Harga di Rocket Chicken menjadi perbincangan menarik, mengingat popularitasnya yang terus meroket. Bagaimana strategi penetapan harga mereka berdampak pada profitabilitas dan daya saing di tengah gempuran kompetitor? Pertanyaan ini akan dijawab secara komprehensif, mulai dari faktor-faktor penentu harga, analisis harga per produk, hingga dampaknya terhadap persepsi konsumen. Kita akan mengupas tuntas bagaimana Rocket Chicken menentukan harga, strategi apa yang mereka terapkan, dan bagaimana hal tersebut mempengaruhi keputusan pembelian konsumen.
Dengan begitu, Anda akan mendapatkan gambaran utuh tentang dinamika harga di Rocket Chicken dan posisinya di pasar.
Penjelasan rinci tentang Rocket Chicken, jenis produk, target pasar, dan faktor-faktor yang mempengaruhi harga akan diuraikan. Analisis komparatif dengan kompetitor, strategi penetapan harga, hingga dampaknya pada kepuasan konsumen akan dibahas secara mendalam. Dengan data yang akurat dan analisis yang tajam, tulisan ini akan memberikan pemahaman yang komprehensif tentang seluk beluk harga di Rocket Chicken, memberikan wawasan berharga bagi konsumen maupun pelaku bisnis di industri serupa.
Pemahaman Umum tentang Rocket Chicken: Harga Di Rocket Chicken
Rocket Chicken, restoran cepat saji yang tengah naik daun, menawarkan pengalaman kuliner yang unik dan praktis bagi para penikmat ayam. Kehadirannya di tengah persaingan bisnis kuliner yang ketat menjadi bukti daya tariknya di kalangan konsumen modern yang menghargai kecepatan, rasa, dan harga yang kompetitif. Mari kita telusuri lebih dalam mengenai bisnis ini.
Bicara soal harga, menu di Rocket Chicken memang cukup beragam, mulai dari yang terjangkau hingga yang premium. Bayangkan saja, selisih harganya mungkin setara dengan beberapa pasang sepatu olahraga biasa. Atau bahkan, bisa jadi menyamai harga satu pasang sepatu bola termahal CR7 ! Memang, perbedaan harga tersebut mencerminkan kualitas dan bahan baku yang digunakan. Kembali ke Rocket Chicken, kita bisa melihat bagaimana strategi penetapan harga mereka berpengaruh pada daya beli konsumen dan kesuksesan bisnisnya.
Jadi, sebelum memesan, cek dulu dompet ya!
Rocket Chicken menawarkan berbagai menu andalan berupa ayam goreng dengan beragam varian rasa, mulai dari rasa original hingga rasa-rasa yang lebih unik dan sesuai dengan tren terkini. Selain ayam goreng, mereka juga menyediakan aneka menu pendamping seperti kentang goreng, nasi, dan minuman segar. Strategi diversifikasi menu ini bertujuan untuk memberikan pilihan yang lebih luas bagi pelanggan dan meningkatkan daya tarik bisnis.
Ngomongin harga, Rocket Chicken emang bikin kantong agak tipis ya, tapi tetep worth it kok! Nah, ngebayangin nggak sih, sebelum menikmati ayam gorengnya, kita mesti ngisi saldo KRL dulu? Perlu tahu nih, minimal top up kartu KRL itu berapa, cek aja di minimal top up kartu krl biar perjalanan menuju Rocket Chicken makin lancar.
Setelah perjalanan dan isi saldo KRL beres, langsung deh nikmati kelezatan ayam Rocket Chicken yang harganya memang sepadan dengan rasanya. Jadi, siapa bilang harga Rocket Chicken mahal? Semua terbayar kok dengan kenikmatan yang didapat!
Jenis Produk dan Layanan Rocket Chicken
Layanan Rocket Chicken berfokus pada penyediaan makanan cepat saji yang praktis dan lezat. Mereka menawarkan berbagai pilihan paket hemat yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran konsumen. Selain itu, Rocket Chicken juga menyediakan layanan pesan antar melalui aplikasi online dan platform digital lainnya, sehingga memudahkan pelanggan untuk menikmati menu favorit mereka di rumah. Inovasi dalam layanan ini menjadi kunci kesuksesan Rocket Chicken dalam menarik pelanggan dari berbagai kalangan.
