Mobil sedan Toyota lawas, lebih dari sekadar kendaraan, adalah kapsul waktu yang menyimpan kenangan dan sejarah otomotif Indonesia. Bayangkan mobil-mobil elegan ini melaju di jalanan, mencerminkan kejayaan masa lalu, dari desain klasik yang memikat hingga teknologi mesin yang sederhana namun handal. Mobil-mobil ini bukan hanya alat transportasi, tetapi juga simbol status sosial, bagian dari budaya populer, dan saksi bisu perjalanan panjang industri otomotif Tanah Air.
Dari Toyota Corona yang legendaris hingga model-model lain yang tak kalah ikonik, kisah di balik setiap lekukan bodinya menawarkan pesona yang tak lekang oleh waktu, sebuah warisan yang patut dihargai dan dipelajari. Lebih dari sekadar mesin dan roda, mobil sedan Toyota lawas adalah representasi ketahanan, sejarah, dan perkembangan Indonesia itu sendiri.
Evolusi desainnya yang signifikan dari generasi ke generasi menjadi cerminan perkembangan teknologi dan selera pasar. Perbedaan teknologi mesin, fitur standar dan opsional, hingga keandalannya yang teruji waktu, semuanya memberikan gambaran yang komprehensif tentang sejarah otomotif. Pengaruhnya terhadap budaya populer Indonesia pun tak bisa dipandang sebelah mata, dari film hingga lagu, mobil-mobil ini seringkali menjadi bagian tak terpisahkan dari latar cerita.
Memahami mobil sedan Toyota lawas berarti memahami sebagian dari sejarah Indonesia.
Sejarah Mobil Sedan Toyota Lawas

Mobil sedan Toyota lawas bukan sekadar alat transportasi, melainkan kapsul waktu yang menyimpan jejak evolusi otomotif Jepang dan pengaruhnya terhadap budaya pop global. Dari desain yang sederhana hingga fitur-fitur canggih, mobil-mobil ini telah menorehkan sejarah panjang dan menarik perhatian berbagai generasi. Perjalanan panjang Toyota dalam memproduksi sedan mencerminkan perkembangan teknologi dan perubahan selera pasar otomotif dunia.
Mari kita telusuri evolusi desain, model ikonik, dan warisan budaya dari sedan Toyota lawas ini.
Evolusi Desain Mobil Sedan Toyota Lawas
Desain sedan Toyota mengalami transformasi signifikan dari generasi ke generasi. Generasi awal, seperti Toyota Corona generasi pertama, menampilkan desain yang simpel dan fungsional, mencerminkan prioritas pada keandalan dan efisiensi. Seiring berjalannya waktu, desainnya berevolusi menjadi lebih modern dan aerodinamis, dengan penambahan fitur-fitur estetika yang menarik. Transisi ini mencerminkan perkembangan teknologi desain dan material, serta perubahan tren di industri otomotif global.
Mobil sedan Toyota lawas, meski terkesan klasik, memiliki daya tarik tersendiri. Namun, memiliki mobil ini tak hanya soal keindahan; perawatannya juga butuh perhitungan matang, termasuk biaya operasional. Untuk memahami lebih detail tentang pengelolaan biaya, simaklah contoh soal biaya total yang bisa membantu Anda menghitung pengeluaran, mulai dari perbaikan mesin hingga penggantian suku cadang.
Dengan perencanaan yang baik, memiliki sedan Toyota lawas tetap bisa dinikmati tanpa membebani keuangan. Jadi, hitung dulu biaya totalnya sebelum jatuh cinta!
Perubahan yang paling terlihat adalah pada bentuk bodi, gril depan, dan lampu, yang menyesuaikan diri dengan cita rasa jamannya. Dari bentuk kotak yang kaku hingga bentuk yang lebih melengkung dan dinamis, perubahan ini menunjukkan komitmen Toyota untuk terus berinovasi.
Mobil sedan Toyota lawas, dengan segala keanggunannya yang klasik, seringkali mengingatkan kita pada perjalanan jauh. Bayangkan, perjalanan panjang mungkin akan lebih nyaman menggunakan armada dari perusahaan bus terbesar di Indonesia , yang menawarkan fasilitas modern. Namun, memiliki sedan Toyota lawas sendiri tetap memberikan sensasi dan kenangan tersendiri, sebuah perjalanan nostalgia yang tak tergantikan.
