. Artikel ini akan memandu Anda melalui langkah-langkah penting sebelum mengunggah karya Anda.

Mencari cuan tambahan? Coba jual foto di Shutterstock! Prosesnya mudah, kok. Setelah mengunggah karya berkualitas tinggi, bayangkan potensi pendapatannya, selayaknya kesuksesan bisnis colorbox aeon mall bsd yang menarik banyak pelanggan. Kejelian dalam memilih tema dan kualitas gambar sama pentingnya dengan strategi pemasaran bisnis riil. Jadi, asah terus kemampuan fotografi Anda, karena potensi penghasilan dari Shutterstock sangat menjanjikan, sebanding dengan usaha yang Anda curahkan.

Jangan ragu untuk mulai berkreasi dan raih kesuksesan finansial!

Persyaratan Gambar Shutterstock

Sebelum memulai, pahami dulu persyaratan Shutterstock. Gambar Anda harus berkualitas tinggi, bebas dari hak cipta dan model rilis, serta sesuai dengan pedoman komunitas mereka. Kejelasan, komposisi, dan keaslian gambar sangat diutamakan. Shutterstock secara berkala memperbarui panduan mereka, jadi selalu periksa situs web resmi mereka untuk informasi terbaru. Mengabaikan persyaratan ini dapat berakibat pada penolakan gambar Anda.

Menjual gambar di Shutterstock bisa jadi sumber pendapatan tambahan, lho! Prosesnya cukup mudah, unggah foto berkualitas tinggi, lalu tunggu hasilnya. Namun, merintis bisnis apapun, termasuk ini, pasti ada rasa takut yang menghadang. Jangan khawatir, baca artikel ini untuk memahami cara mengatasi rasa takut dalam berbisnis dan hadapi tantangan dengan percaya diri. Dengan strategi yang tepat dan pengelolaan rasa takut yang baik, potensi keuntungan dari penjualan gambar di Shutterstock akan semakin besar.

Jadi, jangan ragu untuk memulai, karena kesuksesan menunggu!

Optimasi Gambar untuk Kualitas Terbaik

Kualitas gambar menentukan seberapa menarik dan kompetitif karya Anda. Optimasi gambar melibatkan beberapa langkah penting. Pertama, pastikan resolusi gambar Anda cukup tinggi, minimal 4 megapiksel. Kedua, perhatikan aspek komposisi, pencahayaan, dan warna. Gambar yang tajam, terfokus, dan memiliki keseimbangan warna yang baik lebih menarik bagi pembeli.

Ketiga, edit gambar Anda dengan hati-hati, hindari over-editing yang justru mengurangi kualitas naturalnya. Langkah ini memastikan gambar Anda siap bersaing di pasar yang kompetitif.

Jenis Gambar yang Diminati di Shutterstock

Tren gambar di Shutterstock terus berubah, tetapi beberapa kategori selalu konsisten diminati. Gambar yang menampilkan gaya hidup, teknologi, bisnis, alam, dan travel biasanya memiliki permintaan tinggi. Namun, kreativitas dan keunikan juga penting. Gambar yang orisinal dan tidak biasa seringkali memiliki nilai jual yang tinggi. Lakukan riset kata kunci untuk melihat tren terbaru dan menyesuaikan portofolio Anda.

Perbandingan Format File Gambar

Pemilihan format file berpengaruh terhadap kualitas dan ukuran gambar. Berikut perbandingan beberapa format yang umum digunakan:

Format FileKeunggulanKekuranganRekomendasi Penggunaan
JPEGUkuran file kecil, kompatibel dengan sebagian besar perangkat lunakKompresi dapat mengurangi kualitas gambar, tidak mendukung transparansiGambar foto, ilustrasi dengan warna solid
PNGMendukung transparansi, kualitas gambar baikUkuran file lebih besar daripada JPEGIlustrasi, logo, gambar dengan detail halus
TIFFKualitas gambar sangat tinggi, cocok untuk pencetakanUkuran file sangat besarGambar yang membutuhkan kualitas cetak tinggi, arsip
RAWMenyimpan data mentah dari sensor kamera, fleksibilitas tinggi dalam pengeditanUkuran file sangat besar, membutuhkan software khusus untuk pengeditanFotografi profesional, untuk editing yang kompleks

