Pemilik Agung Podomoro dan Agung Sedayu, dua nama besar yang mendominasi lanskap properti Indonesia, telah menciptakan jejak yang signifikan di industri ini. Dari gedung-gedung pencakar langit yang menjulang tinggi hingga kawasan hunian mewah yang eksklusif, kedua konglomerat ini telah membentuk wajah kota-kota besar di tanah air. Kisah sukses mereka, dibangun dari strategi bisnis yang cermat dan inovasi yang tak henti, menarik perhatian dan menjadi inspirasi bagi banyak pengusaha.
Perjalanan kedua grup ini pun sarat dengan tantangan dan peluang yang terus berkembang seiring dinamika pasar properti Indonesia.
Baik Agung Podomoro maupun Agung Sedayu, memiliki sejarah yang panjang dan berliku. Mulai dari proyek-proyek pertama hingga menjadi raksasa properti seperti sekarang, kedua grup ini telah melewati berbagai fase perkembangan. Mereka tidak hanya fokus pada pengembangan properti saja, namun juga memperhatikan dampak sosial dan lingkungan dari proyek-proyek yang dibangun.
Kompetisi yang ketat di industri properti Indonesia menuntut kedua grup ini untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan pasar. Peran mereka dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia juga tidak dapat diabaikan.
Profil Agung Podomoro Group
Agung Podomoro Group, raksasa properti Tanah Air, telah lama menancapkan kukunya di industri real estat Indonesia. Kisah suksesnya tak lepas dari visi dan strategi bisnis yang adaptif terhadap perubahan zaman, menghasilkan portofolio properti ikonik yang tersebar di berbagai kota. Perjalanan panjangnya, diwarnai inovasi dan kejelian dalam membaca pasar, telah membentuk citra perusahaan yang identik dengan kualitas dan kemewahan.
Mengenal sosok di balik Agung Podomoro dan Agung Sedayu memang menarik, dua konglomerat properti besar di Indonesia. Namun, tahukah Anda, mengatur pola hidup sehat juga penting, seperti memilih suplemen nutrisi. Jika Anda tertarik dengan Herbalife, pelajari cara mudah memesannya melalui cara order herbalife di myherbalife untuk menjaga stamina selayaknya para pebisnis sukses seperti pemilik Agung Podomoro dan Agung Sedayu yang selalu aktif.
Dengan tubuh sehat, kita bisa mencapai kesuksesan seperti mereka, membangun kerajaan bisnis yang besar dan berpengaruh.
Sejarah Agung Podomoro Group
Bermula dari perusahaan kecil yang fokus pada pengembangan perumahan, Agung Podomoro Group secara bertahap melebarkan sayapnya. Keberhasilan awal menandai tonggak penting, yang kemudian menjadi fondasi bagi ekspansi besar-besaran ke proyek-proyek properti skala besar, meliputi hunian mewah, pusat perbelanjaan, dan kawasan terpadu. Perjalanan ini menunjukkan kemampuan perusahaan dalam beradaptasi dan berinovasi, mentransformasi diri dari pemain lokal menjadi pemain utama di industri properti nasional.
Hartono Kwik, pemilik Agung Podomoro dan Agung Sedayu Group, dikenal dengan portofolio bisnis propertinya yang luas. Namun, tahukah Anda bahwa potensi bisnis lain juga menarik perhatian, misalnya bisnis ramah lingkungan seperti yang ditawarkan di usaha cuci mobil tanpa air ? Model bisnis ini, yang hemat air dan efisien, mungkin saja menarik minat investor sekelas Hartono Kwik di masa depan.
Bayangkan, inovasi seperti ini bisa diintegrasikan ke dalam area komplek perumahan mewah besutan Agung Podomoro dan Agung Sedayu, menciptakan nilai tambah dan citra perusahaan yang lebih modern dan berkelanjutan. Kembali ke Hartono Kwik, kiprahnya di dunia bisnis tak hanya terbatas pada properti saja, namun selalu terbuka pada peluang baru yang inovatif dan menguntungkan.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari strategi pemasaran yang tepat sasaran dan kemampuan dalam mengelola risiko investasi.
