Ciri ciri bentuk wajah, lebih dari sekadar estetika, merupakan petunjuk unik yang membentuk identitas visual kita. Mulai dari bentuk dahi yang lebar hingga garis rahang yang tegas, setiap detail mencerminkan keunikan individu. Memahami karakteristik wajah, dari oval yang klasik hingga persegi yang kuat, membuka pintu untuk mengeksplorasi gaya rambut dan riasan yang paling sesuai.
Dengan memahami proporsi dan ciri-ciri detail wajah, kita dapat menyempurnakan penampilan dan meningkatkan rasa percaya diri. Perjalanan kita untuk mengungkap rahasia bentuk wajah dimulai sekarang, menjelajahi dunia kecantikan dan gaya yang menarik. Mari kita temukan bentuk wajah Anda dan maksimalkan potensinya!
Pengelompokan bentuk wajah secara umum meliputi oval, bulat, persegi, hati, dan segitiga. Setiap bentuk memiliki karakteristik unik pada dahi, pipi, rahang, dan garis wajah. Pengukuran proporsi wajah, dengan mengidentifikasi titik-titik pengukuran kunci, membantu menentukan bentuk wajah secara akurat. Ciri-ciri detail, seperti bentuk dahi, pipi, dan rahang, memberikan gambaran yang lebih komprehensif. Gaya rambut dan riasan berperan penting dalam memaksimalkan atau meminimalkan ciri-ciri tertentu, menciptakan penampilan yang lebih harmonis.
Meskipun ada persepsi umum tentang hubungan antara bentuk wajah dan kepribadian, penting untuk diingat bahwa hal ini bersifat subjektif dan tidak ilmiah.
Pengelompokan Bentuk Wajah

Mengenali bentuk wajahmu adalah langkah pertama menuju riasan dan perawatan kulit yang sempurna. Memahami karakteristik unik wajahmu akan membantumu memilih gaya rambut, kacamata, bahkan aksesori yang paling tepat. Tak hanya itu, pemahaman ini juga akan membantumu dalam memilih produk kecantikan yang sesuai dengan kontur wajah, sehingga hasilnya maksimal dan menunjang penampilanmu.
Secara umum, bentuk wajah dikategorikan berdasarkan proporsi dahi, pipi, dan rahang. Perbedaan proporsi ini menciptakan variasi bentuk wajah yang unik pada setiap individu. Mari kita telusuri lebih dalam berbagai jenis bentuk wajah dan karakteristiknya.
Klasifikasi Umum Bentuk Wajah
Ada beberapa klasifikasi umum bentuk wajah yang sering digunakan. Pengelompokan ini membantu dalam memahami perbedaan proporsi dan karakteristik masing-masing bentuk wajah. Pemahaman ini sangat penting, terutama dalam dunia kecantikan dan fashion, untuk memilih gaya yang paling sesuai dan menonjolkan fitur terbaik.
Mengenal bentuk wajah, mulai dari oval, bulat, hingga persegi, memang penting untuk menentukan gaya makeup yang tepat. Namun, tahukah kamu bahwa memahami diri sendiri juga penting untuk mengelola keuangan, misalnya dalam memaksimalkan potensi penghasilan online? Banyak yang sukses menghasilkan uang dari media sosial, dan mencari tahu lebih lanjut tentang penghasilan Facebook per hari bisa jadi langkah awal yang cerdas.
Setelah memahami potensi pendapatan digital, kembali lagi ke urusan kecantikan, menentukan bentuk wajahmu akan membantumu tampil lebih percaya diri. Jadi, kenali bentuk wajahmu dan optimalkan potensi dirimu!
- Wajah Oval: Bentuk wajah ideal yang sering diidamkan. Dahi sedikit lebih lebar daripada rahang, dengan garis rahang yang halus dan membulat. Pipi tinggi dan penuh. Contoh selebriti: Beyonce.
- Wajah Bulat: Lebar dan panjang wajah hampir sama, dengan garis rahang yang lembut dan membulat. Pipi penuh dan terlihat lebih lebar. Contoh selebriti: Selena Gomez.
- Wajah Persegi: Dahi, pipi, dan rahang memiliki lebar yang hampir sama. Garis rahang tegas dan kuat. Contoh selebriti: Angelina Jolie.
- Wajah Hati: Dahi lebar, pipi tinggi, dan rahang yang meruncing. Bentuk wajah ini menyerupai bentuk hati terbalik. Contoh selebriti: Reese Witherspoon.