Tips Memilih Judul Gambar yang Menarik dan Deskriptif

Judul gambar berperan penting dalam pencarian. Judul yang baik harus akurat, deskriptif, dan menggunakan kata kunci yang relevan. Hindari judul yang terlalu umum atau ambigu. Contohnya, alih-alih “Gambar Bunga”, gunakan judul yang lebih spesifik seperti “Bunga Matahari di Ladang Saat Matahari Terbenam”. Semakin spesifik dan akurat judul Anda, semakin besar kemungkinan gambar Anda ditemukan oleh pembeli.

Proses Pengunggahan Gambar ke Shutterstock

Cara Menjual Gambar di Shutterstock

Memanfaatkan Shutterstock sebagai platform penjualan karya fotografi Anda? Langkah awal yang krusial adalah memahami proses pengunggahan gambar dengan benar. Proses ini, walau tampak teknis, sebenarnya cukup mudah dipahami jika diikuti dengan teliti. Keberhasilan penjualan gambar Anda di Shutterstock sangat bergantung pada kualitas gambar dan juga bagaimana Anda mempresentasikannya di platform. Berikut uraian langkah demi langkahnya.

Pendaftaran Akun Shutterstock sebagai Kontributor

Menjadi kontributor Shutterstock membutuhkan proses pendaftaran yang relatif sederhana. Kunjungi situs web Shutterstock dan cari bagian “Contribute”. Anda akan diminta untuk mengisi formulir pendaftaran yang meliputi informasi pribadi, detail kontak, dan informasi portofolio Anda. Pastikan semua informasi yang Anda berikan akurat dan lengkap. Proses verifikasi akun biasanya cepat, dan setelah diverifikasi, Anda siap untuk mengunggah karya Anda.

Jangan lupa untuk memilih jenis akun yang sesuai dengan kebutuhan Anda, perhatikan juga syarat dan ketentuan yang berlaku. Setelah akun aktif, Anda akan memiliki akses ke dashboard kontributor, tempat Anda mengelola semua aktivitas penjualan gambar.

Pengunggahan Gambar ke Platform Shutterstock

Setelah akun Anda terverifikasi, langkah selanjutnya adalah mengunggah gambar Anda. Di dashboard kontributor, Anda akan menemukan opsi “Upload Images”. Pilih gambar yang ingin Anda unggah dari komputer Anda. Shutterstock mendukung berbagai format gambar, tetapi pastikan gambar Anda memiliki resolusi yang tinggi dan kualitas yang baik untuk memaksimalkan peluang penjualan. Proses unggah mungkin memakan waktu beberapa saat tergantung ukuran dan jumlah gambar yang diunggah.

Perhatikan indikator kemajuan unggah agar Anda mengetahui status prosesnya. Jangan ragu untuk mengunggah beberapa gambar sekaligus untuk menghemat waktu. Ingat, kualitas gambar adalah kunci utama keberhasilan.

Menghasilkan cuan dari Shutterstock? Gampang! Unggah foto berkualitas tinggi, sesuaikan dengan tren, dan raih keuntungan. Bayangkan, pendapatanmu bisa sebesar modal usaha jajanan; cari inspirasi nama uniknya di nama nama usaha makanan untuk ide bisnis sampinganmu. Setelah itu, fokus lagi pada strategi penjualan gambar di Shutterstock, seperti memahami keyword yang tepat dan konsisten dalam mengunggah karya.

Dengan begitu, potensi pendapatanmu akan terus meningkat, selayaknya bisnis kuliner yang sukses.