Mengenal sosok di balik Agung Podomoro dan Agung Sedayu memang menarik, mengingat keduanya merupakan pemain besar di industri properti Indonesia. Keberhasilan mereka tentu tak lepas dari strategi bisnis yang matang, termasuk pengelolaan modal. Perlu diingat, kerjasama bisnis yang solid memerlukan landasan hukum yang kuat, seperti yang tertuang dalam surat perjanjian usaha modal bersama , suatu dokumen penting yang mengatur hak dan kewajiban setiap pihak.
Dengan demikian, transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan usaha bersama antara para pemilik Agung Podomoro dan Agung Sedayu pun terjaga. Pentingnya dokumen ini bagi kesuksesan bisnis mereka tak perlu diragukan lagi.
Profil Agung Sedayu Group

Agung Sedayu Group, raksasa properti Tanah Air, telah menorehkan jejaknya di langit-langit gedung pencakar langit Jakarta dan sekitarnya. Perjalanan panjangnya, penuh dengan inovasi dan strategi cerdik, telah membentuk citra perusahaan yang tak hanya membangun properti, melainkan juga menciptakan landmark dan gaya hidup. Dari proyek-proyek ikonik hingga pendekatan pemasarannya yang unik, Agung Sedayu Group membuktikan konsistensinya dalam menghadirkan investasi properti kelas atas.
Mari kita telusuri lebih dalam perjalanan dan strategi bisnisnya.
Sejarah Perkembangan Agung Sedayu Group
Bermula dari langkah awal yang penuh tantangan, Agung Sedayu Group menetapkan pondasi bisnisnya dengan fokus pada pengembangan properti berkualitas tinggi. Perkembangannya menunjukkan sebuah perjalanan dinamis, beradaptasi dengan perubahan pasar dan tren global. Ekspansi yang terukur dan strategi yang terencana membawa Agung Sedayu Group mencapai posisi prestisius di industri properti Indonesia. Dari proyek-proyek skala kecil hingga mega proyek yang mengubah lanskap perkotaan, setiap tahapan pembangunannya mencerminkan komitmen terhadap kualitas dan inovasi.
Kesuksesan Agung Sedayu Group bukan hanya sekadar keberuntungan, melainkan hasil dari perencanaan matang dan adaptasi yang cerdas terhadap dinamika pasar.
Proyek Properti Ikonik Agung Sedayu Group
Agung Sedayu Group dikenal dengan portofolio proyek propertinya yang megah dan inovatif. Gedung-gedung pencakar langit yang menjulang tinggi menjadi bukti nyata dari kapabilitas dan visi perusahaan. Beberapa proyek ikonik yang telah berhasil dibangun tidak hanya menjadi tempat tinggal mewah, tetapi juga landmark yang membanggakan, menjadi simbol perkembangan kota. Desain arsitektur yang modern dan fasilitas kelas dunia menjadikan proyek-proyek Agung Sedayu Group sebagai pilihan utama bagi kalangan atas.
Keberhasilannya dalam menghadirkan properti berkualitas tinggi telah mengukuhkan reputasinya sebagai pengembang properti terkemuka di Indonesia.
Proyek Properti Agung Sedayu Group di Jakarta
- Pluit Sea View Apartment
- Sudirman Central Business District (SCBD)
- Menteng Park
- Belleza Residence
- Aruna Residence
Daftar di atas hanyalah sebagian kecil dari proyek-proyek Agung Sedayu Group yang tersebar di berbagai lokasi strategis di Jakarta. Lokasi-lokasi pilihan ini mencerminkan strategi perusahaan untuk menjangkau pasar kelas atas yang menginginkan akses mudah ke pusat bisnis dan fasilitas publik. Setiap proyek dirancang dengan cermat, memperhatikan detail dan kebutuhan penghuni, memastikan kenyamanan dan kepuasan maksimal.
Ciri Khas Pengembangan Properti Agung Sedayu Group
Salah satu ciri khas Agung Sedayu Group adalah komitmennya terhadap kualitas dan desain arsitektur yang modern dan inovatif. Mereka selalu mengedepankan aspek kenyamanan dan kemewahan dalam setiap proyeknya. Pengembangan properti yang terintegrasi, memadukan hunian, perkantoran, dan fasilitas komersial, juga menjadi salah satu strategi utama mereka. Hal ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan hidup yang lengkap dan mandiri bagi penghuninya.
