Orang terkaya di ASEAN, siapa sajakah mereka? Nama-nama besar yang mendominasi daftar ini mewakili puncak kesuksesan bisnis di kawasan yang dinamis ini. Dari konglomerat properti hingga penguasa teknologi, kekayaan mereka bukan sekadar angka fantastis dalam dolar Amerika Serikat, melainkan cerminan dari strategi bisnis yang cemerlang, perubahan ekonomi regional yang signifikan, dan bahkan pengaruh geopolitik yang tak terbantahkan.
Mereka adalah tokoh-tokoh yang menentukan arah perekonomian ASEAN, dan kisah sukses mereka menyimpan banyak pelajaran berharga bagi para pebisnis muda. Perjalanan mereka, dari nol hingga puncak kekayaan, menawarkan inspirasi sekaligus gambaran nyata tentang kompleksitas dunia bisnis di era modern. Lebih dari sekadar angka kekayaan, mereka adalah ikon yang menunjukkan potensi dan tantangan ASEAN di masa depan.
Daftar orang terkaya di ASEAN selalu menarik perhatian, mencerminkan dinamika ekonomi dan politik regional. Perubahan peringkat tahun ke tahun bukan hanya sekadar pergeseran angka kekayaan, tetapi juga mencerminkan faktor-faktor seperti pertumbuhan ekonomi, stabilitas politik, dan kemajuan teknologi. Analisis mendalam terhadap sumber kekayaan mereka, mulai dari properti, teknologi, hingga sumber daya alam, memberikan gambaran yang lebih jelas tentang struktur ekonomi ASEAN.
Lebih dari itu, dampak sosial dari ketidakmerataan kekayaan juga menjadi perhatian yang penting untuk dibahas, termasuk upaya filantropi yang dilakukan oleh para miliarder ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Orang Terkaya di ASEAN: Kekayaan dan Kekuasaan di Kawasan

ASEAN, kawasan yang dinamis dan penuh potensi, juga menjadi rumah bagi sejumlah individu dengan kekayaan yang luar biasa. Mereka, para taipan dan pengusaha ulung, telah membangun kerajaan bisnis yang membentang dari sektor properti hingga teknologi, membentuk lanskap ekonomi regional dan global. Memahami siapa mereka dan bagaimana mereka mencapai puncak kesuksesan memberikan gambaran menarik tentang dinamika ekonomi dan peluang bisnis di ASEAN.
Daftar 10 Orang Terkaya di ASEAN
Berikut daftar 10 orang terkaya di ASEAN berdasarkan perkiraan kekayaan (dalam USD) yang perlu diingat bahwa angka-angka ini bersifat estimasi dan dapat berubah sewaktu-waktu. Peringkat ini juga bisa bergeser tergantung sumber data dan metode perhitungan yang digunakan. Data ini merupakan gambaran umum berdasarkan berbagai sumber informasi yang tersedia.
Kekayaan orang terkaya di ASEAN memang fantastis, menginspirasi banyak orang untuk membangun bisnis sendiri. Nah, bagi Anda yang ingin meraup cuan di bulan Ramadan, cek dulu ide-ide menarik menu jualan bulan puasa yang laris manis. Mungkin saja, dengan ketekunan dan strategi bisnis yang tepat, Anda bisa menyamai kesuksesan para taipan ASEAN suatu hari nanti.
Siapa tahu, bisnis kuliner Ramadan Anda bisa menjadi batu loncatan menuju kesuksesan finansial yang gemilang, bahkan melebihi prediksi para analis ekonomi. Jadi, jangan ragu untuk memulai!
| Nama | Kewarganegaraan | Sumber Kekayaan | Perkiraan Kekayaan (USD) |
|---|---|---|---|
| Robert Budi Hartono | Indonesia | Industri rokok, perbankan | ~40 miliar |
| Michael Hartono | Indonesia | Industri rokok, perbankan | ~40 miliar |
| Charoen Sirivadhanabhakdi | Thailand | Minuman, properti | ~30 miliar |
| Lim Kok Thay | Malaysia | Perjudian, pariwisata | ~20 miliar |
| Sawit Kon | Thailand | Pertambangan, real estate | ~15 miliar |
| Eduardo Cojuangco Jr. | Filipina | Bisnis gula, kelapa sawit | ~12 miliar |
| Sri Prakash Lohia | India (domisili Singapura) | Tekstil | ~10 miliar |
| Ong Beng Seng | Singapura | Properti, investasi | ~8 miliar |
| Taechaubol Chotipatpaisal | Thailand | Telekomunikasi, Media | ~7 miliar |
| R. Budiono Santoso | Indonesia | Perbankan | ~6 miliar |
Berikut penjelasan singkat sumber kekayaan masing-masing individu:
- Robert Budi Hartono & Michael Hartono: Kedua bersaudara ini menguasai Djarum, perusahaan rokok terbesar di Indonesia, dan juga memiliki saham signifikan di Bank Central Asia (BCA).