Bicara soal harga, menu di Rocket Chicken memang cukup variatif, mulai dari yang terjangkau hingga yang premium. Nah, perlu diketahui, pertumbuhan ekonomi yang pesat juga berdampak pada industri lain, termasuk industri kecantikan yang tengah booming di Indonesia, seperti yang diulas dalam artikel ini: pertumbuhan industri kecantikan di indonesia. Tren ini pun turut mempengaruhi daya beli masyarakat, yang secara tidak langsung juga bisa mempengaruhi pilihan menu dan harga yang mereka pertimbangkan, termasuk ketika memutuskan untuk makan di Rocket Chicken.
Jadi, harga menu di Rocket Chicken sebenarnya juga cerminan dari dinamika ekonomi terkini.
- Ayam Goreng (berbagai varian rasa)
- Nasi
- Kentang Goreng
- Aneka minuman
- Paket hemat
- Layanan pesan antar
Target Pasar Rocket Chicken
Target pasar Rocket Chicken cukup luas, menjangkau berbagai kalangan usia dan latar belakang sosial ekonomi. Namun, secara umum, mereka menyasar generasi muda, keluarga, dan individu yang aktif dan menghargai efisiensi waktu. Strategi pemasaran yang tepat sasaran, baik secara online maupun offline, menjadi kunci untuk menjangkau segmen pasar yang dituju.
Harga menu di Rocket Chicken memang variatif, tergantung pilihan dan ukuran porsi. Namun, kesuksesan bisnis kuliner seperti Rocket Chicken tak lepas dari strategi cerdas dan kerja keras, sesuatu yang dibahas tuntas di alasan menjadi pengusaha sukses. Memahami faktor-faktor kunci keberhasilan, seperti manajemen keuangan yang baik dan inovasi produk, sangat penting untuk menetapkan harga yang kompetitif sekaligus menguntungkan.
Dengan demikian, Rocket Chicken dapat mempertahankan posisinya di tengah persaingan bisnis makanan cepat saji yang ketat, dan tetap menawarkan menu dengan harga yang menarik bagi konsumen.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Harga di Rocket Chicken
Harga produk di Rocket Chicken dipengaruhi oleh beberapa faktor penting, termasuk harga bahan baku, biaya operasional, strategi penetapan harga, dan persaingan pasar. Fluktuasi harga bahan baku seperti ayam, minyak goreng, dan bumbu-bumbu, dapat berdampak langsung pada harga jual. Sementara itu, biaya operasional seperti sewa tempat, gaji karyawan, dan utilitas juga menjadi pertimbangan utama. Kompetisi dengan restoran cepat saji lainnya juga menjadi faktor penentu dalam penetapan harga.
Perbandingan Harga Produk Rocket Chicken dengan Kompetitor
Berikut perbandingan harga beberapa produk Rocket Chicken dengan kompetitornya. Data harga ini merupakan gambaran umum dan dapat bervariasi tergantung lokasi dan promo yang berlaku. Perlu diingat bahwa kualitas produk dan layanan juga menjadi faktor penting yang perlu dipertimbangkan selain harga.
| Produk | Harga Rocket Chicken | Harga Kompetitor A | Harga Kompetitor B |
|---|---|---|---|
| Paket Ayam 1 Potong + Nasi + Minuman | Rp 25.000 | Rp 28.000 | Rp 22.000 |
| Paket Ayam 2 Potong + Nasi + Minuman | Rp 40.000 | Rp 45.000 | Rp 38.000 |
| Ayam Goreng 1 Potong | Rp 15.000 | Rp 18.000 | Rp 14.000 |
Faktor-faktor Penentu Harga

Harga makanan, khususnya di industri fast food seperti Rocket Chicken, bukanlah angka yang muncul begitu saja. Ia merupakan hasil perhitungan cermat yang mempertimbangkan berbagai faktor internal dan eksternal. Ketepatan penetapan harga sangat krusial, menentukan keberhasilan bisnis dalam meraih profitabilitas yang optimal dan mempertahankan daya saing di pasar yang kompetitif. Memahami faktor-faktor ini akan memberikan gambaran yang lebih jelas tentang bagaimana Rocket Chicken menentukan harga jual produknya.
Faktor Internal Penentu Harga
Faktor internal merupakan elemen yang berasal dari dalam operasional Rocket Chicken sendiri. Pengaruhnya langsung dan signifikan terhadap struktur biaya dan profit margin. Pengelolaan faktor internal yang efektif menjadi kunci keberhasilan perusahaan dalam mengendalikan harga dan menjaga keuntungan.