Kemewahan sederhana mobil ini, berbanding terbalik dengan efisiensi dan kapasitas angkut bus modern. Perjalanan, mau menggunakan mobil lawas atau bus mewah, pada akhirnya tetaplah tentang tujuan dan kenangan.
Model Sedan Toyota Lawas yang Ikonik
Beberapa model sedan Toyota lawas memiliki tempat khusus dalam sejarah otomotif. Toyota Corona, misalnya, menjadi simbol keandalan dan daya tahan. Popularitasnya yang luas membuatnya sangat dikenal dan dikenang. Selain Corona, model-model lain seperti Toyota Cressida dan Toyota Corolla juga meninggalkan jejak yang signifikan.
Kepopuleran mereka tidak hanya berkat kualitasnya yang terjamin, namun juga karena desainnya yang memiliki daya tarik tersendiri di masanya. Model-model ini merepresentasikan era tertentu dan sering dikaitkan dengan kenangan dan pengalaman generasi tertentu. Faktor lain yang mempengaruhi kepopuleran model-model ini adalah ketersediaan suku cadang dan kemudahan perawatannya.
Perbandingan Spesifikasi Teknis Beberapa Model Sedan Toyota Lawas
| Model | Tahun Produksi | Mesin | Fitur Unggulan |
|---|---|---|---|
| Toyota Corona Mark II | 1970-an | 4 silinder, 1.6L | Sistem pendingin udara, transmisi manual |
| Toyota Corolla KE70 | 1980-an | 4 silinder, 1.3L | Desain yang lebih modern, efisiensi bahan bakar yang baik |
| Toyota Cressida MX63 | 1980-an | 6 silinder, 2.8L | Performa yang lebih bertenaga, interior yang mewah |
Interior Mobil Sedan Toyota Corona Tahun 1970-an
Bayangkan interior Toyota Corona tahun 1970-an. Warna-warna dominan adalah nuansa cokelat dan krem, menciptakan suasana yang klasik dan hangat. Bahan jok umumnya terbuat dari vinil bertekstur, memberikan kesan yang kuat dan tahan lama. Dashboard terlihat sederhana namun fungsional, dengan instrumen yang teratur dan mudah dibaca.
Kenop-kenop pengatur AC dan radio terlihat kokoh dan berkualitas, menunjukkan keahlian teknik pada jamannya. Desain interior yang minimalis ini menonjolkan kesan elegan dan fungsional, sesuai dengan karakter mobil pada jamannya. Detail-detail kecil, seperti bahan karpet dan panel pintu, juga menunjukkan perhatian terhadap kualitas dan ketahanan.
Pengaruh Budaya Populer terhadap Popularitas Sedan Toyota Lawas
Popularitas beberapa model sedan Toyota lawas juga dipengaruhi oleh budaya populer. Penampilan mobil-mobil ini dalam film, sinetron, atau iklan dapat meningkatkan citra dan kesadaran masyarakat. Penggunaan mobil-mobil ini sebagai ikon status sosial atau lambang keberhasilan juga berkontribusi pada peningkatan popularitasnya.
Mobil sedan Toyota lawas, dengan pesonanya yang tak lekang oleh waktu, kini jadi incaran para kolektor. Memiliki satu unit saja tentu membanggakan, apalagi jika bisa menjualnya secara online dengan keuntungan maksimal. Nah, untuk itu, Anda perlu tahu bagaimana membangun platform penjualan online yang mumpuni. Pelajari seluk-beluknya dengan membaca panduan lengkap tentang cara membuat website seperti Lazada , agar bisnis jual beli mobil sedan Toyota lawas Anda makin moncer.
Dengan website yang profesional, Anda bisa menjangkau lebih banyak calon pembeli dan memaksimalkan potensi penjualan mobil klasik kesayangan Anda. Jadi, tunggu apa lagi? Bangun impian bisnis Anda sekarang juga!
Kehadiran mobil-mobil ini dalam berbagai media menciptakan ikatan emosional antara mobil dan masyarakat, membuatnya lebih dari sekedar alat transportasi. Dengan demikian, budaya populer berperan penting dalam memperkuat legasi dan warisan sedan Toyota lawas.