- Wajah Segitiga (atau Pir): Rahang lebar, pipi lebih sempit, dan dahi yang kecil. Berbeda dengan wajah hati, rahangnya yang lebar menjadi ciri khasnya. Contoh selebriti: Victoria Beckham.
Perbandingan Ciri-Ciri Bentuk Wajah
Tabel berikut memberikan perbandingan yang lebih detail mengenai ciri-ciri masing-masing bentuk wajah. Perhatikan perbedaan pada bentuk dahi, pipi, rahang, dan garis wajah secara keseluruhan untuk membantu menentukan bentuk wajahmu.
| Bentuk Wajah | Dahi | Pipi | Rahang |
|---|---|---|---|
| Oval | Sedikit lebih lebar dari rahang | Tinggi dan penuh | Halus dan membulat |
| Bulat | Lebar | Penuh dan lebar | Lembut dan membulat |
| Persegi | Lebar | Lebar | Tegas dan kuat |
| Hati | Lebar | Tinggi | Meruncing |
| Segitiga | Sempit | Sedang | Lebar |
Perbedaan Bentuk Wajah Oval, Bulat, Persegi, Hati, dan Segitiga
Masing-masing bentuk wajah memiliki karakteristik yang unik dan mudah dibedakan. Memahami perbedaan ini akan membantumu dalam memilih gaya yang paling sesuai dengan bentuk wajahmu.
Wajah oval dikenal dengan proporsi yang seimbang, sementara wajah bulat memiliki lebar dan panjang yang hampir sama, menciptakan kesan yang lembut dan penuh. Wajah persegi menampilkan garis rahang yang tegas dan kuat, memberikan kesan yang kokoh dan percaya diri. Wajah hati memiliki dahi lebar yang meruncing ke arah rahang yang sempit, menciptakan kesan yang feminin dan anggun. Terakhir, wajah segitiga atau pir memiliki rahang yang lebar dan dahi yang sempit, menciptakan kontras yang menarik.
Perbedaan utama terletak pada proporsi dahi, pipi, dan rahang. Perhatikan bagaimana masing-masing bagian wajah saling berinteraksi untuk menciptakan bentuk keseluruhan. Pengamatan yang teliti akan membantumu mengidentifikasi bentuk wajahmu dengan akurat.
Mengukur Proporsi Wajah
Mengetahui proporsi wajahmu adalah kunci untuk memahami bentuk wajah secara keseluruhan. Bukan sekadar tren kecantikan, pemahaman ini membantumu memilih gaya rambut, riasan, dan bahkan kacamata yang paling sesuai. Dengan mengukur beberapa titik kunci di wajah, kita bisa mendapatkan gambaran yang lebih akurat tentang proporsi dan menentukan kategori bentuk wajahmu dengan lebih tepat.
Mengenali ciri-ciri bentuk wajah, entah itu oval, bulat, atau hati, penting untuk menentukan gaya berpakaian dan riasan yang tepat. Nah, selain memperhatikan penampilan luar, memilih hobi juga penting, misalnya bermain gitar. Biar suaranya jernih, kamu perlu tahu ganti senar gitar berapa harganya, ya! Setelah itu, kamu bisa kembali fokus mengaplikasikan riasan sesuai bentuk wajahmu, agar penampilanmu semakin maksimal dan percaya diri.
Memilih warna lipstik yang tepat pun bisa disesuaikan dengan bentuk wajahmu lho!
Identifikasi Titik Pengukuran Penting
Sebelum memulai pengukuran, siapkan penggaris atau pita ukur yang fleksibel. Titik-titik penting yang perlu diukur meliputi lebar dahi (jarak antara kedua pelipis), lebar tulang pipi (titik terluas tulang pipi), panjang wajah (dari garis rambut hingga ujung dagu), dan lebar rahang (jarak antara kedua sudut rahang). Selain itu, ukur juga panjang hidung dan jarak antara kedua mata. Ketepatan pengukuran akan menghasilkan hasil yang lebih akurat.
Metode Pengukuran Proporsi Wajah
Setelah mengidentifikasi titik-titik pengukuran, langkah selanjutnya adalah melakukan pengukuran secara teliti. Gunakan penggaris atau pita ukur untuk mengukur jarak antara setiap titik yang telah ditentukan. Catat setiap hasil pengukuran dengan seksama. Perhatikan agar pengukuran dilakukan secara lurus dan sejajar untuk mendapatkan hasil yang presisi. Pengukuran yang akurat akan memberikan gambaran yang jelas tentang proporsi wajah.