Harga menu di Rocket Chicken memang cukup kompetitif, menawarkan variasi pilihan sesuai kantong. Bicara soal harga dan promosi, kamu bisa lihat bagaimana strategi pemasaran yang efektif dengan melihat contoh iklan bahasa inggris hp untuk mendapatkan inspirasi. Dari sana, kita bisa belajar bagaimana menarik perhatian konsumen, sehingga strategi penetapan harga di Rocket Chicken pun bisa lebih dioptimalkan.
Kesimpulannya, harga yang ramah di kantong tetap menjadi kunci daya tarik Rocket Chicken.
- Biaya Produksi: Biaya ini meliputi harga bahan baku (daging ayam, tepung, bumbu, dan lain-lain), upah karyawan, biaya sewa tempat, utilitas (listrik, air, gas), dan biaya operasional lainnya. Kenaikan biaya produksi akan berdampak langsung pada harga jual.
- Margin Keuntungan: Persentase keuntungan yang diinginkan Rocket Chicken dari setiap penjualan. Margin ini harus cukup besar untuk menutup biaya operasional, membayar pajak, dan menghasilkan laba yang memuaskan bagi perusahaan. Semakin tinggi margin yang diinginkan, semakin tinggi pula harga jual produk.
- Efisiensi Operasional: Semakin efisien operasional Rocket Chicken, semakin rendah biaya produksi, dan semakin besar ruang gerak dalam menetapkan harga yang kompetitif. Inovasi teknologi dan manajemen yang baik dapat meningkatkan efisiensi.
Faktor Eksternal Penentu Harga
Di luar kendali internal, terdapat faktor eksternal yang turut memengaruhi harga jual Rocket Chicken. Faktor ini bersifat dinamis dan perlu diantisipasi dengan strategi yang tepat agar perusahaan tetap mampu bersaing dan menjaga profitabilitas.
- Kondisi Ekonomi: Inflasi, daya beli masyarakat, dan tingkat pendapatan per kapita akan berpengaruh terhadap permintaan dan kemampuan konsumen untuk membeli produk Rocket Chicken. Kondisi ekonomi yang membaik umumnya akan meningkatkan daya beli, sementara kondisi ekonomi yang buruk dapat menurunkan permintaan.
- Persaingan Pasar: Keberadaan kompetitor seperti restoran cepat saji lain dan harga produk mereka menjadi acuan penting. Rocket Chicken perlu menentukan strategi penetapan harga yang kompetitif agar tetap menarik pelanggan. Analisis kompetitor yang tepat sangat diperlukan.
- Tren Konsumen: Perubahan selera dan preferensi konsumen terhadap jenis makanan, rasa, dan kemasan juga perlu diperhatikan. Rocket Chicken perlu beradaptasi dengan tren ini agar produknya tetap relevan dan diminati.
Tabel Pengaruh Faktor terhadap Harga
Berikut tabel yang merangkum pengaruh faktor internal dan eksternal terhadap harga jual Rocket Chicken. Perlu diingat bahwa pengaruh ini bersifat dinamis dan bisa berubah sesuai kondisi pasar.
| Faktor | Jenis Faktor | Pengaruh Positif | Pengaruh Negatif |
|---|---|---|---|
| Biaya Produksi | Internal | Meningkatkan efisiensi produksi dapat menekan biaya dan memungkinkan harga jual lebih rendah. | Kenaikan harga bahan baku akan memaksa kenaikan harga jual. |
| Margin Keuntungan | Internal | Meningkatkan margin memungkinkan profit lebih tinggi. | Margin terlalu tinggi dapat mengurangi daya saing harga. |
| Kondisi Ekonomi | Eksternal | Peningkatan daya beli masyarakat dapat mendukung kenaikan harga jual. | Resesi ekonomi dapat menurunkan permintaan dan memaksa penurunan harga jual. |
| Persaingan Pasar | Eksternal | Strategi harga kompetitif dapat menarik pelanggan. | Persaingan ketat dapat menekan harga jual. |
Pengaruh Fluktuasi Harga Bahan Baku
Fluktuasi harga bahan baku, terutama daging ayam, memiliki dampak yang sangat signifikan terhadap harga jual Rocket Chicken. Jika harga ayam naik, maka biaya produksi akan meningkat, yang pada akhirnya akan mendorong kenaikan harga jual. Sebaliknya, penurunan harga ayam akan memberikan ruang bagi Rocket Chicken untuk menurunkan harga jual atau meningkatkan margin keuntungan.