Pengisian Metadata Gambar

Metadata gambar adalah informasi penting yang membantu pembeli menemukan karya Anda. Isi metadata dengan lengkap dan akurat. Informasi ini meliputi judul gambar, deskripsi singkat, kata kunci (s) yang relevan, dan orientasi gambar (landscape atau portrait). Kata kunci yang tepat akan meningkatkan visibilitas gambar Anda dalam pencarian. Contohnya, jika Anda mengunggah foto pemandangan pantai, kata kunci yang tepat bisa meliputi “pantai”, “laut”, “pasir”, “sunset”, “pemandangan”, dan sebagainya.

Jangan ragu untuk menambahkan kata kunci yang spesifik dan detail untuk meningkatkan peluang ditemukannya gambar Anda. Semakin detail metadata, semakin besar kemungkinan gambar Anda akan terjual.

Verifikasi dan Persetujuan Gambar oleh Tim Shutterstock

Setelah mengunggah gambar, tim Shutterstock akan meninjau gambar Anda untuk memastikan kualitas dan kepatuhan terhadap pedoman mereka. Proses verifikasi ini bisa memakan waktu beberapa hari hingga beberapa minggu. Selama masa peninjauan, Anda dapat melacak status unggahan gambar Anda melalui dashboard kontributor. Jika gambar Anda disetujui, gambar tersebut akan ditampilkan di situs web Shutterstock dan siap untuk dijual.

Jika gambar Anda ditolak, Shutterstock biasanya akan memberikan alasan penolakan, sehingga Anda bisa memperbaiki gambar dan mengunggahnya kembali. Ketelitian dalam proses pengunggahan dan kualitas gambar yang baik akan mempercepat proses persetujuan.

Melacak Status Unggahan Gambar dan Respon dari Shutterstock

Setelah mengunggah gambar, pantau secara berkala status unggahan gambar Anda melalui dashboard kontributor. Anda dapat melihat apakah gambar Anda sedang dalam proses peninjauan, telah disetujui, atau ditolak. Sistem notifikasi Shutterstock akan memberikan informasi terbaru mengenai status gambar Anda. Jika ada masalah atau pertanyaan, jangan ragu untuk menghubungi tim dukungan Shutterstock. Respon yang cepat dan tepat akan membantu Anda dalam mengelola portofolio gambar Anda secara efektif.

Memantau status gambar secara teratur adalah kunci untuk memastikan semuanya berjalan lancar. Hal ini juga akan membantu Anda untuk mengetahui perkembangan penjualan gambar Anda.

Menjual gambar di Shutterstock? Cukup mudah, kok! Unggah foto berkualitas tinggi, pastikan deskripsi detail dan keyword tepat sasaran. Prosesnya mungkin butuh iPad Anda yang prima, lho! Jika ada kendala teknis, segera cek apple ipad service center near me untuk memastikan perangkat Anda siap menghasilkan karya terbaik. Setelah iPad kembali prima, lanjutkan proses optimasi gambar di Shutterstock untuk memaksimalkan peluang penjualan.

Ingat, foto yang menarik dan terkelola dengan baik adalah kunci sukses!

Strategi Optimasi Gambar untuk Penjualan

Menjual foto di Shutterstock bukan sekadar mengunggah gambar; butuh strategi tepat agar karya Anda dilirik dan laku keras. Keberhasilan bergantung pada bagaimana Anda mengoptimalkan gambar, dari pemilihan kata kunci hingga deskripsi yang memikat. Bayangkan, foto pantai tropis Anda yang indah terkubur di lautan jutaan gambar lainnya. Agar bersinar, ikuti langkah-langkah optimasi berikut ini.

Penggunaan Tag yang Relevan dan Detail

Tag adalah kunci pencarian gambar di Shutterstock. Tag yang tepat dan detail akan menghubungkan foto Anda dengan pencarian pengguna. Jangan asal tulis; gunakan kata kunci spesifik yang menggambarkan gambar secara akurat. Semakin detail tag, semakin besar kemungkinan gambar Anda ditemukan oleh pembeli yang tepat. Jangan hanya menulis “pantai”, tapi coba detail seperti “pantai pasir putih”, “pantai tropis Bali”, atau “pantai dengan pohon kelapa”.