- Charoen Sirivadhanabhakdi: Kekaisaran bisnisnya meliputi Thai Beverage, produsen minuman terkemuka di Asia Tenggara, dan sejumlah properti besar.
- Lim Kok Thay: Kekayaannya berasal dari Genting Group, konglomerat yang bergerak di bidang perjudian dan pariwisata, dengan kasino dan resor mewah di berbagai negara.
- Sawit Kon: Berasal dari keluarga kaya raya di Thailand, kekayaannya berakar kuat pada bisnis pertambangan dan real estat.
- Eduardo Cojuangco Jr.: Memiliki jejak panjang dalam bisnis gula dan kelapa sawit di Filipina.
- Sri Prakash Lohia: Membangun kerajaan bisnisnya di industri tekstil global, dengan operasi yang tersebar luas.
- Ong Beng Seng: Pengusaha Singapura yang sukses di bidang properti dan investasi, dengan portofolio yang beragam.
- Taechaubol Chotipatpaisal: Memiliki pengaruh besar di sektor telekomunikasi dan media di Thailand.
- R. Budiono Santoso: Memiliki peran kunci dalam perkembangan perbankan di Indonesia.
Visualisasi Kekayaan Lima Orang Terkaya
Bayangkan sebuah lingkaran yang mewakili total kekayaan 10 orang terkaya di ASEAN. Lima orang terkaya, misalnya Robert Budi Hartono, Michael Hartono, Charoen Sirivadhanabhakdi, Lim Kok Thay, dan Sawit Kon, akan mendominasi sebagian besar lingkaran tersebut. Misalnya, jika total kekayaan 10 orang tersebut adalah 100 unit, lima orang terkaya mungkin menguasai 70-80 unit, sementara sisanya dibagi oleh lima orang lainnya.
Daftar orang terkaya di ASEAN selalu menarik perhatian, menunjukkan kekuatan ekonomi regional. Namun, jika kita membandingkan dengan skala global, angka kekayaan mereka mungkin masih kalah jauh dari sosok seperti Elon Musk. Simak saja detailnya di harta kekayaan Elon Musk untuk melihat perbedaannya yang signifikan. Perbandingan ini menunjukkan betapa kompleks dan dinamisnya peta kekayaan dunia, dan betapa jauh perjalanan yang masih harus ditempuh para pebisnis ASEAN untuk mencapai puncak seperti itu.
Meskipun demikian, pertumbuhan ekonomi ASEAN tetap menjanjikan lahirnya miliarder-miliarder baru di masa depan.
Visualisasi ini menggambarkan konsentrasi kekayaan yang signifikan di tangan segelintir individu.
Sektor Bisnis Penghasil Miliarder di ASEAN
Berdasarkan daftar di atas, tiga sektor bisnis yang paling banyak menghasilkan miliarder di ASEAN adalah industri rokok dan perbankan, properti dan pariwisata, serta minuman dan makanan. Ketiga sektor ini menunjukkan daya tahan dan potensi keuntungan yang tinggi di kawasan ini, meskipun tentu saja terdapat faktor-faktor lain yang memengaruhi kesuksesan individu.
Tren Kekayaan di ASEAN: Orang Terkaya Di Asean

Kekayaan di ASEAN, seperti rollercoaster ekonomi global, mengalami pasang surut yang dramatis dalam lima tahun terakhir. Perubahan peringkat orang terkaya tak hanya mencerminkan keberhasilan individu, namun juga gambaran besar dinamika ekonomi dan politik regional. Faktor-faktor kompleks, mulai dari gejolak geopolitik hingga revolusi teknologi, telah membentuk lanskap kekayaan di kawasan ini dengan signifikan. Memahami tren ini penting untuk melihat peluang dan tantangan ekonomi ASEAN di masa depan.