Selain itu, Agung Sedayu Group juga dikenal dengan pendekatannya yang berkelanjutan, memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutan dalam setiap proyeknya.
Perbandingan Strategi Pemasaran Agung Sedayu Group dengan Kompetitor
Agung Sedayu Group, berbeda dengan beberapa kompetitornya yang mengandalkan promosi besar-besaran, lebih memilih pendekatan yang elegan dan eksklusif. Fokusnya bukan pada kuantitas, melainkan pada kualitas dan kepuasan pelanggan. Mereka membangun citra merek yang kuat dan terpercaya melalui proyek-proyek ikonik yang telah dibangun. Strategi ini terbukti efektif dalam menarik minat investor dan pembeli kelas atas yang menghargai kualitas dan prestise.
Berbeda dengan strategi kompetitor yang mungkin lebih agresif dan berfokus pada jangkauan pasar yang lebih luas, Agung Sedayu Group memfokuskan diri pada segmen pasar tertentu, yaitu pasar kelas atas yang menginginkan properti berkualitas tinggi dan berlokasi strategis.
Mungkin tak banyak yang tahu, di balik kesuksesan Agung Podomoro dan Agung Sedayu, terdapat strategi bisnis yang kompleks. Namun, berbicara tentang kepemimpinan dan peran strategis dalam skala nasional, kita bisa melihat contoh menarik seperti penunjukan CEO Ruang Guru sebagai staf presiden, sebagaimana diulas di ceo ruang guru jadi staf presiden. Peristiwa ini menunjukkan bagaimana individu berprestasi dapat berkontribusi pada kebijakan publik.
Kembali ke pemilik Agung Podomoro dan Agung Sedayu, kesuksesan mereka juga menunjukkan pentingnya visi jangka panjang dan adaptasi terhadap dinamika pasar properti yang selalu berubah.
Perbandingan Agung Podomoro dan Agung Sedayu

Agung Podomoro Group dan Agung Sedayu Group merupakan dua raksasa properti Indonesia yang telah berkontribusi signifikan dalam membentuk lanskap perkotaan. Kedua grup ini memiliki jejak yang panjang dan portofolio proyek yang mengesankan, namun strategi dan fokus pasar mereka memiliki perbedaan yang menarik untuk dikaji. Perbandingan ini akan mengupas lebih dalam mengenai skala proyek, visi-misi, segmen pasar, dampak terhadap industri, serta kekuatan dan kelemahan masing-masing grup dalam persaingan yang ketat.
Hartono Kwik, sosok di balik Agung Podomoro dan Agung Sedayu, dikenal sebagai taipan properti yang jeli melihat peluang. Kesuksesannya mungkin tak lepas dari pemahaman mendalam akan dinamika pasar, seperti halnya inovasi yang dilakukan Djarum dalam menciptakan produknya, misalnya dengan melihat djarum black innovation product yang berhasil merebut pasar. Strategi pemasaran yang inovatif, seperti yang diterapkan Djarum, mungkin juga menjadi kunci keberhasilan Hartono Kwik dalam membangun kerajaan bisnis propertinya yang luas dan kokoh.
Ia membuktikan bahwa visi yang jauh ke depan dan adaptasi terhadap perubahan pasar, sama pentingnya dengan kualitas produk itu sendiri.
Skala Proyek yang Dikembangkan
Baik Agung Podomoro maupun Agung Sedayu dikenal mengembangkan proyek-proyek properti berskala besar, mulai dari hunian hingga kawasan terpadu. Namun, jika dilihat lebih detail, terdapat perbedaan dalam pendekatan mereka. Agung Podomoro cenderung lebih fokus pada proyek-proyek yang memiliki jangkauan geografis luas, mencakup berbagai kota di Indonesia. Sementara Agung Sedayu, meskipun juga mengembangkan proyek di luar Jakarta, tampaknya lebih terkonsentrasi pada pengembangan kawasan terpadu di area strategis ibu kota.