Semakin banyak detail, semakin spesifik dan relevan dengan pencarian pembeli.

  • Gunakan kombinasi kata kunci umum dan spesifik.
  • Tambahkan tag sinonim dan kata kunci terkait.
  • Hindari tag yang terlalu umum atau tidak relevan.

Contoh Tag untuk Gambar Lanskap Pantai Tropis

Untuk gambar lanskap pantai tropis, jangan hanya menggunakan tag umum seperti “pantai” atau “tropis”. Perlu tag yang lebih spesifik dan detail agar gambar Anda mudah ditemukan. Berikut contoh tag yang dapat Anda gunakan:

  • pantai tropis
  • pantai pasir putih
  • laut biru jernih
  • pohon kelapa
  • langit biru cerah
  • awan putih
  • wisata pantai
  • liburan tropis
  • paradiso pantai
  • Indonesia
  • Bali

Penggunaan tag lokasi spesifik seperti “Bali” atau “Maladewa” dapat meningkatkan visibilitas jika gambar tersebut memang diambil di lokasi tersebut. Ini akan membantu pembeli yang mencari gambar dengan lokasi tertentu.

Kategori dan Subkategori yang Tepat

Mengklasifikasikan gambar ke kategori dan subkategori yang tepat sama pentingnya dengan penggunaan tag. Shutterstock memiliki sistem kategori yang terstruktur. Pastikan Anda memilih kategori yang paling tepat menggambarkan subjek gambar. Kesalahan dalam pengkategorian dapat mengurangi visibilitas gambar Anda. Jangan asal pilih, perhatikan detail kategori dan subkategori agar sesuai dengan isi gambar.

Tips Meningkatkan Visibilitas Gambar

Visibilitas gambar di pencarian Shutterstock sangat penting untuk penjualan. Berikut beberapa tips untuk meningkatkannya:

  • Unggah gambar berkualitas tinggi dengan resolusi tinggi.
  • Gunakan tag yang relevan dan detail, serta kategori yang tepat.
  • Buat deskripsi gambar yang menarik dan informatif.
  • Pantau performa gambar Anda dan sesuaikan strategi optimasi jika diperlukan.
  • Tetap konsisten dalam mengunggah gambar berkualitas.

Contoh Deskripsi Gambar yang Menarik dan Informatif

Deskripsi gambar yang baik bukan sekadar menjelaskan isi gambar, tetapi juga harus menarik perhatian pembeli potensial. Deskripsi harus singkat, padat, dan berisi kata kunci yang relevan. Contoh deskripsi untuk gambar lanskap pantai tropis:

“Lanskap pantai tropis yang menakjubkan dengan pasir putih, air laut biru jernih, dan pohon kelapa yang rindang. Sempurna untuk keperluan website travel, brosur liburan, atau desain lainnya yang berkaitan dengan keindahan alam tropis. Gambar berkualitas tinggi dengan resolusi tinggi, siap pakai.”

Deskripsi ini tidak hanya menjelaskan isi gambar, tetapi juga menyarankan penggunaan gambar untuk berbagai keperluan, serta menonjolkan kualitas gambar.

Menjual gambar di Shutterstock? Cukup unggah foto berkualitas tinggi, dan raih potensi pendapatan pasif. Bayangkan, keuntungan yang didapat bisa seluas portofolio investor saham terkaya di dunia yang mengelola asetnya secara cerdas. Ketekunan dan strategi tepat kunci suksesnya, sama seperti memahami algoritma Shutterstock untuk memaksimalkan penjualan gambar Anda. Jadi, asah kreativitas dan mulailah bangun portofolio gambar yang menguntungkan.