Ilustrasi Skematis Titik Pengukuran
Bayangkan sebuah sketsa wajah. Tandai titik-titik berikut: A (garis rambut tengah dahi), B (pelipis kanan), C (pelipis kiri), D (titik terluas tulang pipi kanan), E (titik terluas tulang pipi kiri), F (sudut rahang kanan), G (sudut rahang kiri), H (ujung dagu), I (ujung hidung), J (sudut mata dalam kanan), K (sudut mata dalam kiri). Ukur jarak AB (setengah lebar dahi), BC (lebar dahi), DE (lebar tulang pipi), FG (lebar rahang), AH (panjang wajah), IJ (panjang hidung), dan JK (jarak antara mata).
Perbandingan antara pengukuran ini akan menunjukkan proporsi wajah.
Mengenali ciri-ciri bentuk wajah, seperti oval, bulat, atau persegi, sangat penting untuk menentukan gaya berpakaian yang tepat. Perhatikan bagaimana selebriti dunia pun memperhatikan hal ini. Bahkan, kisah sukses para pengusaha kaya, seperti yang bisa Anda baca di artikel tentang crazy rich Tanjung Priok , mungkin juga dipengaruhi oleh bagaimana mereka menyajikan diri, termasuk kesesuaian penampilan dengan bentuk wajah mereka.
Memilih riasan dan gaya rambut yang tepat berdasarkan bentuk wajah dapat meningkatkan kepercayaan diri dan menunjang kesuksesan. Jadi, mengetahui bentuk wajah Anda adalah investasi jangka panjang untuk penampilan optimal.
Contoh Perhitungan Proporsi Wajah
Misalnya, hasil pengukuran menunjukkan: lebar dahi 10 cm, lebar tulang pipi 12 cm, panjang wajah 15 cm, dan lebar rahang 8 cm. Perbandingan antara lebar dahi dan panjang wajah adalah 10:15 atau 2:
3. Perbandingan antara lebar tulang pipi dan panjang wajah adalah 12:15 atau 4:5. Perbandingan ini menunjukkan proporsi wajah individu tersebut. Perbandingan ini bersifat relatif dan bisa dibandingkan dengan proporsi wajah ideal atau rata-rata untuk menentukan kategori bentuk wajah.
Pengaruh Proporsi Wajah terhadap Persepsi Bentuk Wajah
Proporsi wajah secara signifikan mempengaruhi persepsi bentuk wajah secara keseluruhan. Misalnya, wajah dengan dahi yang lebar dan rahang yang sempit akan terlihat berbeda dengan wajah yang memiliki dahi sempit dan rahang lebar. Perbandingan antara panjang dan lebar wajah juga berperan penting. Wajah dengan panjang wajah yang lebih dominan akan terlihat berbeda dengan wajah yang memiliki lebar yang lebih menonjol.
Mengenali bentuk wajah, entah itu oval, bulat, atau hati, sangat penting untuk menentukan gaya makeup yang tepat. Nah, berbicara soal bentuk, pernahkah kamu memperhatikan arsitektur stasiun kereta? Jika kamu berada di sekitar Lebak Bulus dan ingin mengeksplorasi lebih lanjut, cari tahu stasiun terdekatnya melalui stasiun terdekat lebak bulus ini. Kembali ke topik wajah, menentukan bentuk wajah juga membantu memilih kacamata yang sesuai, lho! Jadi, mengenali bentuk wajahmu adalah langkah awal untuk tampil maksimal.
Pemahaman akan proporsi ini membantu dalam menentukan bentuk wajah seperti oval, bulat, persegi, hati, dan sebagainya, sehingga memudahkan dalam memilih gaya yang tepat.
Mengenali ciri-ciri bentuk wajah, seperti oval, bulat, atau persegi, sangat penting untuk menentukan gaya rambut dan riasan yang tepat. Bicara soal bentuk wajah yang ideal, mungkin tak ada hubungannya dengan siapa pemain bola termahal saat ini , karena kecantikan bersifat subjektif. Namun, memiliki wajah yang proporsional tetap menjadi idaman banyak orang. Kembali ke topik awal, mengenali bentuk wajahmu membantumu tampil lebih percaya diri dan optimal.