Perbedaan ini mencerminkan strategi bisnis yang berbeda, dengan Agung Podomoro mengutamakan ekspansi geografis dan Agung Sedayu mengoptimalkan pengembangan di lokasi prime.
Visi dan Misi Kedua Grup, Pemilik agung podomoro dan agung sedayu
Meskipun keduanya bergerak di industri yang sama, visi dan misi Agung Podomoro dan Agung Sedayu mungkin memiliki nuansa yang berbeda. Agung Podomoro, dengan portofolio proyeknya yang beragam, mungkin menekankan pada penyediaan hunian dan ruang komersial berkualitas tinggi untuk berbagai segmen masyarakat. Sementara Agung Sedayu, dengan fokusnya pada pengembangan kawasan terpadu, mungkin lebih berorientasi pada menciptakan lingkungan hidup dan bisnis yang berkelanjutan dan terintegrasi.
Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk membandingkan secara spesifik visi dan misi tertulis kedua perusahaan.
Segmen Pasar yang Dibidik
| Aspek | Agung Podomoro Group | Agung Sedayu Group | Perbedaan |
|---|---|---|---|
| Segmen Pasar | Menengah atas hingga premium, dengan beberapa proyek yang menyasar kelas menengah | Menengah atas hingga premium, dengan fokus pada konsumen yang menginginkan gaya hidup mewah dan terintegrasi | Agung Sedayu lebih spesifik pada segmen premium dengan fokus pada gaya hidup |
| Jenis Properti | Apartemen, perumahan, perkantoran, pusat perbelanjaan | Apartemen mewah, perkantoran kelas atas, pusat perbelanjaan eksklusif, kawasan terpadu | Agung Sedayu lebih fokus pada proyek-proyek high-end dan kawasan terpadu |
| Lokasi Proyek | Beragam lokasi di berbagai kota di Indonesia | Terkonsentrasi di area strategis di Jakarta dan sekitarnya | Agung Podomoro memiliki jangkauan geografis yang lebih luas |
| Strategi Pemasaran | Beragam strategi, mencakup iklan, promosi, dan penjualan langsung | Strategi pemasaran yang lebih eksklusif dan tertarget | Perbedaan strategi pemasaran mencerminkan perbedaan segmen pasar yang dibidik |
Dampak terhadap Perkembangan Sektor Properti di Indonesia
Kedua grup ini telah memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan sektor properti Indonesia. Agung Podomoro, dengan proyek-proyeknya yang tersebar di berbagai kota, telah mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan menyediakan hunian serta ruang komersial bagi masyarakat. Sementara itu, Agung Sedayu, dengan fokusnya pada pengembangan kawasan terpadu, telah mengangkat standar hidup perkotaan dan menciptakan lingkungan yang lebih terintegrasi dan modern. Kedua grup ini, secara tidak langsung, telah menciptakan lapangan kerja dan mendorong inovasi dalam industri properti.
Kekuatan dan Kelemahan Masing-masing Grup
Agung Podomoro memiliki kekuatan dalam jangkauan geografis yang luas dan diversifikasi portofolio proyek. Namun, kelemahannya mungkin terletak pada manajemen proyek yang kompleks mengingat skalanya yang besar. Agung Sedayu, di sisi lain, memiliki kekuatan dalam pengembangan kawasan terpadu yang premium dan terintegrasi, namun kelemahannya mungkin terletak pada ketergantungan pada pasar high-end yang lebih rentan terhadap fluktuasi ekonomi. Persaingan di antara keduanya, dan dengan pemain lain di industri, sangat dinamis dan bergantung pada faktor-faktor ekonomi makro dan tren pasar.
Kontribusi terhadap Perkembangan Ekonomi Indonesia
Agung Podomoro Group dan Agung Sedayu Group, dua raksasa properti Indonesia, telah memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. Kehadiran mereka tak hanya membentuk lanskap perkotaan, tetapi juga berdampak luas pada berbagai sektor, mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga pendorong pertumbuhan ekonomi. Namun, seperti pembangunan besar lainnya, dampaknya juga perlu dilihat secara komprehensif, termasuk sisi positif dan negatifnya. Mari kita telusuri lebih dalam kontribusi kedua grup ini terhadap Indonesia.