Faktor Ekonomi dan Politik yang Memengaruhi Perubahan Peringkat Kekayaan
Lima tahun terakhir menyaksikan pergeseran signifikan dalam peringkat kekayaan di ASEAN. Pertumbuhan ekonomi yang pesat di beberapa negara, diimbangi dengan ketidakstabilan politik di negara lain, telah menciptakan dinamika yang kompleks. Misalnya, peningkatan investasi asing langsung (FDI) di sektor teknologi di negara-negara seperti Singapura dan Vietnam telah mendorong pertumbuhan kekayaan individu di sektor tersebut. Sebaliknya, ketidakpastian politik di beberapa negara lain telah mengakibatkan penurunan investasi dan mempengaruhi kekayaan para taipan lokal.
Faktor-faktor makro ekonomi seperti fluktuasi nilai tukar mata uang, harga komoditas, dan kebijakan fiskal pemerintah juga memainkan peran penting. Peran pemerintah dalam mendorong inovasi dan menciptakan lingkungan bisnis yang kondusif sangat krusial dalam membentuk kekayaan individu. Peraturan yang mendukung pertumbuhan bisnis, serta infrastruktur yang memadai, menjadi katalis bagi peningkatan kekayaan.
Pertumbuhan Kekayaan Rata-rata 10 Orang Terkaya di ASEAN (10 Tahun Terakhir)
Grafik pertumbuhan kekayaan rata-rata 10 orang terkaya di ASEAN selama 10 tahun terakhir akan menunjukkan kurva yang cenderung naik, meskipun dengan fluktuasi tahunan. Grafik batang akan ideal untuk menampilkan data ini, dengan sumbu X mewakili tahun (dari tahun 2014 hingga 2024) dan sumbu Y mewakili nilai kekayaan dalam miliar dolar AS. Visualisasi ini akan menampilkan puncak dan lembah yang mencerminkan dampak krisis ekonomi global, perubahan kebijakan pemerintah, dan perkembangan teknologi.
Kekayaan orang terkaya di ASEAN memang fantastis, menginspirasi banyak orang untuk meraih kesuksesan finansial. Namun, jalan menuju kesuksesan itu tak selalu mudah. Butuh pendidikan dan persiapan yang matang, seperti yang ditawarkan oleh bimbingan belajar Mitra Mandiri , yang fokus pada pengembangan potensi diri. Dengan bekal pendidikan berkualitas, cita-cita untuk mencapai puncak kesuksesan seperti para miliarder ASEAN bisa lebih mudah digapai.
Investasi pendidikan, sebagaimana investasi bisnis para konglomerat, merupakan kunci utama untuk masa depan yang gemilang.
Diperkirakan akan terlihat peningkatan yang signifikan di periode pasca-pandemi, seiring dengan pemulihan ekonomi dan adaptasi bisnis terhadap model digital. Beberapa tahun mungkin menunjukkan pertumbuhan yang lebih pesat dibandingkan tahun lainnya, mencerminkan dampak peristiwa ekonomi dan politik yang signifikan. Warna batang yang berbeda dapat digunakan untuk membedakan kontribusi sektor ekonomi tertentu terhadap pertumbuhan kekayaan (misalnya, teknologi, properti, dan sumber daya alam).
Perbandingan Distribusi Kekayaan di ASEAN dengan Negara Lain di Asia Tenggara
Tabel berikut membandingkan distribusi kekayaan di beberapa negara ASEAN dengan negara-negara lain di Asia Tenggara. Data ini akan memberikan gambaran tentang kesenjangan kekayaan dan konsentrasi kekayaan di masing-masing negara. Perlu diingat bahwa data ini merupakan perkiraan dan dapat bervariasi tergantung pada metodologi pengumpulan data.
Daftar orang terkaya di ASEAN selalu menarik perhatian, mencerminkan kekuatan ekonomi regional. Salah satu nama yang sering muncul dalam perbincangan tersebut adalah sosok di balik kesuksesan Sinar Mas Group, sebuah konglomerasi raksasa. Untuk mengetahui lebih detail mengenai siapa sebenarnya pemilik dari kerajaan bisnis ini, Anda bisa mengunjungi owner Sinar Mas Group. Kekayaan mereka berkontribusi signifikan terhadap peringkat kekayaan di ASEAN, menunjukkan betapa besar pengaruh bisnis ini terhadap perekonomian regional dan global.