Dengan mengetahui bentuk wajah, kamu bisa memilih gaya yang paling sesuai dan menonjolkan fitur terbaik.
Ciri-ciri Detail Bentuk Wajah
Mengenali bentuk wajahmu lebih dari sekadar tren kecantikan; ini kunci untuk memilih gaya rambut, riasan, dan aksesori yang paling menonjolkan fitur terbaikmu. Memahami detail-detail kecil pada wajah, dari garis rambut hingga bentuk rahang, akan memberikan gambaran yang lebih akurat dan personal. Perbedaan-perbedaan halus ini seringkali menentukan apakah wajahmu termasuk oval, bulat, persegi, hati, atau bentuk lainnya.
Mari kita telusuri lebih dalam ciri-ciri detail yang membedakan setiap bentuk wajah.
Bentuk Dahi, Pipi, dan Rahang
Tiga elemen kunci dalam menentukan bentuk wajah terletak pada dahi, pipi, dan rahang. Dahi yang tinggi dan lebar akan memberikan kesan yang berbeda dibandingkan dahi yang rendah dan sempit. Begitu pula dengan pipi; pipi yang penuh dan tinggi akan menciptakan siluet yang berbeda dengan pipi yang cekung. Dan tentu saja, rahang; apakah tajam, persegi, atau bulat, akan sangat mempengaruhi keseluruhan bentuk wajah.
Perhatikan juga garis rambut, apakah lurus, melengkung, atau berbentuk huruf M – detail ini turut memberikan kontribusi signifikan terhadap persepsi bentuk wajah secara keseluruhan.
- Dahi: Tinggi, lebar, rendah, sempit, garis rambut lurus, melengkung, atau berbentuk M.
- Pipi: Tinggi, penuh, cekung, rata.
- Rahang: Tajam, persegi, bulat, lebar, sempit.
Pengaruh Panjang dan Lebar Wajah
Proporsi panjang dan lebar wajah berperan krusial dalam menentukan bentuk wajah secara keseluruhan. Wajah yang panjang dan sempit cenderung terlihat berbeda dengan wajah yang lebar dan pendek. Perbandingan antara panjang dan lebar inilah yang membantu kita mengklasifikasikan bentuk wajah ke dalam kategori-kategori tertentu. Misalnya, wajah oval memiliki perbandingan panjang dan lebar yang seimbang, sementara wajah persegi cenderung memiliki lebar dan panjang yang hampir sama.
Perbedaan Garis Rahang Tegas dan Lembut
Garis rahang merupakan elemen penting dalam menentukan bentuk wajah. Garis rahang tegas, yang sering dijumpai pada bentuk wajah persegi atau hati, menunjukkan sudut yang tajam dan jelas. Sebaliknya, garis rahang yang lembut, seperti pada wajah oval atau bulat, memiliki kurva yang halus dan tidak terlalu menonjol. Perbedaan ini akan sangat mempengaruhi penampilan keseluruhan wajah dan menentukan gaya yang paling sesuai.
Bayangkan sebuah foto profil: garis rahang tegas akan menciptakan kesan yang kuat dan terstruktur, sementara garis rahang lembut memberikan kesan yang lebih feminin dan halus. Perbedaan ini terlihat jelas saat kita membandingkan foto selebriti dengan bentuk wajah yang berbeda.
Ciri-ciri Tambahan untuk Identifikasi yang Lebih Akurat
Selain bentuk dahi, pipi, dan rahang, beberapa ciri tambahan dapat membantu mengidentifikasi bentuk wajah dengan lebih akurat. Perhatikan jarak antara mata, bentuk hidung, dan ukuran dagu. Semua detail ini, ketika dipertimbangkan secara bersamaan, memberikan gambaran yang lebih komprehensif.
- Jarak antara mata: Dekat, sedang, atau jauh.
- Bentuk hidung: Runcing, mancung, pesek.
- Ukuran dagu: Kecil, sedang, besar, lancip, atau membulat.
Menggabungkan Ciri Detail untuk Menentukan Bentuk Wajah
Menentukan bentuk wajah bukanlah proses yang sederhana. Ini memerlukan pengamatan yang cermat terhadap kombinasi berbagai ciri detail. Jangan hanya fokus pada satu atau dua fitur saja. Perhatikan keseluruhan proporsi wajah, dan bagaimana setiap fitur saling berinteraksi satu sama lain. Dengan mempertimbangkan semua detail yang telah dibahas, kita dapat mengidentifikasi bentuk wajah dengan lebih akurat dan presisi.