Kontribusi Agung Podomoro Group terhadap Perekonomian Indonesia
Agung Podomoro Group, dengan portofolio proyek properti yang tersebar luas di berbagai kota besar, telah berkontribusi besar pada Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Proyek-proyek hunian, perkantoran, dan pusat perbelanjaan mereka telah menarik investasi asing, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Nilai investasi yang digelontorkan dalam setiap proyek bernilai miliaran rupiah, memberikan dampak signifikan pada perputaran uang di sektor konstruksi, material bangunan, dan sektor pendukung lainnya.
Keberadaan pusat perbelanjaan yang dikelola Agung Podomoro Group juga menjadi pusat kegiatan ekonomi, menarik konsumen dan mendukung bisnis-bisnis kecil dan menengah (UKM) di sekitarnya.
Dampak Proyek-proyek Agung Sedayu Group terhadap Lingkungan
Proyek-proyek Agung Sedayu Group, dengan skala dan kompleksitasnya, memiliki dampak lingkungan yang kompleks. Di satu sisi, pembangunan infrastruktur besar dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan menyediakan akses yang lebih baik ke fasilitas publik dan layanan. Namun, di sisi lain, pembangunan tersebut berpotensi menimbulkan masalah lingkungan seperti peningkatan polusi udara dan air, serta perubahan tata guna lahan yang dapat mengancam keanekaragaman hayati.
Pengelolaan lingkungan yang tepat dan berkelanjutan menjadi kunci untuk meminimalisir dampak negatif tersebut. Implementasi teknologi ramah lingkungan dan komitmen terhadap keberlanjutan menjadi hal krusial untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian alam.
Opini Ahli Mengenai Peran Kedua Grup dalam Pembangunan Infrastruktur
“Agung Podomoro dan Agung Sedayu telah memainkan peran penting dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia, khususnya di sektor properti. Namun, keberhasilan mereka juga harus diimbangi dengan komitmen yang kuat terhadap keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar. Perencanaan yang matang dan pengawasan yang ketat sangat diperlukan untuk meminimalisir dampak negatif pembangunan.”Prof. Dr. (Nama Ahli, Gelar) Pakar Ekonomi Pembangunan
Kontribusi Kedua Grup terhadap Penciptaan Lapangan Kerja
Baik Agung Podomoro Group maupun Agung Sedayu Group merupakan penyedia lapangan kerja yang signifikan. Dari tahap perencanaan hingga pembangunan, hingga operasional aset properti yang telah selesai dibangun, kedua grup ini menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Mulai dari pekerja konstruksi, arsitek, insinyur, tenaga pemasaran, hingga karyawan operasional di pusat perbelanjaan dan gedung perkantoran. Hal ini memberikan dampak positif terhadap pengurangan angka pengangguran dan peningkatan pendapatan masyarakat.
Dampak Sosial Proyek-proyek Agung Podomoro dan Agung Sedayu
Proyek-proyek yang dibangun kedua grup ini memiliki dampak sosial yang multifaset. Pembangunan kawasan hunian baru, misalnya, dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap perumahan yang layak. Namun, perlu diperhatikan potensi terjadinya penggusuran dan perpindahan penduduk yang dapat menimbulkan masalah sosial. Pembangunan pusat perbelanjaan dan fasilitas umum lainnya juga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar dengan menyediakan akses yang lebih baik ke berbagai layanan.
Akan tetapi, perlu diperhatikan pula potensi dampak negatif seperti peningkatan ketimpangan sosial ekonomi jika tidak dikelola dengan baik. Ilustrasi deskriptifnya dapat dibayangkan: sebuah kawasan kumuh yang tertransformasi menjadi kawasan hunian modern dengan fasilitas lengkap, namun di sisi lain, ada potensi sebagian penduduk terpinggirkan karena tidak mampu mengikuti perkembangan tersebut. Hal ini menuntut adanya program-program pemberdayaan masyarakat yang terintegrasi dalam proyek pembangunan tersebut.