Dampak Strategi Penetapan Harga terhadap Profitabilitas
Strategi penetapan harga yang tepat sangat krusial bagi profitabilitas Rocket Chicken. Strategi value pricing, misalnya, dapat meningkatkan volume penjualan meskipun dengan margin yang lebih rendah, sementara strategi premium pricing menargetkan segmen pasar yang bersedia membayar lebih untuk kualitas dan pengalaman yang lebih baik. Pilihan strategi akan bergantung pada analisis pasar, posisi kompetitif, dan tujuan bisnis Rocket Chicken.
Analisis Harga Berdasarkan Produk Rocket Chicken
Rocket Chicken, dengan popularitasnya yang terus menanjak, menawarkan beragam menu ayam goreng dengan harga yang bervariasi. Memahami struktur harga mereka penting bagi konsumen untuk membuat pilihan yang tepat, dan bagi Rocket Chicken sendiri untuk mempertahankan daya saing di tengah persaingan bisnis kuliner yang ketat. Analisis ini akan mengupas tuntas harga produk unggulan Rocket Chicken, membandingkannya dengan kompetitor, dan menelusuri tren harganya dalam beberapa bulan terakhir.
Harga Produk Unggulan Rocket Chicken
Rocket Chicken menawarkan beberapa paket dan menu unggulan. Sebagai contoh, paket hemat mungkin berisi beberapa potong ayam, nasi, dan minuman dengan harga yang lebih terjangkau. Sementara itu, paket premium menawarkan porsi yang lebih besar, pilihan ayam yang lebih beragam (misalnya, ayam crispy, ayam bakar, atau ayam geprek), serta tambahan seperti kentang goreng dan saus pilihan. Harga paket hemat bisa berkisar antara Rp 25.000 hingga Rp 40.000, sedangkan paket premium dapat mencapai Rp 70.000 hingga Rp 100.000 atau lebih, tergantung ukuran dan variasi menu.
Menu ala carte, seperti ayam crispy per potong, juga tersedia dengan harga yang lebih fleksibel.
Perbandingan Harga dengan Kompetitor
Membandingkan harga Rocket Chicken dengan kompetitor seperti KFC, McDonald’s, atau restoran ayam goreng lokal lainnya membutuhkan analisis yang lebih detail. Meskipun harga per potong ayam atau paket mungkin tampak serupa, kualitas dan fitur yang ditawarkan bisa berbeda. Rocket Chicken, misalnya, mungkin menekankan pada penggunaan bahan-bahan segar dan bumbu rempah pilihan yang memberikan rasa unik, yang membenarkan harga yang sedikit lebih tinggi dibandingkan kompetitor yang mungkin mengutamakan efisiensi skala produksi.
Analisis mendalam perlu mempertimbangkan faktor seperti ukuran porsi, kualitas bahan baku, dan layanan yang diberikan untuk menentukan nilai sebenarnya dari setiap pilihan.
Tren Harga Produk Rocket Chicken (6 Bulan Terakhir)
Secara umum, tren harga Rocket Chicken dalam enam bulan terakhir menunjukkan kecenderungan kenaikan yang relatif kecil. Kenaikan ini kemungkinan besar dipengaruhi oleh faktor inflasi dan fluktuasi harga bahan baku. Namun, Rocket Chicken mungkin juga menerapkan strategi harga dinamis, menyesuaikan harga berdasarkan permintaan dan musim. Misalnya, pada periode tertentu, harga paket promo mungkin diturunkan untuk menarik lebih banyak pelanggan, sementara harga menu reguler tetap stabil.
Data penjualan dan riset pasar yang lebih detail diperlukan untuk menganalisis tren ini secara lebih komprehensif.
Faktor-faktor yang paling berpengaruh terhadap harga produk unggulan Rocket Chicken adalah biaya bahan baku (ayam, tepung, bumbu), biaya operasional (sewa tempat, gaji karyawan, utilitas), dan strategi penetapan harga yang disesuaikan dengan kondisi pasar dan persaingan. Fluktuasi harga bahan baku merupakan faktor yang paling tidak terduga dan berdampak signifikan terhadap harga jual.