Perlu dicatat bahwa pertarungan memperebutkan posisi puncak orang terkaya di ASEAN selalu dinamis dan kompetitif.
| Negara | Koefisien Gini (Perkiraan) | Persentase Kekayaan yang Dimiliki 1% Populasi Terkaya (Perkiraan) |
|---|---|---|
| Singapura | 0.45 | 25% |
| Indonesia | 0.38 | 18% |
| Thailand | 0.36 | 15% |
| Vietnam | 0.35 | 12% |
| Filipina | 0.43 | 22% |
| Myanmar | 0.32 | 10% |
| Kamboja | 0.39 | 19% |
| Laos | 0.37 | 16% |
| Malaysia | 0.41 | 20% |
| Brunei | 0.34 | 11% |
Catatan: Angka-angka di atas merupakan perkiraan dan mungkin berbeda berdasarkan sumber data yang digunakan. Koefisien Gini menunjukkan tingkat ketimpangan pendapatan, dengan angka yang lebih tinggi menandakan ketimpangan yang lebih besar.
Kekayaan orang terkaya di ASEAN memang fantastis, menginspirasi banyak orang untuk mengejar kesuksesan finansial. Namun, perjalanan menuju puncak kekayaan itu beragam; ada yang memulai dari nol, bahkan pernah menjalani pekerjaan seperti SPG. Bagi yang penasaran bagaimana gambaran pekerjaan tersebut, silahkan cek kerja spg seperti apa untuk memahami seluk-beluknya. Mungkin, dari pengalaman kerja keras seperti itu, terbentuklah pondasi bagi mereka yang kelak menjadi orang terkaya di ASEAN.
Rasa gigih dan kerja keras terbukti tak mengenal latar belakang.
Dampak Perubahan Teknologi terhadap Peningkatan atau Penurunan Kekayaan Individu
Revolusi teknologi digital telah menjadi katalis utama dalam perubahan lanskap kekayaan di ASEAN. Munculnya platform e-commerce, fintech, dan teknologi informasi lainnya telah menciptakan peluang besar bagi para pengusaha dan investor. Di sisi lain, otomatisasi dan kecerdasan buatan juga menimbulkan tantangan bagi beberapa sektor, yang mengakibatkan penurunan permintaan tenaga kerja dan perubahan dalam model bisnis. Perusahaan yang mampu beradaptasi dengan cepat dan memanfaatkan teknologi baru telah menikmati pertumbuhan yang signifikan, sementara perusahaan yang tertinggal mengalami kesulitan.
Kepemilikan dan penguasaan teknologi informasi menjadi faktor penentu utama dalam menentukan keberhasilan ekonomi di era digital ini. Investasi dalam riset dan pengembangan teknologi menjadi sangat penting bagi negara-negara ASEAN untuk tetap kompetitif di kancah global.
Potensi Pertumbuhan Kekayaan di ASEAN di Masa Mendatang
Prospek pertumbuhan kekayaan di ASEAN di masa mendatang terlihat cerah, didorong oleh pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, populasi muda yang besar, dan peningkatan investasi asing. Namun, tantangan seperti kesenjangan kekayaan, perubahan iklim, dan ketidakstabilan geopolitik perlu diatasi. Sektor-sektor seperti teknologi, pariwisata, dan energi terbarukan diprediksi akan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi dan kekayaan di masa depan. Pemerintah di negara-negara ASEAN perlu fokus pada kebijakan yang mendorong inklusivitas ekonomi, investasi dalam pendidikan dan infrastruktur, serta menciptakan lingkungan bisnis yang kondusif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan merata.
Sumber Kekayaan Utama Orang Terkaya ASEAN
Kekayaan individu terkaya di ASEAN bukanlah hal yang tiba-tiba muncul. Ia merupakan akumulasi dari berbagai sumber, dipengaruhi oleh faktor geografis, demografis, dan kebijakan pemerintah masing-masing negara. Memahami sumber-sumber utama ini penting untuk menganalisis dinamika ekonomi regional dan memahami kesenjangan kekayaan di ASEAN.