Memahami Sistem Pembayaran Shutterstock: Cara Menjual Gambar Di Shutterstock

Menjadi kontributor Shutterstock membuka peluang untuk mendapatkan penghasilan pasif dari karya fotografi dan ilustrasi Anda. Namun, untuk memaksimalkan potensi pendapatan, pemahaman yang mendalam tentang sistem pembayaran Shutterstock sangat krusial. Artikel ini akan menguraikan secara detail mekanisme royalti, metode pembayaran, perhitungan pendapatan, hingga persyaratan penarikan dana dan kewajiban pajak yang perlu Anda ketahui.

Sistem Royalti Shutterstock, Cara menjual gambar di shutterstock

Shutterstock menerapkan sistem royalti berbasis penjualan. Artinya, Anda akan mendapatkan komisi setiap kali gambar atau video Anda diunduh oleh pelanggan. Persentase komisi yang diterima bervariasi tergantung pada jenis lisensi yang dipilih pelanggan dan level kontributor Anda. Semakin tinggi kualitas dan popularitas karya, semakin besar pula potensi pendapatan Anda. Sistem ini memastikan bahwa Anda dihargai sesuai dengan nilai karya yang Anda kontribusikan ke platform.

Metode Pembayaran Shutterstock

Shutterstock menawarkan beberapa pilihan metode pembayaran yang fleksibel untuk memudahkan Anda mengelola penghasilan. Keberagaman ini dirancang untuk mengakomodasi preferensi dan kebutuhan berbagai kontributor dari berbagai belahan dunia. Pilihan metode pembayaran ini juga senantiasa diperbarui mengikuti perkembangan teknologi finansial.

  • Transfer Bank: Metode tradisional dan terpercaya, memungkinkan Anda menerima pembayaran langsung ke rekening bank.
  • PayPal: Sistem pembayaran online yang populer dan mudah digunakan, menawarkan kecepatan transaksi dan keamanan yang terjamin.
  • Payoneer: Platform pembayaran internasional yang menyediakan layanan transfer dana lintas negara dengan biaya kompetitif.

Contoh Perhitungan Pendapatan

Bayangkan sebuah foto Anda diunduh 100 kali dalam sebulan. Jika harga lisensi standar untuk foto tersebut adalah $10 per unduhan, dan Anda mendapatkan komisi 30%, maka pendapatan Anda dalam sebulan adalah (100 unduhan x $10/unduhan x 30%) = $300. Namun, angka ini hanya contoh ilustrasi. Pendapatan aktual Anda akan bergantung pada jumlah unduhan, harga lisensi, dan persentase royalti yang berlaku.

Jumlah UnduhanHarga Lisensi/UnduhanPersentase RoyaltiPendapatan Total
100$1030%$300
500$525%$625

Perlu diingat, angka-angka di atas merupakan contoh sederhana. Faktor-faktor lain seperti jenis lisensi yang dipilih pelanggan dan tingkat keanggotaan Anda dapat mempengaruhi pendapatan aktual.

Syarat dan Ketentuan Penarikan Dana

Sebelum Anda dapat menarik dana dari Shutterstock, ada beberapa syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi. Umumnya, Anda perlu mencapai ambang batas pembayaran minimum yang telah ditentukan oleh Shutterstock. Selain itu, pastikan informasi rekening bank atau akun pembayaran Anda sudah terverifikasi dan akurat untuk menghindari penundaan atau masalah dalam proses penarikan dana. Selalu periksa kebijakan terbaru Shutterstock untuk informasi terkini.

Pajak dan Kewajiban Lainnya

Pendapatan yang Anda terima dari Shutterstock termasuk dalam penghasilan Anda dan dikenakan pajak sesuai dengan peraturan perpajakan di negara tempat tinggal Anda. Anda bertanggung jawab untuk melaporkan pendapatan tersebut dan membayar pajak yang berlaku. Konsultasikan dengan konsultan pajak atau otoritas pajak setempat untuk mendapatkan informasi yang akurat dan sesuai dengan kondisi Anda. Ketahui juga peraturan dan kewajiban pajak yang berlaku di negara Anda untuk memastikan kepatuhan hukum.