Ilustrasi Perbedaan Harga dan Nilai
Bayangkan dua pelanggan. Pelanggan A memilih paket hemat dengan harga terjangkau, puas dengan porsi yang cukup dan rasa yang lezat. Sementara itu, pelanggan B memilih paket premium, menikmati porsi yang lebih besar, pilihan ayam yang lebih beragam, dan tambahan seperti kentang goreng dan saus. Perbedaan harga mencerminkan perbedaan dalam kualitas dan kuantitas yang ditawarkan. Paket hemat memberikan nilai yang baik bagi konsumen yang menginginkan makanan yang terjangkau dan mengenyangkan, sementara paket premium menawarkan pengalaman kuliner yang lebih mewah dan memuaskan.
Strategi Harga Rocket Chicken

Rocket Chicken, sebagai pemain baru di industri kuliner cepat saji, perlu strategi penetapan harga yang tepat untuk merebut hati konsumen dan mencapai profitabilitas. Penetapan harga yang tepat bukan sekadar soal angka, melainkan perhitungan cermat antara biaya produksi, daya beli konsumen, dan persaingan pasar. Strategi yang dipilih akan menentukan keberhasilan Rocket Chicken dalam jangka panjang. Berikut analisis mendalam strategi harga Rocket Chicken.
Penetapan Harga Kompetitif Rocket Chicken
Rocket Chicken tampaknya mengadopsi strategi harga kompetitif, menawarkan harga yang sebanding atau sedikit lebih rendah dibandingkan kompetitornya di segmen yang sama. Hal ini bertujuan untuk menarik konsumen yang sensitif terhadap harga, khususnya kalangan mahasiswa dan pekerja muda. Dengan harga yang terjangkau, Rocket Chicken dapat meningkatkan volume penjualan dan membangun basis pelanggan yang luas. Contohnya, harga paket ayam goreng Rocket Chicken mungkin sedikit lebih murah daripada kompetitornya, namun tetap menawarkan kualitas dan rasa yang kompetitif.
Penerapan Strategi Harga pada Produk Rocket Chicken
Strategi harga kompetitif diterapkan Rocket Chicken secara menyeluruh pada berbagai produknya. Misalnya, harga menu ayam goreng standar diatur agar bersaing dengan harga kompetitor utama di lokasi yang sama. Sementara itu, untuk menu premium, seperti ayam goreng dengan tambahan saus spesial atau paket hemat, Rocket Chicken mungkin menerapkan sedikit markup harga, namun tetap mempertimbangkan daya beli konsumen dan harga kompetitor.
Skenario Alternatif Strategi Harga dan Dampaknya
Sebagai skenario alternatif, Rocket Chicken bisa mempertimbangkan strategi harga premium. Dengan strategi ini, Rocket Chicken akan menawarkan produk dengan kualitas dan layanan yang lebih tinggi, dibandingkan kompetitor, dan menetapkan harga yang lebih mahal. Strategi ini berisiko, karena dapat mengurangi jumlah pembeli, tetapi berpotensi menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi per unit. Strategi penetrasi pasar, yaitu menawarkan harga rendah di awal untuk menarik pelanggan, juga bisa dipertimbangkan, namun memerlukan perencanaan matang agar tetap menguntungkan di masa mendatang.
Perbandingan Efektivitas Berbagai Strategi Harga
| Strategi Harga | Penjualan | Keuntungan | Risiko |
|---|---|---|---|
| Harga Kompetitif | Tinggi | Sedang | Marjin keuntungan rendah |
| Harga Premium | Rendah | Tinggi | Resiko penjualan rendah |
| Harga Penetrasi Pasar | Sangat Tinggi (awal), menurun (kemudian) | Rendah (awal), meningkat (kemudian) | Kehilangan profitabilitas awal, perlu manajemen biaya ketat |
Optimalisasi Strategi Harga untuk Meningkatkan Daya Saing
Untuk mengoptimalkan strategi harga, Rocket Chicken perlu melakukan analisis pasar secara berkala, memantau harga kompetitor, dan memperhatikan tren konsumsi. Selain itu, Rocket Chicken perlu mengelola biaya produksi secara efisien untuk menjaga marjin keuntungan, serta mempertimbangkan program promosi dan diskon untuk meningkatkan daya tarik produknya. Integrasi teknologi dalam sistem manajemen inventaris dan penjualan juga penting untuk memastikan efisiensi operasional dan pengambilan keputusan yang tepat.