Tantangan dan Peluang di Masa Depan Agung Podomoro dan Agung Sedayu: Pemilik Agung Podomoro Dan Agung Sedayu

Agung Podomoro Group dan Agung Sedayu Group, dua raksasa properti Indonesia, tengah menghadapi lanskap bisnis yang dinamis. Perubahan kebijakan pemerintah, fluktuasi ekonomi, dan tren pasar yang terus bergeser menjadi tantangan yang tak bisa diabaikan. Namun, di balik tantangan tersebut, peluang besar juga terbuka lebar bagi kedua grup untuk semakin mengukuhkan posisinya di industri properti Tanah Air. Analisis mendalam diperlukan untuk memahami tantangan yang ada dan merumuskan strategi tepat guna meraih kesuksesan di masa depan.
Tantangan yang Dihadapi
Kedua grup properti ini menghadapi beberapa tantangan signifikan. Pertama, regulasi pemerintah yang terus berubah dapat memengaruhi rencana pengembangan proyek. Perubahan aturan perizinan, misalnya, bisa menyebabkan penundaan dan peningkatan biaya. Kedua, fluktuasi suku bunga kredit dan daya beli masyarakat juga berpengaruh besar terhadap penjualan properti. Ketiga, persaingan yang ketat dari pengembang properti lain, baik skala nasional maupun internasional, menuntut inovasi dan strategi pemasaran yang efektif.
Terakhir, isu lingkungan dan keberlanjutan juga menjadi perhatian yang semakin penting, menuntut penerapan praktik pembangunan yang ramah lingkungan.
Peluang Bisnis di Sektor Properti Indonesia
Meskipun tantangannya besar, sektor properti Indonesia masih menyimpan potensi yang sangat menjanjikan. Pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, urbanisasi yang pesat, dan meningkatnya kelas menengah menciptakan permintaan yang tinggi akan hunian dan properti komersial. Peluang besar terbuka bagi Agung Podomoro dan Agung Sedayu untuk mengembangkan proyek-proyek inovatif yang memenuhi kebutuhan pasar, seperti hunian vertikal yang terjangkau, kawasan terpadu yang ramah lingkungan, dan properti komersial yang berlokasi strategis.
Fokus pada teknologi dan digitalisasi juga menjadi kunci untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing.
Potensi Pasar di Masa Mendatang
| Grup | Segmen Pasar | Potensi Pertumbuhan | Strategi |
|---|---|---|---|
| Agung Podomoro Group | Hunian menengah atas, properti komersial di kota besar | Tinggi, didorong oleh pertumbuhan ekonomi dan urbanisasi | Diversifikasi produk, inovasi desain, dan pengembangan teknologi |
| Agung Sedayu Group | Hunian mewah, kawasan terpadu, properti komersial di lokasi strategis | Sedang, namun tetap menjanjikan dengan fokus pada segmen premium | Penguatan branding, kolaborasi strategis, dan fokus pada kualitas |
Strategi Mengatasi Tantangan
Untuk menghadapi tantangan tersebut, Agung Podomoro dan Agung Sedayu perlu menerapkan strategi yang komprehensif. Diversifikasi produk dan pasar menjadi kunci untuk mengurangi risiko. Inovasi dalam desain dan teknologi konstruksi dapat meningkatkan efisiensi dan daya saing. Penguatan branding dan pemasaran yang efektif sangat penting untuk menarik minat konsumen. Kolaborasi dengan mitra strategis, baik di dalam maupun luar negeri, dapat membuka akses ke sumber daya dan teknologi baru.
Terakhir, komitmen terhadap praktik pembangunan yang berkelanjutan akan meningkatkan citra perusahaan dan menarik investor yang bertanggung jawab.
“Saya memperkirakan Agung Podomoro dan Agung Sedayu akan terus menjadi pemain utama di industri properti Indonesia. Kunci keberhasilan mereka terletak pada kemampuan beradaptasi dengan perubahan pasar dan inovasi yang berkelanjutan. Fokus pada segmen pasar yang tepat dan penerapan teknologi akan menjadi penentu kesuksesan di masa depan,” ujar pakar properti, [Nama Pakar dan Jabatannya].