Tips Tambahan untuk Meningkatkan Penjualan Gambar di Shutterstock

Cara menjual gambar di shutterstock

Membangun bisnis fotografi di Shutterstock membutuhkan lebih dari sekadar mengunggah foto berkualitas. Konsistensi, strategi pemasaran yang tepat, dan portofolio yang kuat adalah kunci untuk meraih kesuksesan dan meningkatkan pendapatan. Berikut beberapa tips tambahan yang bisa Anda terapkan untuk memaksimalkan penjualan gambar Anda.

Membangun Portofolio Gambar Berkualitas Tinggi dan Konsisten

Portofolio Anda adalah etalase digital Anda. Semakin menarik dan beragam portofolio Anda, semakin besar peluang Anda untuk menarik perhatian buyer. Kualitas gambar yang konsisten dan tinggi sangat penting. Perhatikan detail seperti komposisi, pencahayaan, dan editing. Jangan hanya mengejar kuantitas, tetapi fokuslah pada kualitas setiap gambar yang Anda unggah.

Berinvestasilah pada peralatan dan pelatihan jika diperlukan untuk meningkatkan kemampuan fotografi Anda. Diversifikasi subjek foto Anda juga penting; jangan hanya fokus pada satu tema saja.

Konsistensi dalam Mengunggah Gambar

Shutterstock adalah platform yang kompetitif. Konsistensi dalam mengunggah gambar baru secara berkala sangat penting untuk meningkatkan visibilitas Anda. Buatlah jadwal unggah yang realistis dan patuhi jadwal tersebut. Keberadaan gambar baru secara rutin menunjukkan komitmen Anda dan meningkatkan peluang Anda untuk ditemukan oleh pembeli. Semakin banyak gambar yang Anda unggah, semakin besar pula peluang Anda untuk mendapatkan penjualan.

Strategi Pemasaran di Luar Platform Shutterstock

Jangan hanya mengandalkan platform Shutterstock saja. Promosikan karya Anda melalui berbagai media sosial, website pribadi, atau bahkan melalui kolaborasi dengan influencer. Buatlah website portofolio yang profesional untuk menampilkan karya terbaik Anda. Gunakan hashtag yang relevan dan ikuti tren terkini di media sosial untuk meningkatkan jangkauan. Berpartisipasilah dalam komunitas fotografi online untuk berjejaring dan mendapatkan feedback.

Strategi pemasaran yang tepat akan memperluas jangkauan pasar Anda dan meningkatkan penjualan.

Motivasi untuk Konsistensi

“Kesuksesan bukanlah kunci kebahagiaan. Kebahagiaan adalah kunci kesuksesan. Jika Anda mencintai apa yang Anda lakukan, Anda akan sukses.” – Albert Schweitzer

Kutipan ini mengingatkan kita bahwa konsistensi dalam menghasilkan karya yang berkualitas didorong oleh passion. Jangan pernah menyerah dan teruslah berkreasi. Ketekunan dan semangat akan membuahkan hasil.

Proses Kreatif: Dari Ide Hingga Gambar Siap Jual

Proses kreatif dimulai dari riset pasar. Identifikasi tren dan kebutuhan pasar saat ini. Apa yang sedang banyak dicari oleh buyer di Shutterstock? Setelah menentukan subjek, lakukan riset lebih lanjut untuk menemukan angle yang unik dan menarik. Proses pengambilan gambar, editing, dan optimasi juga perlu diperhatikan.

Bayangkan sebuah ilustrasi: seorang fotografer memulai dengan riset tren warna tahunan, lalu memilih konsep foto yang relevan, misalnya “fotografi makanan sehat dengan nuansa pastel”. Kemudian, ia melakukan pengambilan gambar, mengeditnya dengan memperhatikan detail, dan akhirnya mengunggahnya dengan yang tepat seperti “makanan sehat”, “vegetarian”, “pastel”, “warna pastel”, “makanan organik”, dan sebagainya. Proses ini memastikan gambar siap bersaing di pasar Shutterstock.

Artikel Terkait