Take away artinya apa? Pertanyaan sederhana ini menyimpan beragam jawaban, bergantung konteksnya. Dari pesan makanan di restoran hingga pengurangan dalam matematika, “take away” memiliki fleksibilitas bahasa yang menarik. Frasa ini menawarkan nuansa yang berbeda, mencerminkan kehalusan bahasa Inggris yang sering kali membingungkan.
Memahami arti “take away” membuka pintu untuk memahami kehalusan bahasa dan keanekaragaman penggunaannya. Mari kita telusuri arti dan penggunaan “take away” secara mendalam, dari konteks kuliner hingga perhitungan matematika yang sederhana.
Secara harfiah, “take away” berarti “membawa pergi”. Namun, penggunaannya jauh lebih luas. Dalam dunia kuliner, “take away” merujuk pada makanan yang dibeli dan dibawa pulang untuk dinikmati di tempat lain. Di bidang pendidikan, “take away marks” berarti mengurangi nilai. Sementara dalam matematika, “take away” setara dengan pengurangan.
Ketiga konteks ini, dan banyak lagi, menunjukkan betapa kaya dan fleksibelnya frasa ini dalam bahasa Inggris dan bagaimana penerjemahannya dalam Bahasa Indonesia juga perlu disesuaikan dengan konteksnya.
Arti Kata “Take Away” dalam Bahasa Inggris
Frasa “take away” dalam bahasa Inggris lebih dari sekadar pengurangan angka; ia menyimpan kekayaan makna yang bergantung pada konteks. Mulai dari arti harfiahnya hingga nuansa kiasan, pemahaman mendalam tentang frasa ini membuka pintu menuju penggunaan bahasa Inggris yang lebih kaya dan tepat.
Makna dasar “take away” adalah menghilangkan, mengurangi, atau mengambil sesuatu. Namun, fleksibilitasnya memungkinkan frasa ini untuk mengekspresikan berbagai ide, mulai dari mengurangi jumlah sampai menghilangkan keraguan. Penggunaan yang tepat akan sangat bergantung pada konteks kalimatnya.
Makna dan Contoh Kalimat “Take Away”
Berikut beberapa contoh penggunaan “take away” dalam berbagai konteks, menunjukkan betapa beragamnya arti yang bisa diungkapkan.
- Mengurangi jumlah (fisik): “The chef will take away the plates after the meal.” (Koki akan mengambil piring setelah makan.) Di sini, “take away” berarti mengambil secara fisik.
- Mengurangi jumlah (abstrak): “Subtracting five from ten takes away five.” (Mengurangi lima dari sepuluh menghasilkan lima.) Di sini, “take away” berarti pengurangan matematis.
- Menghilangkan sesuatu yang negatif: “The new treatment aims to take away the pain.” (Perawatan baru bertujuan untuk menghilangkan rasa sakit.) Di sini, “take away” menunjukkan penghapusan sesuatu yang tidak diinginkan.
- Mengambil kesimpulan: “What can we take away from this meeting?” (Apa yang bisa kita simpulkan dari pertemuan ini?) Dalam konteks ini, “take away” berarti mengambil inti atau pesan utama.
- Restoran Take Away: “I ordered a take away pizza for dinner.” (Saya memesan pizza take away untuk makan malam.) Ini adalah penggunaan yang umum dan merujuk pada makanan yang dibeli dan dibawa pulang.
Perbandingan “Take Away” dengan Sinonimnya
Meskipun sering digunakan secara bergantian, “take away” memiliki nuansa yang sedikit berbeda dengan sinonimnya. Perbedaan ini menjadi penting dalam memilih kata yang tepat untuk menyampaikan makna yang diinginkan.
Take away, singkatnya, berarti “bawa pulang”. Konsep ini relevan bagi ibu rumah tangga yang ingin menambah penghasilan. Bayangkan, mengolah makanan rumahan lalu menawarkannya dengan sistem take away; ini bisa jadi peluang usaha menjanjikan! Untuk ide dan inspirasi bisnis rumahan yang cocok, cek saja referensi usaha di kerja sampingan untuk ibu rumah tangga ini.