Sebagai contoh, wajah dengan dahi lebar, pipi penuh, dan rahang bulat cenderung masuk dalam kategori wajah bulat. Sementara wajah dengan dahi sempit, pipi cekung, dan rahang tajam cenderung masuk ke dalam kategori wajah hati. Dengan memahami interaksi antara berbagai fitur wajah, kita dapat dengan mudah mengklasifikasikan bentuk wajah dengan lebih akurat.
Pengaruh Gaya Rambut dan Riasan

Bentuk wajah, seperti halnya gaya berpakaian, merupakan kanvas bagi ekspresi diri. Memilih gaya rambut dan riasan yang tepat dapat secara dramatis meningkatkan fitur wajah, menciptakan keseimbangan, dan bahkan mengubah persepsi usia. Memahami bagaimana keduanya berinteraksi dengan bentuk wajah adalah kunci untuk tampil percaya diri dan mempesona. Tak hanya soal tren, tetapi juga tentang harmoni antara potongan rambut, makeup, dan bentuk wajah unik Anda.
Gaya Rambut dan Persepsi Bentuk Wajah
Gaya rambut memiliki kekuatan untuk mengubah proporsi wajah secara visual. Potongan rambut yang tepat dapat memperhalus garis wajah yang tegas, atau sebaliknya, menambahkan dimensi pada wajah yang cenderung bulat. Rambut yang terlalu panjang atau terlalu pendek dapat mempengaruhi bagaimana orang lain melihat bentuk wajah Anda. Misalnya, rambut panjang lurus dapat membuat wajah bulat terlihat lebih panjang, sementara poni dapat mengurangi dahi yang lebar.
Contoh Gaya Rambut untuk Berbagai Bentuk Wajah
- Wajah Oval: Beruntungnya, pemilik wajah oval dapat bereksperimen dengan berbagai gaya rambut, dari rambut pendek bob hingga rambut panjang bergelombang. Kebebasan ini memungkinkan eksplorasi gaya yang lebih luas.
- Wajah Bulat: Gaya rambut berlayer panjang dengan volume di bagian atas kepala akan menciptakan ilusi wajah yang lebih panjang dan ramping. Hindari potongan rambut yang terlalu pendek dan lurus di sekitar wajah.
- Wajah Persegi: Potongan rambut berlayer dengan poni samping dapat melembutkan garis rahang yang tegas. Rambut panjang bergelombang juga pilihan yang baik untuk menyeimbangkan proporsi wajah.
- Wajah Hati: Potongan rambut berlayer dengan volume di bagian bawah wajah akan menyeimbangkan bagian dahi yang lebih lebar. Rambut dengan poni panjang juga dapat membantu.
- Wajah Panjang: Rambut dengan poni tebal dan potongan rambut bob dapat memperpendek wajah secara visual. Hindari gaya rambut yang terlalu lurus dan panjang.
Teknik Riasan untuk Meminimalkan atau Maksimalkan Ciri Wajah
Riasan adalah alat yang ampuh untuk membentuk ulang fitur wajah. Teknik shading dan highlighting dapat menciptakan ilusi dimensi dan proporsi yang diinginkan. Dengan pemahaman yang tepat, riasan dapat menyamarkan kekurangan dan menonjolkan kelebihan.
Panduan Singkat Penggunaan Riasan untuk Bentuk Wajah
| Bentuk Wajah | Teknik Riasan |
|---|---|
| Oval | Fokus pada menonjolkan fitur wajah secara keseluruhan dengan riasan natural. |
| Bulat | Aplikasikan shading pada sisi wajah untuk menciptakan ilusi wajah yang lebih tirus. |
| Persegi | Gunakan highlighter pada tulang pipi dan shading pada garis rahang untuk melembutkan garis wajah. |
| Hati | Aplikasikan shading pada bagian dahi dan highlighter pada tulang pipi untuk menyeimbangkan proporsi. |
| Panjang | Aplikasikan blush on secara horizontal pada tulang pipi untuk memperpendek wajah secara visual. |
Gaya rambut dan riasan yang tepat bukanlah tentang mengubah diri Anda, melainkan tentang menyempurnakan fitur-fitur yang sudah ada. Pilihlah gaya yang membuat Anda merasa percaya diri dan nyaman.