Mobil sedan Toyota lawas, meski terkesan klasik, menyimpan potensi bisnis tersendiri, misalnya sebagai barang koleksi atau restorasi. Namun, berbisnis di sektor ini penuh risiko, seperti fluktuasi harga spare part dan minimnya permintaan. Nah, untuk meminimalisir kerugian, penting memahami strategi cara mengatasi resiko usaha yang tepat. Dengan perencanaan matang dan pengelolaan risiko yang baik, bisnis mobil sedan Toyota lawas pun bisa mendatangkan keuntungan yang signifikan, menjadikan investasi Anda berbuah manis.
Kejelian dalam melihat peluang dan antisipasi terhadap potensi masalah adalah kunci suksesnya.
Karakteristik Mobil Sedan Toyota Lawas
Sedan Toyota lawas, bukan sekadar kendaraan, melainkan kapsul waktu yang menyimpan sejarah otomotif Indonesia. Dari desainnya yang ikonik hingga teknologi mesin yang khas, mobil-mobil ini menawarkan perspektif unik tentang evolusi industri otomotif dan preferensi konsumen di masanya. Lebih dari sekadar alat transportasi, mereka juga menjadi bagian dari kenangan dan warisan keluarga bagi banyak orang. Mari kita telusuri lebih dalam karakteristik yang membedakan sedan Toyota lawas dari berbagai era.
Desain Eksterior Sedan Toyota Lawas, Mobil sedan toyota lawas
Sedan Toyota lawas menampilkan ciri khas desain yang mencerminkan tren otomotif pada masanya. Misalnya, Toyota Corona generasi awal (tahun 1960-an hingga 1970-an) menunjukkan garis-garis bodi yang tegas dan sederhana, mencerminkan estetika minimalis yang populer kala itu. Berbeda dengan Toyota Camry generasi pertama (tahun 1980-an), yang mulai mengadopsi bentuk yang lebih aerodinamis dan modern. Perubahan desain eksterior ini menunjukkan bagaimana Toyota beradaptasi dengan perubahan selera konsumen dan teknologi manufaktur.
Mobil sedan Toyota lawas, dengan desainnya yang klasik, seringkali menyimpan kenangan tersendiri bagi pemiliknya. Bayangkan sensasi berkendara di dalamnya, seakan terhubung dengan masa lalu. Namun, teknologi terus berkembang pesat, dan kini kita bisa merasakan pengalaman imersif yang jauh lebih modern, misalnya melalui teknologi VR yang dikembangkan oleh berbagai perusahaan VR di Indonesia.
Kembali ke sedan Toyota lawas, meski tak menawarkan pengalaman virtual, pesona mobil ini tetap tak lekang oleh waktu, menawarkan nilai nostalgia yang tak tergantikan.
Perbedaan yang mencolok terlihat pada penggunaan lampu depan, dari model bulat yang klasik hingga bentuk kotak atau persegi panjang yang lebih modern. Bahkan pada detail seperti grill depan, kita bisa melihat evolusi desain yang mencerminkan perubahan filosofi desain Toyota dari waktu ke waktu. Kita dapat membayangkan betapa setiap model mencerminkan jiwa dan semangat zamannya.
Teknologi Mesin Sedan Toyota Lawas
Perkembangan teknologi mesin pada sedan Toyota lawas juga patut diperhatikan. Generasi awal seringkali menggunakan mesin karburator dengan kapasitas mesin yang relatif kecil, misalnya 1.6 liter atau 1.8 liter. Mesin-mesin ini dikenal dengan keandalannya, meskipun konsumsi bahan bakarnya mungkin kurang efisien dibandingkan dengan standar saat ini. Perkembangan selanjutnya, khususnya pada tahun 1990-an, menunjukkan peralihan ke sistem injeksi bahan bakar (EFI) yang meningkatkan efisiensi dan performa mesin.
Kapasitas mesin juga meningkat, dengan pilihan mesin 2.0 liter atau bahkan lebih besar pada beberapa model. Perbedaan teknologi ini tidak hanya mempengaruhi performa, tapi juga perawatan dan biaya operasional.
Fitur Standar dan Opsional Sedan Toyota Lawas
Fitur-fitur yang ditawarkan sedan Toyota lawas bervariasi tergantung pada model dan tahun produksi. Fitur standar pada umumnya meliputi sistem pendingin udara (AC), power window, dan power steering. Beberapa model mungkin juga dilengkapi dengan fitur opsional seperti central lock, radio tape, dan electric mirror. Namun, jangan berharap menemukan fitur-fitur canggih seperti sistem navigasi, kamera parkir, atau fitur keselamatan aktif seperti ABS dan airbag yang umum ditemukan pada mobil modern.