Dengan begitu, Anda bisa mengembangkan bisnis take away Anda dan memperluas jangkauan pasar. Sistem take away yang praktis ini membuka jalan bagi pendapatan tambahan, sekaligus memberikan fleksibilitas waktu bagi para ibu rumah tangga. Jadi, take away bukan sekadar metode penyajian makanan, tetapi juga potensi bisnis yang patut dipertimbangkan.
| Kata | Arti | Contoh Kalimat | Perbedaan dengan “Take Away” |
|---|---|---|---|
| Take Away | Mengambil, mengurangi, menghilangkan | Please take away the dirty dishes. | Lebih umum dan mencakup berbagai konteks, dari fisik hingga abstrak. |
| Remove | Menghapus, menghilangkan (biasanya secara fisik) | Remove the stain from the carpet. | Lebih spesifik untuk penghapusan fisik, sedangkan “take away” bisa juga untuk abstrak. |
| Subtract | Mengurangi (khusus matematika) | Subtract 5 from 10. | Hanya digunakan dalam konteks matematika, sedangkan “take away” lebih luas. |
| Deduct | Mengurangi (biasanya dari jumlah total) | Deduct the discount from the total price. | Menekankan pengurangan dari suatu jumlah keseluruhan, berbeda dengan pengurangan umum “take away”. |
Dialog Singkat Menggunakan “Take Away”
Berikut contoh dialog singkat yang menunjukkan penggunaan “take away” dalam konteks berbeda:
Dialog 1 (Konteks Restoran):
Take away, singkatnya, berarti “bawa pulang”. Bayangkan Anda memesan makanan dan memilih opsi ini; Anda akan menikmati hidangan tersebut di rumah. Konsep “bawa pulang” ini mengingatkan kita pada keindahan alam yang bisa kita bawa pulang juga, misalnya kerajinan tangan unik dari hasil laut, seperti yang bisa Anda temukan di kerajinan dari kerang laut. Kreativitas manusia mampu mengubah bahan baku sederhana menjadi karya seni yang bernilai.
Kembali ke take away, pilihan praktis ini memungkinkan kita menikmati makanan lezat tanpa perlu repot di restoran. Jadi, take away adalah solusi cerdas untuk efisiensi waktu.
Pelanggan: I’d like to order a chicken take away, please.
Take away artinya dibawa pulang, praktis untuk berbagai acara. Memilih kemasan yang tepat juga penting, misalnya untuk souvenir pernikahan. Nah, untuk mendapatkan kotak souvenir yang cantik dan terjangkau, kamu bisa cek pilihannya di jual kotak souvenir murah ini. Kemasan yang menarik akan melengkapi pengalaman take away yang menyenangkan, sehingga kesan acara akan tetap berkesan.
Jadi, take away bukan hanya sekadar membawa pulang, tapi juga tentang presentasi yang memikat.
Kasir: Certainly, sir. What side dishes would you like?
Dialog 2 (Konteks Matematika):
Guru: If we take away 3 apples from 7 apples, how many apples are left?
Siswa: Four apples.
Take away, singkatnya, berarti “bawa pulang”. Konsep ini menarik, karena menunjukkan efisiensi dan kepraktisan, mirip dengan kreativitas memanfaatkan bahan alami. Bayangkan, sebuah tempat tisu unik dan ramah lingkungan bisa tercipta dari pelepah pisang, seperti yang bisa Anda lihat di tempat tisu dari pelepah pisang ini. Kembali ke take away, praktisnya memang sejalan dengan inovasi berkelanjutan, bukan?
Jadi, take away bukan sekadar arti kata, tapi juga refleksi gaya hidup modern yang efisien dan peduli lingkungan.
Dialog 3 (Konteks Penghapusan Masalah):
Terapis: The goal of this therapy is to help you take away the anxiety you’re feeling.
Pasien: I hope so. I’m really struggling.
Take away artinya dibawa pulang, sebuah pilihan praktis yang kini banyak digemari. Memulai bisnis makanan seperti jualan es buah yang menggiurkan, membutuhkan perencanaan matang, termasuk menghitung modal jualan es buah yang dibutuhkan. Dengan strategi tepat, bisnis es buah dengan sistem take away bisa jadi ladang rezeki yang menjanjikan. Ingat, keberhasilan bergantung pada kualitas produk dan efisiensi operasional, sehingga konsep take away pun tetap menguntungkan.
Jadi, take away artinya kemudahan bagi pembeli, dan peluang besar bagi pebisnis kuliner.
Arti Kata “Take Away” dalam Bahasa Indonesia

Frasa “take away” dalam bahasa Inggris memiliki fleksibilitas arti yang cukup tinggi, tergantung konteks penggunaannya. Terjemahannya ke dalam Bahasa Indonesia pun beragam, tak melulu hanya satu kata. Pemahaman yang tepat akan nuansa kata ini penting untuk menghindari kesalahpahaman, baik dalam percakapan sehari-hari, dunia bisnis, hingga konteks akademis. Mari kita telusuri beragam arti dan penggunaannya.
Padanan Kata “Take Away” dalam Berbagai Konteks
Tidak ada satu terjemahan tunggal yang sempurna untuk “take away”. Pilihan kata yang tepat bergantung sepenuhnya pada konteks kalimat. Berikut beberapa padanan kata dan contoh penggunaannya:
- Bawa pulang (restoran): Ini adalah terjemahan yang paling umum digunakan dalam konteks restoran. Contoh: “Saya ingin memesan makanan bawa pulang.”