Bentuk Wajah dan Kepribadian: Ciri Ciri Bentuk Wajah
Pernahkah Anda memperhatikan bagaimana seseorang dengan bentuk wajah tertentu sering dikaitkan dengan kepribadian tertentu? Ini merupakan fenomena menarik yang telah ada selama berabad-abad, mengalami evolusi seiring perubahan zaman dan budaya. Namun, penting untuk memahami bahwa kaitan antara bentuk wajah dan kepribadian —seluas apapun persepsinya— lebih merupakan sebuah persepsi budaya dan sosial, bukan fakta ilmiah yang teruji.
Dari zaman Yunani kuno hingga tren kecantikan modern, bentuk wajah telah diinterpretasikan untuk mengungkapkan karakter seseorang. Seni potret dan gambar-gambar historis seringkali menggambarkan tipe wajah tertentu dengan sifat-sifat yang diasosiasikan padanya. Misalnya, wajah bulat sering dikaitkan dengan keramahan, sementara wajah persegi dengan ketegasan. Namun, interpretasi ini sangat beragam dan dipengaruhi oleh konteks budaya dan periode waktu tertentu.
Persepsi Umum tentang Bentuk Wajah dan Kepribadian
Berbagai budaya memiliki persepsi yang berbeda-beda mengenai hubungan antara bentuk wajah dan kepribadian. Beberapa persepsi umum yang berkembang di masyarakat modern meliputi: wajah oval sering diasosiasikan dengan kecerdasan dan keseimbangan; wajah bulat dengan sifat ramah dan optimis; wajah persegi dengan ketegasan dan kepercayaan diri; wajah hati dengan kreativitas dan romantisme; dan wajah panjang dengan kecenderungan analitis dan bijaksana. Namun, perlu ditekankan bahwa ini hanyalah persepsi umum, dan tidak ada bukti ilmiah yang mendukungnya secara kuat.
Evolusi Persepsi Sepanjang Sejarah dan Budaya
Pengaruh budaya dan sejarah dalam membentuk persepsi ini sangat signifikan. Pada masa lalu, interpretasi bentuk wajah seringkali terkait dengan astrologi atau teori-teori medis kuno yang kini sudah usang. Pengaruh media massa, terutama industri hiburan, juga berperan besar dalam memperkuat atau bahkan mengubah persepsi ini. Karakter fiksi dengan bentuk wajah tertentu seringkali dirancang dengan kepribadian yang konsisten, menguatkan asosiasi tertentu di benak penonton.
Subjektivitas dan Tidak Berbasis Ilmiah
Sangat penting untuk menekankan bahwa tidak ada dasar ilmiah yang kuat untuk menghubungkan bentuk wajah dengan kepribadian. Bentuk wajah ditentukan oleh faktor genetik dan perkembangan fisik, sedangkan kepribadian merupakan hasil dari interaksi kompleks antara genetika, lingkungan, dan pengalaman hidup. Menghubungkan keduanya merupakan generalisasi yang berbahaya dan tidak akurat.
Pengaruh Media Massa, Ciri ciri bentuk wajah
Media massa, baik cetak maupun digital, memiliki peran yang signifikan dalam memperkuat atau menantang persepsi ini. Iklan, film, dan acara televisi seringkali menggunakan stereotip bentuk wajah untuk menciptakan karakter tertentu. Namun, ada juga media yang mulai menentang generalisasi ini, menekankan keragaman dan individualitas di luar bentuk wajah seseorang. Hal ini menunjukkan pergeseran perlahan menuju pemahaman yang lebih nuansa tentang hubungan antara penampilan fisik dan kepribadian.
Tabel Perbandingan Persepsi dan Penafian Ilmiah
| Bentuk Wajah | Persepsi Umum Kepribadian | Penafian Ilmiah |
|---|---|---|
| Oval | Kecerdasan, keseimbangan | Tidak ada bukti ilmiah yang mendukung |
| Bulat | Ramah, optimis | Tidak ada bukti ilmiah yang mendukung |
| Persegi | Tegas, percaya diri | Tidak ada bukti ilmiah yang mendukung |
| Hati | Kreatif, romantis | Tidak ada bukti ilmiah yang mendukung |
| Panjang | Analitis, bijaksana | Tidak ada bukti ilmiah yang mendukung |