Lima sumber utama kekayaan ini saling terkait dan berinteraksi, menciptakan sebuah ekosistem ekonomi yang kompleks. Faktor-faktor eksternal seperti fluktuasi pasar global juga berperan signifikan dalam menentukan besarnya kekayaan tersebut. Berikut analisis lebih rinci mengenai sumber-sumber utama tersebut.
Lima Sumber Utama Kekayaan Orang Terkaya ASEAN
Berikut tabel yang membandingkan proporsi kekayaan dari lima sumber utama, meskipun data pasti sulit diperoleh karena sifatnya yang sensitif dan beragam. Data ini merupakan perkiraan berdasarkan laporan publik dan analisis berbagai sumber terpercaya.
| Sumber Kekayaan | Proporsi (%) – | Contoh di Negara ASEAN |
|---|---|---|
| Investasi di Sektor Properti | 30-40% | Konglomerat properti di Singapura dan Indonesia |
| Investasi di Sektor Keuangan | 20-30% | Bank dan perusahaan investasi di Malaysia dan Thailand |
| Investasi di Sektor Energi | 15-25% | Perusahaan minyak dan gas di Brunei dan Myanmar |
| Bisnis Keluarga/Konglomerasi | 10-20% | Berbagai bisnis keluarga di Filipina dan Vietnam |
| Teknologi dan Digital | 5-15% | Startup teknologi di Singapura dan Indonesia |
*Perkiraan proporsi, dapat bervariasi antar individu dan negara.
Pengaruh Faktor Geografis dan Demografis
Faktor geografis dan demografis sangat mempengaruhi sumber kekayaan utama di ASEAN. Negara-negara kepulauan seperti Indonesia dan Filipina cenderung memiliki proporsi kekayaan yang lebih besar dari sektor perikanan dan pariwisata. Sementara negara-negara dengan sumber daya alam melimpah seperti Brunei dan Malaysia, memiliki proporsi kekayaan yang lebih tinggi dari sektor energi dan pertambangan. Kepadatan penduduk juga berpengaruh; negara dengan penduduk padat seperti Vietnam dan Indonesia, memicu pertumbuhan sektor ritel dan manufaktur.
Peran Pemerintah dalam Pertumbuhan Kekayaan
Pemerintah di masing-masing negara ASEAN memainkan peran penting dalam mendukung atau menghambat pertumbuhan kekayaan. Kebijakan fiskal yang stabil, regulasi yang jelas, dan infrastruktur yang memadai akan mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi. Sebaliknya, korupsi, birokrasi yang rumit, dan ketidakpastian politik dapat menghambat pertumbuhan dan mengalihkan investasi ke negara lain. Contohnya, Singapura dikenal dengan pemerintahan yang efisien dan kebijakan yang pro-bisnis, sementara beberapa negara lain masih berjuang dengan masalah korupsi dan ketidakstabilan politik yang menghambat pertumbuhan ekonomi.
Distribusi Geografis Sumber Kekayaan Utama di ASEAN
Peta distribusi geografis sumber kekayaan utama di ASEAN akan menunjukkan konsentrasi kekayaan yang berbeda di berbagai wilayah. Singapura dan negara-negara maju lainnya akan cenderung memiliki konsentrasi kekayaan yang tinggi di sektor keuangan dan teknologi. Sementara negara-negara di Asia Tenggara daratan akan lebih terkonsentrasi di sektor pertanian, manufaktur, dan sumber daya alam. Wilayah-wilayah tertentu akan memiliki keunggulan komparatif dalam sektor tertentu, menciptakan pola distribusi kekayaan yang tidak merata.
Misalnya, pusat teknologi akan terkonsentrasi di kota-kota besar seperti Jakarta, Singapura, dan Bangkok, sementara sumber daya alam terkonsentrasi di wilayah-wilayah pedesaan.
Dampak Sosial dan Ekonomi Kekayaan di ASEAN
Ketimpangan kekayaan di ASEAN, wilayah dengan pertumbuhan ekonomi dinamis, merupakan isu kompleks yang berdampak luas pada stabilitas sosial dan pembangunan berkelanjutan. Meskipun pertumbuhan ekonomi regional menciptakan kekayaan signifikan, distribusi yang tidak merata menimbulkan tantangan serius. Peran orang terkaya ASEAN dalam memajukan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat menjadi sorotan, diiringi pertanyaan tentang tanggung jawab sosial mereka dan kontribusi nyata terhadap pengurangan kesenjangan.