- Ambil: Kata ini lebih umum dan netral. Contoh: “Tolong ambil buku itu dari meja.” atau “Kesimpulan yang dapat kita ambil dari data ini adalah…”
- Kurangi/mengurangi: Dalam konteks matematika atau pengurangan nilai, “take away” berarti mengurangi. Contoh: “Lima dikurangi tiga sama dengan dua.”
- Singkirkan/hilangkan: Ini cocok digunakan ketika “take away” bermakna menghilangkan sesuatu. Contoh: “Operasi ini bertujuan untuk menyingkirkan tumor tersebut.”
- Kesimpulan/pesan moral: Dalam konteks cerita atau pembelajaran, “take away” bisa diartikan sebagai pesan moral atau kesimpulan utama. Contoh: ” Pesan moral dari cerita ini adalah pentingnya kejujuran.”
Perbedaan Arti dan Konotasi Padanan Kata
Perbedaan arti dan konotasi antar padanan kata sangat penting diperhatikan. “Bawa pulang” spesifik untuk makanan dari restoran, sementara “ambil” lebih umum dan dapat digunakan dalam berbagai situasi. “Kurangi” bersifat matematis, sedangkan “singkirkan” menunjukkan tindakan menghilangkan sesuatu yang dianggap mengganggu atau negatif. “Kesimpulan” atau “pesan moral” lebih berfokus pada inti pembelajaran atau cerita.
Pengaruh Konteks terhadap Pemilihan Kata
Konteks sangat menentukan padanan kata yang tepat. Bayangkan kita membahas resep masakan. “Take away” di sini jelas berarti “bawa pulang”. Namun, jika kita berbicara tentang persamaan aljabar, “take away” berarti “kurangi”. Bahkan dalam percakapan sehari-hari, pilihan kata bisa bervariasi.
Misalnya, ” Ambil kunci mobilnya” terdengar lebih natural daripada ” Bawa pulang kunci mobilnya”. Ketepatan pemilihan kata mencerminkan pemahaman kita akan nuansa bahasa dan konteks percakapan.
Skenario Percakapan Singkat
Berikut contoh percakapan yang menunjukkan penggunaan berbagai padanan kata untuk “take away”:
| Orang A | Orang B |
|---|---|
| “Saya pesan nasi goreng dan sate ayam, bawa pulang ya.” | “Baik, Pak. Sebentar lagi siap.” |
| “Dari presentasi tadi, kesimpulan yang bisa kita ambil adalah…” | “Ya, memang proyek ini membutuhkan strategi baru.” |
| “Tolong singkirkan semua barang-barang yang tidak perlu ini.” | “Baik, Bu. Saya akan segera membereskannya.” |
| “Delapan dikurangi dua sama dengan enam.” | “Benar sekali!” |
Penggunaan “Take Away” dalam Berbagai Bidang

Frasa “take away,” yang dalam bahasa Indonesia sering diartikan sebagai “bawa pulang” atau “ambil,” ternyata memiliki cakupan makna yang lebih luas daripada sekadar tindakan fisik. Penggunaan istilah ini merambah berbagai bidang, mulai dari dunia kuliner hingga matematika, menunjukkan fleksibilitas dan adaptasi bahasa Inggris dalam konteks yang beragam. Mari kita telusuri bagaimana “take away” digunakan dalam berbagai konteks.
Penggunaan “Take Away” dalam Bisnis Kuliner
Di dunia restoran dan bisnis kuliner, “take away” merupakan pilihan layanan yang populer. Ini mengacu pada sistem pemesanan makanan yang memungkinkan pelanggan untuk membeli makanan dan membawanya pulang untuk dikonsumsi di tempat lain. Model bisnis ini sangat efektif, khususnya di tengah kesibukan perkotaan dan gaya hidup modern yang serba cepat. Keberhasilannya terlihat dari banyaknya restoran yang menyediakan opsi “take away” sebagai bagian integral dari strategi pemasaran mereka.
Kemudahan dan kepraktisan menjadi kunci utama daya tarik layanan ini.
Penggunaan “Take Away” dalam Bidang Pendidikan
Dalam konteks pendidikan, “take away marks” atau “deduction of marks” berarti pengurangan nilai atau poin. Ini umum digunakan dalam sistem penilaian di sekolah atau universitas, misalnya sebagai konsekuensi dari pekerjaan rumah yang terlambat atau pelanggaran aturan akademik. Konsep “take away” di sini menunjukkan pengurangan sesuatu yang positif (nilai) sebagai bentuk sanksi atau koreksi.