Perbedaan fitur ini mencerminkan teknologi yang tersedia pada masanya dan segmentasi pasar yang berbeda.
| Fitur | Standar | Opsional |
|---|---|---|
| AC | Ya (umumnya) | – |
| Power Window | Ya (umumnya) | – |
| Power Steering | Ya (umumnya) | – |
| Central Lock | Tidak (umumnya) | Ya |
| Radio Tape | Tidak (umumnya) | Ya |
Keandalan dan Perawatan Sedan Toyota Lawas vs. Mobil Modern
Sedan Toyota lawas dikenal dengan keandalannya yang legendaris. Meskipun teknologi mesin dan fitur-fiturnya lebih sederhana, mobil-mobil ini umumnya memiliki konstruksi yang kokoh dan komponen yang tahan lama. Namun, perawatannya memerlukan keahlian dan akses ke suku cadang yang mungkin lebih sulit ditemukan dibandingkan dengan mobil modern. Biaya perawatan juga dapat lebih tinggi karena ketersediaan suku cadang yang semakin terbatas.
Dibandingkan dengan mobil modern yang dirancang dengan teknologi canggih untuk efisiensi dan keselamatan, perawatan sedan Toyota lawas membutuhkan pengetahuan mekanik yang lebih mendalam.
Nilai Historis dan Harga Jual Sedan Toyota Lawas
Nilai historis memainkan peran penting dalam menentukan harga jual sedan Toyota lawas di pasar saat ini. Mobil-mobil yang terawat dengan baik dan dalam kondisi original dapat memiliki nilai jual yang tinggi, khususnya bagi kolektor mobil klasik. Kondisi mobil, kelengkapan dokumen, dan sejarah perawatan akan sangat mempengaruhi harga jual. Misalnya, Toyota Corolla DX tahun 1980-an yang masih dalam kondisi prima dan memiliki kelengkapan dokumen yang lengkap dapat memiliki harga jual yang jauh lebih tinggi daripada mobil yang kondisi mesinnya rusak atau dokumennya tidak lengkap.
Nilai sentimental dan kelangkaan juga berperan dalam menentukan harga jual.
Pengaruh Mobil Sedan Toyota Lawas terhadap Budaya

Mobil sedan Toyota lawas, seperti Corolla DX, Corona, atau Camry generasi pertama, bukan sekadar alat transportasi. Lebih dari itu, mereka adalah saksi bisu perjalanan perkembangan otomotif Indonesia dan sekaligus simbol status sosial di masanya. Kehadirannya telah membentuk lanskap budaya, meninggalkan jejak yang tak terhapuskan dalam ingatan kolektif masyarakat. Dari gengsi kepemilikannya hingga komunitas yang terbentuk, mobil-mobil ini menyimpan cerita yang menarik untuk diulas.
Peran Mobil Sedan Toyota Lawas dalam Perkembangan Otomotif Indonesia
Sedan Toyota lawas berperan signifikan dalam perkembangan industri otomotif Indonesia. Pada era kejayaannya, mobil-mobil ini menjadi pionir mobil modern yang terjangkau dan handal, membuka akses mobilitas bagi lebih banyak kalangan. Kehadirannya secara tidak langsung mendorong pertumbuhan bengkel-bengkel reparasi dan industri suku cadang, menciptakan lapangan kerja dan menumbuhkan ekonomi lokal. Model-model ikonik seperti Toyota Corolla bahkan menjadi inspirasi bagi desain mobil-mobil Indonesia di masa mendatang.
Ketahanan dan daya tahannya yang legendaris juga membuat mobil-mobil ini tetap relevan hingga kini, menjadi bukti kualitas manufaktur yang tinggi.
Komunitas dan Klub Penggemar Mobil Sedan Toyota Lawas di Indonesia
Semangat pelestarian dan kecintaan terhadap mobil-mobil klasik ini telah melahirkan berbagai komunitas dan klub penggemar di seluruh Indonesia. Mereka tak hanya sekadar mengumpulkan mobil-mobil lawas, tetapi juga membangun ikatan persaudaraan yang kuat. Pertemuan rutin, kontes modifikasi, hingga kegiatan sosial kerap menjadi agenda komunitas-komunitas ini. Contohnya adalah Toyota Corolla Club Indonesia, yang aktif dalam menjaga dan melestarikan warisan otomotif Tanah Air.