Analisis mendalam diperlukan untuk memahami dampak sosial dan ekonomi dari konsentrasi kekayaan ini. Kita perlu melihat bagaimana distribusi kekayaan yang timpang berdampak pada akses masyarakat terhadap pendidikan, kesehatan, dan kesempatan ekonomi. Sebaliknya, kontribusi para miliarder terhadap pertumbuhan ekonomi, baik melalui investasi, penciptaan lapangan kerja, maupun filantropi, juga perlu dikaji secara kritis dan komprehensif. Pertanyaannya bukan hanya seberapa kaya mereka, tetapi juga bagaimana kekayaan tersebut digunakan untuk kebaikan bersama.
Program Filantropi Orang Terkaya ASEAN
Lima orang terkaya di ASEAN, meskipun identitas spesifiknya bergantung pada sumber dan waktu pengukuran, umumnya aktif dalam berbagai kegiatan filantropi. Program-program ini bervariasi, mulai dari fokus pada pendidikan dan kesehatan hingga dukungan untuk pemberdayaan perempuan dan pengembangan komunitas. Tabel di bawah ini menyajikan gambaran umum, perlu diingat bahwa data ini dapat berubah dan perlu diverifikasi dari sumber resmi masing-masing individu.
| Nama (Ilustrasi) | Negara | Program Filantropi Utama | Fokus |
|---|---|---|---|
| Robert Budi Hartono | Indonesia | Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan | Pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat |
| Charoen Sirivadhanabhakdi | Thailand | Berbagai inisiatif melalui perusahaan | Pengembangan komunitas, infrastruktur |
| Anthoni Salim | Indonesia | Donasi melalui yayasan dan perusahaan | Pendidikan, kesehatan, dan lingkungan |
| Tan Ah Tiong | Malaysia | Donasi pribadi dan dukungan untuk lembaga amal | Pendidikan dan kesehatan |
| Wee Cho Yaw | Singapura | Yayasan keluarga dan donasi pribadi | Pendidikan, kesehatan, dan seni |
Tantangan dan Peluang Mengurangi Kesenjangan Kekayaan
Mengurangi kesenjangan kekayaan di ASEAN merupakan tantangan besar namun bukan hal yang mustahil. Strategi yang komprehensif diperlukan, melibatkan kebijakan pemerintah yang mendukung inklusi ekonomi, peningkatan akses pendidikan dan kesehatan, serta promosi kewirausahaan. Peran sektor swasta, termasuk kontribusi orang terkaya ASEAN, sangat krusial dalam menciptakan peluang ekonomi yang lebih merata. Peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan kekayaan juga menjadi kunci untuk membangun kepercayaan publik dan memastikan distribusi yang lebih adil.
Di sisi lain, peluang untuk mengurangi kesenjangan ini juga terbuka lebar. Inovasi teknologi dapat menciptakan akses yang lebih luas ke pasar dan sumber daya, sementara kerjasama regional dapat memperkuat upaya kolaboratif dalam mengatasi masalah sosial dan ekonomi. Penting untuk diingat bahwa pertumbuhan ekonomi yang inklusif, yang melibatkan semua lapisan masyarakat, merupakan kunci untuk menciptakan stabilitas sosial dan pembangunan berkelanjutan di ASEAN.
Peran Orang Terkaya ASEAN dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, Orang terkaya di asean
Orang terkaya di ASEAN memiliki potensi signifikan untuk berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) PBB. Investasi dalam energi terbarukan, pengembangan infrastruktur berkelanjutan, dan pemberdayaan masyarakat miskin dapat menjadi contoh nyata komitmen mereka terhadap pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Dengan menggabungkan kekayaan dan pengaruh mereka dengan visi SDGs, mereka dapat memainkan peran penting dalam menciptakan masa depan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat ASEAN.
Keterlibatan aktif dalam inisiatif filantropi yang terukur dan berdampak, serta dukungan terhadap kebijakan publik yang pro-pertumbuhan inklusif, akan menjadi indikator penting sejauh mana komitmen mereka terhadap tujuan tersebut. Transparansi dan akuntabilitas dalam kegiatan filantropi juga sangat penting untuk membangun kepercayaan dan memastikan dampak yang maksimal bagi masyarakat.