Penggunaan “Take Away” dalam Konteks Matematika
Dalam matematika, “take away” merupakan sinonim dari pengurangan. Istilah ini sering digunakan dalam pembelajaran aritmatika dasar, terutama untuk anak-anak, sebagai cara yang lebih mudah dipahami untuk menjelaskan operasi pengurangan. Contohnya, “5 take away 2 equals 3” (5 dikurangi 2 sama dengan 3). Penggunaan istilah ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep pengurangan secara sederhana dan intuitif.
“To take away someone’s breath” artinya membuat seseorang terkesima atau sangat terkesan. Ungkapan ini menggambarkan dampak yang luar biasa dari suatu peristiwa atau kejadian terhadap seseorang.
Penggunaan “Take Away” dalam Kehidupan Sehari-hari
“Take away” juga sering digunakan dalam percakapan sehari-hari dengan berbagai konteks. Berikut tiga contohnya:
- Mengambil kesimpulan: “The main takeaway from the meeting was the need for better communication.” (Kesimpulan utama dari rapat adalah perlunya komunikasi yang lebih baik.)
- Mengurangi sesuatu yang negatif: “Regular exercise can take away stress and improve your mood.” (Olahraga teratur dapat mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati Anda.)
- Membawa sesuatu: “I’ll take away the dirty dishes.” (Saya akan membawa piring-piring kotor ini.)
Ilustrasi Penggunaan “Take Away”: Take Away Artinya Apa
Frasa “take away” mungkin terdengar sederhana, namun maknanya sangat fleksibel dan bergantung pada konteks penggunaannya. Dari pesan makanan hingga perhitungan matematika, “take away” menunjukkan aksi pengurangan atau pengambilan sesuatu. Mari kita telusuri beragam interpretasi dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari.
Restoran yang Menawarkan Menu Take Away
Bayangkan sebuah restoran kecil yang nyaman di sudut kota, aroma rempah-rempah dan hidangan lezat memenuhi udara. Restoran ini, bernama “Rempah Nusantara”, menawarkan beragam menu masakan Indonesia, dari rendang yang kaya rempah hingga gado-gado yang segar. Suasana restoran hangat dan ramah, dihiasi dengan ornamen kayu dan lampu temaram. Di sudut ruangan, terdapat sebuah etalase yang memajang aneka kue tradisional.
Seorang wanita muda, dengan tas belanja di tangan, memesan nasi goreng spesial dan es teh manis untuk dibawa pulang. Ia terlihat buru-buru, mungkin akan menikmati makan siangnya di kantor. Sistem pemesanan take away di Rempah Nusantara sangat efisien, pesanannya dibungkus rapi dalam kemasan ramah lingkungan, siap untuk dinikmati di mana saja.
Penggunaan “Take Away” dalam Matematika
Konsep “take away” dalam matematika merupakan operasi pengurangan. Misalnya, sebuah soal cerita menyebutkan: “Ibu memiliki 10 buah apel, kemudian memberikan 3 buah apel kepada anaknya. Berapa sisa apel Ibu?” Dalam hal ini, “take away” berarti mengurangi jumlah apel awal dengan jumlah apel yang diberikan. Penyelesaiannya adalah 10 – 3 = 7. Jadi, Ibu masih memiliki 7 buah apel.
Percakapan Sehari-hari dengan Arti Berbeda
Dalam percakapan sehari-hari, “take away” bisa memiliki arti yang lebih luas. Misalnya, seseorang berkata, “Jangan ambil kesimpulan yang salah, ada hal lain yang perlu kita pertimbangkan.” Di sini, “take away” berarti “jangan mengambil” atau “jangan menyimpulkan” sesuatu secara terburu-buru. Konteks percakapan menekankan pada pengambilan informasi atau kesimpulan yang salah.
Cerita Pendek yang Melibatkan “Take Away” dalam Berbagai Konteks, Take away artinya apa
Dina, seorang siswi berprestasi, sedang mempersiapkan ujian matematika. Ia mengerjakan soal pengurangan (take away) dengan fokus tinggi. Setelah ujian, ia bergegas ke restoran favoritnya untuk memesan makanan take away, sebab ia harus segera pulang mengerjakan tugas. Di rumah, sambil menikmati makan malamnya, Dina menyadari bahwa hasil ujiannya sangat bagus. Ia mengatakan dalam hati, “Hari ini, aku mengambil banyak hal positif (take away)!” Ia mengambil pelajaran berharga dari ujian dan menikmati kelezatan makanannya.
Contoh Ilustrasi Pengaruh Konteks terhadap Pemahaman “Take Away”
- Konteks Restoran: “Take away” berarti membeli makanan untuk dibawa pulang.
- Konteks Matematika: “Take away” berarti operasi pengurangan.
- Konteks Percakapan: “Take away” dapat berarti mengambil atau menyimpulkan sesuatu, baik secara harfiah maupun kiasan.