Komunitas-komunitas ini juga menjadi wadah bagi para penggemar untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan suku cadang, sehingga mobil-mobil lawas ini dapat terus terawat dan dinikmati.
Dampak Sosial Ekonomi Kepemilikan Mobil Sedan Toyota Lawas
Kepemilikan mobil sedan Toyota lawas memiliki dampak sosial ekonomi yang beragam. Bagi sebagian orang, mobil ini merupakan investasi yang berharga, nilainya bahkan bisa meningkat seiring berjalannya waktu, terutama untuk model-model langka atau dalam kondisi prima. Di sisi lain, perawatan mobil lawas membutuhkan biaya yang tak sedikit, mulai dari perbaikan mesin hingga penggantian suku cadang. Namun, bagi para penggemarnya, biaya tersebut merupakan investasi untuk menjaga warisan otomotif dan menyalurkan hobi.
Beberapa pemilik bahkan menjadikan mobil lawas mereka sebagai sumber penghasilan tambahan, misalnya dengan menyewakannya untuk acara-acara tertentu atau kegiatan fotografi.
- Meningkatnya nilai jual mobil tertentu di pasar otomotif klasik.
- Terciptanya lapangan kerja di sektor perawatan dan restorasi mobil klasik.
- Kontribusi terhadap sektor pariwisata melalui kegiatan gathering dan event otomotif.
Cerita dan Anekdot Menarik Seputar Mobil Sedan Toyota Lawas
Banyak cerita menarik yang beredar seputar mobil sedan Toyota lawas dan pemiliknya. Ada yang mewarisi mobil dari orang tua, ada pula yang rela berburu mobil impian hingga ke pelosok negeri. Kisah-kisah restorasi mobil yang memakan waktu bertahun-tahun, penuh tantangan dan pengorbanan, juga menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah mobil-mobil ini. Setiap mobil menyimpan kenangan dan perjalanan hidup pemiliknya, menjadi lebih dari sekadar mesin dan logam.
Bayangkan, sebuah Corolla DX tahun 1980-an yang masih beroperasi hingga kini, mengantar generasi pemiliknya, dari masa muda hingga rambut memutih. Mobil tersebut menjadi saksi bisu perjalanan keluarga, mengalami berbagai peristiwa penting, dan menjadi simbol ketahanan dan kesetiaan. Cerita-cerita seperti ini yang menjadikan mobil sedan Toyota lawas lebih dari sekadar barang antik.
“Mobil sedan Toyota lawas merupakan bagian penting dari sejarah otomotif Indonesia. Ketahanannya membuktikan kualitas manufaktur dan sekaligus mencerminkan daya tahan budaya kita. Mereka bukan sekadar kendaraan, tetapi juga simbol era tertentu, merepresentasikan sebuah masa lalu yang penuh kenangan.” – Pakar Otomotif, (Nama Ahli dan Sumber diperkirakan)
Aspek Teknis Mobil Sedan Toyota Lawas
Mobil sedan Toyota lawas, meskipun tak lagi semulus dan secanggih model terbaru, menyimpan pesona tersendiri bagi para penggemar otomotif. Keahlian merawat dan memahami seluk-beluknya menjadi kunci untuk menikmati performa dan keandalan yang tetap optimal. Memiliki sedan Toyota lawas bukan hanya soal nostalgia, tapi juga tentang pemahaman teknis yang mumpuni. Berikut uraian detail mengenai aspek teknis mobil sedan Toyota lawas yang perlu Anda ketahui.
Panduan Perawatan Dasar Mobil Sedan Toyota Lawas
Perawatan rutin adalah kunci umur panjang mobil sedan Toyota lawas Anda. Bukan sekadar mencuci dan mengisi bensin, perawatan yang tepat mencakup pemeriksaan berkala terhadap komponen vital. Ketelitian dan ketepatan waktu dalam perawatan akan mencegah masalah besar di kemudian hari dan menjaga nilai jual mobil Anda.