Dampak Harga terhadap Konsumen
Harga, faktor krusial dalam persaingan bisnis kuliner seperti Rocket Chicken, tak hanya sekadar angka di menu. Ia adalah cerminan kualitas, strategi pemasaran, dan pengalaman konsumen. Bagaimana persepsi konsumen terhadap harga Rocket Chicken, bagaimana harga memengaruhi keputusan beli mereka, dan segmen mana yang paling sensitif terhadap perubahan harga? Mari kita telusuri dampaknya secara mendalam.
Persepsi Konsumen terhadap Harga Rocket Chicken
Persepsi konsumen terhadap harga Rocket Chicken dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk kualitas bahan baku, rasa makanan, pelayanan, dan lokasi restoran. Konsumen yang menganggap Rocket Chicken menawarkan nilai yang sepadan dengan harganya cenderung lebih loyal. Sebaliknya, harga yang dianggap terlalu tinggi dapat membuat konsumen beralih ke kompetitor, terutama jika terdapat alternatif dengan harga dan kualitas yang setara. Keberhasilan Rocket Chicken dalam mengelola persepsi harga ini sangat penting untuk keberlanjutan bisnisnya.
Strategi pemasaran yang tepat, misalnya dengan menekankan kualitas premium atau promosi khusus, dapat membantu membentuk persepsi positif terhadap harga.
Pengaruh Harga terhadap Keputusan Pembelian
Harga secara langsung memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Konsumen cenderung mempertimbangkan harga relatif terhadap manfaat yang diperoleh. Jika harga Rocket Chicken dianggap terlalu mahal dibandingkan dengan kompetitor yang menawarkan produk serupa, konsumen mungkin akan memilih alternatif yang lebih terjangkau. Sebaliknya, jika harga dianggap wajar atau bahkan murah, konsumen lebih mungkin untuk membeli produk Rocket Chicken. Selain harga, faktor-faktor lain seperti rasa, kenyamanan, dan lokasi juga berperan dalam keputusan pembelian, namun harga tetap menjadi pertimbangan utama bagi sebagian besar konsumen.
Segmen Pasar yang Sensitif terhadap Perubahan Harga
Segmen pasar yang paling sensitif terhadap perubahan harga Rocket Chicken umumnya adalah konsumen dengan daya beli menengah ke bawah. Kelompok ini cenderung lebih memperhatikan harga dan akan lebih mudah beralih ke kompetitor jika harga Rocket Chicken naik. Sebaliknya, konsumen dengan daya beli tinggi mungkin kurang sensitif terhadap perubahan harga, selama kualitas dan pelayanan tetap terjaga. Memahami perbedaan sensitivitas harga di antara segmen pasar sangat penting bagi Rocket Chicken dalam menentukan strategi penetapan harga yang efektif.
Harga yang tepat adalah kunci keberhasilan. Harga terlalu tinggi dapat mengusir pelanggan, sementara harga terlalu rendah dapat mengurangi profitabilitas. Menemukan titik keseimbangan antara harga dan nilai adalah tantangan yang harus dihadapi oleh Rocket Chicken.
Respon Konsumen terhadap Berbagai Tingkatan Harga, Harga di rocket chicken
Tabel berikut menggambarkan respon konsumen terhadap berbagai tingkatan harga produk Rocket Chicken. Data ini bersifat hipotetis dan bertujuan untuk ilustrasi.
| Tingkat Harga | Respon Positif | Respon Negatif | Jumlah Pembeli |
|---|---|---|---|
| Rp 25.000 – Rp 30.000 | “Harga terjangkau dan rasanya enak!” | “Porsi sedikit kurang banyak.” | 1500 |
| Rp 30.000 – Rp 35.000 | “Rasanya masih enak, harga masih wajar.” | “Mulai terasa mahal untuk ukuran porsi.” | 1200 |
| Rp 35.000 – Rp 40.000 | “Kualitas bahan baku terjaga, rasanya tetap enak.” | “Harga sudah cukup tinggi, perlu pertimbangan.” | 800 |
| > Rp 40.000 | “Makanan berkualitas tinggi, layak dengan harga.” | “Terlalu mahal, lebih baik cari alternatif lain.” | 300 |