- Periksa dan ganti oli mesin secara berkala sesuai rekomendasi pabrikan. Penggunaan oli yang tepat sangat penting untuk menjaga performa mesin dan mencegah keausan.
- Pantau dan isi cairan pendingin (coolant) secara teratur. Cairan pendingin yang kurang dapat menyebabkan mesin overheat dan kerusakan fatal.
- Periksa kondisi filter udara, filter bahan bakar, dan filter oli secara berkala. Filter yang kotor akan mengurangi efisiensi mesin dan meningkatkan konsumsi bahan bakar.
- Lakukan pemeriksaan sistem kelistrikan secara rutin, termasuk aki, alternator, dan kabel-kabel. Sistem kelistrikan yang bermasalah dapat menyebabkan berbagai kendala, mulai dari lampu mati hingga mesin mogok.
- Jangan lupa periksa kondisi rem, suspensi, dan ban secara berkala. Komponen-komponen ini sangat penting untuk keselamatan berkendara.
Masalah Umum dan Solusi Pemecahannya
Mobil sedan Toyota lawas, seperti Corolla DX atau Corona, memiliki beberapa potensi masalah umum yang sering dihadapi. Memahami masalah ini dan solusinya akan membantu Anda dalam perawatan dan perbaikan.
- Mesin Overheat: Penyebabnya bisa beragam, mulai dari kurangnya cairan pendingin, kipas radiator yang rusak, hingga masalah pada thermostat. Solusi: Periksa dan isi cairan pendingin, periksa kipas radiator dan thermostat, dan jika perlu lakukan perbaikan atau penggantian.
- Sistem Kelistrikan Bermasalah: Kabel yang aus, aki lemah, atau alternator yang rusak bisa menyebabkan masalah kelistrikan. Solusi: Periksa kondisi kabel-kabel, ganti aki jika perlu, dan periksa kondisi alternator.
- Rem Kurang Pakem: Bisa disebabkan oleh kampas rem yang aus, minyak rem yang kotor, atau kerusakan pada master rem. Solusi: Ganti kampas rem, ganti minyak rem, dan periksa kondisi master rem.
- Suspensi Bermasalah: Karet bushing yang aus atau shockbreaker yang rusak dapat menyebabkan suspensi kurang nyaman dan berisik. Solusi: Ganti karet bushing dan shockbreaker yang rusak.
Daftar Suku Cadang yang Sulit Ditemukan
Mencari suku cadang untuk mobil sedan Toyota lawas terkadang menjadi tantangan tersendiri. Beberapa komponen mungkin sudah tidak diproduksi lagi, sehingga membutuhkan usaha ekstra untuk menemukannya.
- Beberapa komponen interior seperti panel pintu atau trim dashboard tertentu.
- Sensor-sensor elektronik tertentu yang sudah tidak diproduksi lagi.
- Komponen sistem pendingin yang spesifik untuk model tertentu.
- Beberapa jenis karet dan seal yang sudah usang dan sulit ditemukan penggantinya yang persis.
Perbandingan Konsumsi Bahan Bakar
Konsumsi bahan bakar mobil sedan Toyota lawas umumnya lebih tinggi dibandingkan dengan mobil sedan modern sejenis. Hal ini disebabkan oleh teknologi mesin yang lebih tua dan kurang efisien. Sebagai gambaran, mobil sedan Toyota lawas mungkin mengonsumsi bahan bakar sekitar 1:8 km/liter di perkotaan, sementara mobil modern sejenis bisa mencapai 1:12 km/liter atau bahkan lebih baik.
Daftar Bengkel Spesialis
Menemukan bengkel spesialis yang handal untuk mobil sedan Toyota lawas sangat penting. Bengkel-bengkel ini biasanya memiliki pengalaman dan keahlian khusus dalam menangani masalah pada mobil lawas.
| Nama Bengkel | Alamat | Spesialisasi | Kontak |
|---|---|---|---|
| Bengkel ABC | Jl. Raya Utama No. 123 | Toyota Lawas | 08123456789 |
| Bengkel XYZ | Jl. Setia Budi No. 456 | Toyota Corolla | 08198765432 |
| Bengkel 123 | Jl. Merdeka No. 789 | Toyota Corona | 08576543210 |
| Bengkel PQR | Jl. Sudirman No. 000 | Toyota Sedan Umum | 08112233445 |